Tata Cara Sholat Rebo Wekasan 4 Rakaat 2 Salam: Bacaan Niat, Doa Setelah Sholat, Dikerjakan Jam Berapa

Bagikan :
Ilustrasi - sholat Rebo Wekasan 4 rakaat 2 salam.
Ilustrasi – sholat Rebo Wekasan 4 rakaat 2 salam.

KabarJawa.com – Sholat Rebo Wekasan dengan 4 rakaat dan 2 salam menjadi salah satu amalan sunnah yang banyak dikerjakan masyarakat Indonesia-terutama Jawa-di hari Rabu terakhir bulan Safar.

Namun perlu diketahui bahwa ini bukanlah amalan Rebo Wekasan yang berasal dari Al Quran maupun Hadits.

Ibadah sunnah ini banyak dikerjakan oleh masyarakat karena percaya Rabu terakhir bulan Safar merupakan hari di mana segala bencana diturunkan, dan sholat Rebo Wekasan dikerjakan sebagai upaya tolak bala.

Terlepas dari itu pelaksanaan sholat sunnah Rebo Wekasan bisa dilakukan dengan tujuan mendekatkan diri kepada Allah SWT, sebagai satu-satunya penolong dan pelindung dari segala musibah, kesulitan, maupun marahabahaya dan malapetaka.

Tata Cara Sholat Rebo Wekasan

1. Jam Berapa Dilaksanakan

Melansir laman jatim.nu.or.id, Kiai Jamal (KH Damaluddin Ahmad), sholat Rebo Wekasan boleh dikerjakan di pagi hari pada waktu dhuha atau setelah sholat maghrib.

2. Bacaan Niat

Bacaan niat sholat Rebo Wekasan menggunakan niat sholat sunnah mutlak, tidak ada bacaan khusus. Bacaannya adalah sebagai berikut:

أُصَلِّيْ سُنَّةً رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Latin: “Ushallî sunnatan rak‘ataini lillâhi ta‘âlâ.”

Artinya: “Saya niat sholat sunnah dua rakaat karena Allah Ta’ala.”

3. Urutan Sholat

Berikut urutan sholat Rebo Wekasan sebagaimana dilansir dari nu.or.id:

  • membaca niat
  • takbiratul ihram
  • membaca Al Fatihah dilanjutkan dengan membaca Al Kautsar 17 kali, Al Ikhlas 5 kali, Al Falaq 1 kali, An Nas 1 kali.
  • rukuk
  • i’tidal
  • sujud
  • duduk di antara dua sujud
  • kembali sujud
  • bangkit untuk rakaat kedua
  • lakukan gerakan seperti rakaat pertama, tapi di akhir rakaat kedua harus ada tahiyat akhir dan salam.
  • setelah itu baca doa dan kembali bangkit untuk mengerjakaan sholat Rebo Wekasan kedua sebanyak dua rakaat.
Baca juga  Inilah 5 Weton Orang Jujur Menurut Primbon Jawa: Konon Tulus dan Dapat Dipercaya

4. Doa Setelah Sholat Rebo Wekasan

Berikut bacaan doa yang dilampirkan laman nu.or.id:

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ. اَللّهُمَّ يَا شَدِيدَ الْقُوى، وَيَا شَدِيدَ الْمِحَالَ، يَاعزِيزُ، يَا مَنْ ذَلَّتْ لِعِزَّتِكَ جَمِيع عَلَّقِكَ، اكْفِنِي مِنْ شَرِّ جَمِيع خَلْقِكَ، يَا مُحْسِنُ، يَا مُجملُ، يَا مُتفضِلُ، يَا مُنْعِمُ، يَا مُتَكَرِّمُ، يَا مَنْ لاَ إلهَ إِلَّا أَنْتَ، ارْحَمْنِي بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ.

Latin: “Bismillāhir-raḥmānir-raḥīm.

Allāhumma yā syadīdal-quwā, wa yā syadīdal-miḥāl, yā ‘azīzu, yā man dzallat li‘izzatika jamī‘u ‘alaqika, ikfinī min syarri jamī‘i khalqika.

