
KabarJawa.com – Derbi Merseyside antara Liverpool vs Everton pada 2 Desember 2018 di Anfield menjadi salah satu pertandingan yang sulit dilupakan.
Laga ini cukup dikenang bukan karena banyaknya gol tercipta, tetapi karena satu momen absurd pada penghujung laga yang mengubah hasil pertandingan dalam hitungan detik.
Liverpool sudah berusaha mencari celah sepanjang pertandingan, tetapi pertahanan Everton mampu bertahan dengan baik.
Ketika laga memasuki masa injury time, skor masih 0-0 dan hasil imbang tampak menjadi akhir yang paling masuk akal.
Namun, sebuah tembakan Virgil van Dijk pada menit ke-96 justru memunculkan salah satu gol paling aneh dalam sejarah Derbi Merseyside.
Bola yang awalnya terlihat tidak mengarah tepat ke sasaran malah berakhir di kaki pemain yang baru beberapa menit berada di lapangan, Divock Origi.
Divock Origi Masuk dari Bangku Cadangan
Origi tidak memulai pertandingan sebagai starter. Penyerang asal Belgia itu baru mendapatkan kesempatan bermain pada menit ke-84 setelah masuk menggantikan Roberto Firmino.
Waktu yang tersedia sangat singkat. Liverpool juga belum menemukan cara untuk membongkar pertahanan Everton. Origi praktis hanya memiliki beberapa menit untuk memberikan dampak.
Tidak banyak yang menyangka bahwa namanya justru akan menjadi penentu hasil pertandingan. Ketika waktu normal hampir habis, peluang untuk mencetak gol semakin kecil.
Tetapi sepak bola terkadang menghasilkan momen yang sama sekali tidak bisa dirancang sebelumnya.
Tembakan Van Dijk yang Berubah Menjadi Peluang
Pada menit ke-96, Van Dijk mendapatkan kesempatan melepaskan tembakan dari luar kotak penalti. Bola yang ditendangnya tidak mengarah sempurna ke gawang.
Alih-alih menjadi ancaman langsung, bola justru melambung tinggi. Dalam situasi normal, peluang seperti itu mungkin dianggap sudah berakhir.
Bahkan Van Dijk sendiri terlihat seperti sudah menerima bahwa percobaannya tidak membuahkan hasil. Tetapi bola tersebut ternyata memiliki arah yang tidak biasa.
Setelah melambung, bola bergerak menuju area gawang Everton dan membuat Jordan Pickford harus mengambil keputusan cepat.
Kesalahan Jordan Pickford Mengubah Segalanya
Pickford berada di bawah tekanan untuk mengamankan bola. Namun, upayanya justru menghasilkan situasi yang semakin berbahaya bagi Everton.
Bola yang coba diantisipasi Pickford tidak berhasil diamankan. Sentuhannya membuat bola mengenai mistar gawang dan kemudian jatuh kembali ke area depan gawang.
Di sinilah Origi menunjukkan insting seorang penyerang.
Origi berada cukup dekat dengan gawang dan langsung membaca arah jatuhnya bola. Tanpa membuang waktu, ia menyambut bola tersebut dengan sundulan dari jarak dekat.
Liverpool akhirnya unggul 1-0 ketika pertandingan sudah memasuki menit ke-96.
Dari Tembakan Meleset Menjadi Gol Kemenangan
Jika melihat rangkaian kejadiannya, gol Origi memang terasa seperti sebuah kebetulan yang bertumpuk.
Semuanya bermula dari tembakan Van Dijk yang tidak mengenai sasaran seperti yang diharapkan. Bola kemudian justru mengarah ke gawang.
Pickford gagal mengamankannya, bola membentur mistar, lalu jatuh di area yang tepat untuk Origi. Penyerang Liverpool itu hanya perlu berada di posisi yang benar dan menyelesaikan peluang tersebut.
Gol itu sekaligus membuat Anfield meledak. Para pemain Liverpool langsung merayakan kemenangan yang beberapa detik sebelumnya tampak mustahil.
Everton yang sudah bertahan hampir sepanjang pertandingan dengan disiplin harus menerima kekalahan akibat satu momen yang sangat sulit dipercaya.
Origi Sempat Membentur Mistar Sebelumnya
Ada satu detail lain yang membuat cerita tersebut semakin menarik.
Sebelum menjadi pahlawan pada penghujung pertandingan, Origi juga sempat mendapatkan peluang yang berujung pada bola membentur mistar.
Artinya, penyerang Belgia tersebut sebenarnya sudah beberapa kali berada dekat dengan gol. Bedanya, peluang terakhir datang dalam situasi yang sama sekali tidak terduga.
Jika kesempatan pertama berakhir dengan bola mengenai tiang, peluang berikutnya justru memberinya gol kemenangan.
Hanya dalam beberapa menit setelah masuk dari bangku cadangan, Origi berubah dari pemain pengganti menjadi sosok yang menentukan nasib pertandingan.
Mengapa Gol Origi Disebut Aneh?
Gol tersebut bukanlah hasil dari kombinasi serangan Liverpool yang tersusun rapi. Tidak ada umpan matang di depan gawang atau penyelesaian melalui skema serangan yang dirancang dengan sempurna.
Sebaliknya, gol itu lahir dari bola liar, kesalahan antisipasi, mistar gawang, dan posisi Origi yang tepat.
Itulah yang membuat momen tersebut begitu ikonik. Van Dijk bahkan kemudian menggambarkan situasi itu sebagai sesuatu yang sulit dijelaskan secara logis.
Bagaimana Gol Itu Tercipta?
Apabila ditanya bagaimana proses gol itu tecipta, jawaban yang paling jelas adalah kesalahan penjaga gawang dalam mengantisipasi bola tinggi.
Sebab kalau Pickford bisa menghalau atau menangkap bola, gol bagi Liverpool tak akan tercipta. Sayangnya blunder Pickford menghasilkan kekalahan cukup pahit karena gol tercipta di penghujung laga.***