Yā muḥsinu, yā mujammilu, yā mutafaḍḍilu, yā mun‘imu, yā mutakarrimu, yā man lā ilāha illā anta, irḥamnī biraḥmatika yā arḥamar-rāḥimīn.”

Artinya:

“Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Ya Allah, wahai Zat Yang Mahakuat dan Mahaperkasa, wahai Zat Yang Mahamulia, yang segala sesuatu tunduk kepada kemuliaan-Mu, cukupilah aku dari kejahatan seluruh makhluk-Mu. Wahai Zat Yang Maha Berbuat Baik, Maha Memperindah, Maha Memberi karunia, Maha Memberi nikmat, dan Maha Pemurah. Wahai Zat yang tiada Tuhan selain Engkau, rahmatilah aku dengan rahmat-Mu, wahai Zat Yang Maha Penyayang.”

Selain doa tersebut, tidak ada dzikir khusus Rebo Wekasan yang wajib dilakukan. Jika ingin berdzikir setelah sholat, dapat membaca dzikir yang umum diamalkan setelah sholat.

5. Doa Tolak Bala

Sebagai tambahan biasanya banyak orang membaca doa meminta keselamatan dan perlindingan sebagai tolak bala, berikut beberapa doa yang populer adalah:

بِسْمِ اللهِ تَوَكَّلْتُ عَلَى اللهِ، اللَّهُمَّ إِنَّا نَعُوذُ بِكَ مِنْ أَنْ نَزِلَّ أَوْ نَضِلَّ، أَوْ نَظْلِمَ أَوْ نُظْلَمَ، أَوْ نَجْهَلَ أَوْ يُجْهَلَ عَلَيْنَا

Baca juga  Teks MC Peringatan Hari Kartini 2026 di Sekolah: Referensi Lengkap Awal sampai Akhir Kegiatan

Latin:

“Bismillāhi tawakkaltu ‘alallāh. Allāhumma innā na‘ūdzu bika min an nazilla au nadhilla, au naẓlima au nuẓlama, au najhala au yujhala ‘alainā.”

Artinya:

“Dengan menyebut nama Allah, kami bertawakal kepada Allah. Ya Allah, sesungguhnya kami berlindung kepada-Mu dari tergelincir atau tersesat, menzalimi atau dizalimi, berbuat bodoh atau diperlakukan bodoh oleh orang lain.”

اَللّٰهُمَّ اِنَّا نَسْئَلُكَ سَلَامَةً فِى الدِّيْنِ، وَعَافِيَةً فِى الْجَسَدِ وَزِيَادَةً فِى الْعِلْمِ وَبَرَكَةً فِى الرِّزْقِ وَتَوْبَةَ قَبْلَ الْمَوْتِ وَرَحْمَةً عِنْدَ الْمَوْتِ وَمَغْفِرَةً بَعْدَ الْمَوْتِ، اَللّٰهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا فِيْ سَكَرَاتِ الْمَوْتِ، وَنَجَاةً مِنَ النَّارِ وَالْعَفْوَعِنْدَ الْحِسَابِ، رَبَّنَا لاَتُزِغْ قُلُوْبَنَا بَعْدَ اِذْهَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً اِنَّكَ اَنْتَ الْوَهَّابُ، رَبَّنَا أَتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي اْلأَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Latin:

“Allahumma innaa nas-aluka salaamatan fid diini wa ‘afiyatan fil jasadi wa ziyaadatan fil ‘ilmi wa barokatan fir rizqi wa taubatan qablal mauti wa rohmatan ‘indal mauti wa maghfirotan ba’dal mauti, allahummaa hawwin ‘alainaa fil sakaraatil mauti wannajaata minan naari wal ‘afwa ‘indal hisaabi, rabbanaa laa tuzigh quluubana ba’da idz hadaitanaa wahab lanaa mil ladunka rahma, innaka antal wahhaab, rabbanaa aatinaa fiddunnyaa hasanah, wa fil akhirati hasanah waqinaa ‘adzaa ban naar.”

Artinya:

“Ya Allah, kami memohon kepada-Mu keselamatan dalam agama, dan kesejahteraan/kesegaran pada tubuh dan penambahan ilmu, dan keberkahan rezeki, serta taubat sebelum mati dan rahmat di waktu mati, dan keampunan sesudah mati. Ya Allah, mudahkanlah kami saat pencabutan nyawa selamat dari api neraka dan mendapat kemaafan ketika amal diperhitungkan. Ya Allah, janganlah Engkau goyahkan hati kami setelah Engkau beri petunjuk dan berilah kami rahmat dari sisi-Mu. Sesungguhnya Engkau Maha Pemberi. Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan hidup di dunia dan kebaikan hidup di akhirat, dan jagalah kami dari siksa api neraka.”

اللَّهُمَّ افْتَحْ لَنَا أَبْوَابَ الخَيْرِ وَأَبْوَابَ البَرَكَةِ وَأَبْوَابَ النِّعْمَةِ وَأَبْوَابَ الرِّزْقِ وَأَبْوَابَ القُوَّةِ وَأَبْوَابَ الصِّحَّةِ وَأَبْوَابَ السَّلَامَةِ وَأَبْوَابَ العَافِيَةِ وَأَبْوَابَ الجَنَّةِ اللَّهُمَّ عَافِنَا مِنْ كُلِّ بَلَاءِ الدُّنْيَا وَعَذَابِ الآخِرَةِ وَاصْرِفْ عَنَّا بِحَقِّ القُرْآنِ العَظِيْمِ وَنَبِيِّكَ الكَرِيْمِ شَرَّ الدُّنْيَا وَعَذَابَ الآخِرَةِ،غَفَرَ اللهُ لَنَا وَلَهُمْ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ، سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ العِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ وَسَلَامٌ عَلَى المُرْسَلِيْنَ وَ الْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَلَمِيْنَ

Baca juga  Poster dan Banner Nuzulul Quran 1447 H / 2026: Unduh Link Desain Unik & Islami di Sini

Latin:

“Allahummaftah lana abwabal khair, wa abwabal barakah, wa abwaban ni’mah, wa abwabar rizqi, wa abwabal quwwah, wa abwabas shihhah, wa abwabas salamah, wa abwabal ‘afiyah, wa abwabal jannah.

Allahumma ‘afina min kulli bala’id dunya wa ‘adzabil akhirah, washrif ‘anna bi haqqil qur’anil ‘azhim wa nabiyyikal karim syarrad dunya wa ‘adzabal akhirah.

Ghafarallahu lana wa lahum bi rahmatika ya arhamar rahimin. Subhana rabbika rabbil ;izzati ‘an ma yashifun, wa salamun a’alal mursalin, walhamdulillahi rabbil ‘alamin.”

Artinya:

“Ya Allah, bukalah bagi kami pintu kebaikan, pintu keberkahan, pintu kenikmatan, pintu rezeki, pintu kekuatan, pintu kesehatan, pintu keselamatan, pintu afiyah dan pintu surga.

Ya Allah, jauhkan kami dari semua ujian dunia dan siksa akhirat. Palingkan kami dari keburukan dunia dan siksa akhirat dengan hal Al-Quran yang agung dan derajat Nabi-Mu yang pemurah. Semoga Allah mengampuni kami dan mereka. Wahai Dzat yang maha pengasih. Maha suci Tuhan, Tuhan keagungan dari segala yang mereka sifatkan. Semoga salam tercurah kepada Rasul. Segala puji bagi Allah, semesta alam.”

Perlu diingat bahwa sholat Rebo Wekasan bukanlah amalan yang tertulis dalam hadist maupun Al Quran. Namun Anda tetap bisa mengerjakannya sebagai bentuk ibadah untuk menambah amal pahala dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Pada tahun 2026, 1 Safar 1448 H dimulai pada Kamis, 16 Juli 2026. Kalender tersebut menetapkan bulan Safar berlangsung selama 29 hari dan 29 Safar 1448 H bertepatan dengan Kamis, 13 Agustus 2026. Karena Rebo Wekasan berarti Rabu terakhir bulan Safar, maka Rebo Wekasan 2026 jatuh pada Rabu, 12 Agustus 2026.***

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Jadwal Ganjil Genap Puncak 26 April 2026
Jadwal Buka Tutup Puncak 26 April 2026, Berlaku One Way atau Ganjil Genap? Cek Estimasinya
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?