Apa Arti Taqoballahu Minna wa Minkum dan Cara Menjawabnya Ketika Idul Fitri

Bagikan :
Ilustrasi Apa Arti Taqoballahu Minna wa Minkum dan Cara Menjawabnya/Pixabay

Kabar Jawa  – Hari Raya Idul Fitri merupakan momen istimewa bagi umat Islam di seluruh dunia. Di Indonesia, perayaan Idul Fitri 1 Syawal 1445 Hijriah diprediksi akan berlangsung pada tanggal 10 dan 11 April 2024.

Pada hari yang penuh keberkahan ini, umat Muslim saling mengucapkan berbagai doa dan ungkapan kebaikan, salah satunya adalah “Taqabbalallahu minna wa minkum taqabbal ya karim”.

Namun, apa sebenarnya arti dari kalimat ini? Dan bagaimana cara menjawabnya dengan benar? Artikel ini akan membahas makna, sejarah, serta cara merespons ucapan ini sesuai dengan sunnah.

Makna “Taqabbalallahu Minna wa Minkum Taqabbal Ya Karim”

Ucapan “Taqabbalallahu minna wa minkum” secara harfiah berarti “Semoga Allah menerima (amal) dari kami dan dari kalian.”

Sementara tambahan “Taqabbal ya karim” berarti “Terimalah wahai Allah yang Maha Mulia.” Ungkapan ini merupakan doa yang mencerminkan harapan agar amal ibadah yang telah dilakukan selama bulan Ramadan diterima oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Dalam Islam, doa ini telah menjadi bagian dari tradisi umat Muslim di berbagai belahan dunia. Diriwayatkan dalam berbagai kitab hadits bahwa para sahabat Rasulullah ﷺ juga mengucapkan kalimat ini ketika bertemu di Hari Raya Idul Fitri.

Hal ini menunjukkan bahwa ucapan tersebut memiliki dasar yang kuat dalam ajaran Islam dan telah diamalkan oleh generasi terdahulu.

Baca juga  Mengupas Makna Filosofi Sungkeman dan Kenapa Selalu Ada Saat Lebaran

Sejarah Penggunaan Ucapan Ini dalam Islam

Menurut riwayat dari Muhammad bin Ziyad, ia pernah menyaksikan para sahabat Nabi ﷺ, termasuk Abu Umamah al-Bahili, saling mengucapkan:

تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَمِنْكَ

Taqabbalallahu minna wa minka.

Imam Ahmad menegaskan bahwa sanad dari hadits ini adalah jayyid (baik dan kuat). Selain itu, Imam Malik bin Anas juga menyebutkan bahwa ucapan ini telah menjadi kebiasaan yang dipertahankan di Madinah selama lebih dari 35 tahun.

Dalam Sunan al-Baihaqi, diriwayatkan bahwa Khalid bin Ma’dan bertemu dengan sahabat Nabi, Watsilah bin Asqa’, di hari raya.

Saat itu, ia mengucapkan Taqabbalallahu minna wa minka, yang kemudian dijawab dengan kalimat yang sama oleh sahabat tersebut. Bahkan, Watsilah bin Asqa’ menceritakan bahwa ia pernah bertemu langsung dengan Rasulullah ﷺ dan mendapatkan respons serupa dari beliau.

Riwayat-riwayat ini menunjukkan bahwa ucapan “Taqabbalallahu minna wa minkum” memiliki dasar dalam Islam dan termasuk amalan yang dianjurkan (sunnah).

Oleh karena itu, umat Islam diperbolehkan untuk mengucapkannya saat bersilaturahmi di Hari Raya Idul Fitri.

Penulisan “Taqabbalallahu Minna wa Minkum” dalam Arab, Latin, dan Terjemahan

Berikut adalah penulisan doa ini dalam berbagai format:

Tulisan Arab:

تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَ مِنْكُمْ

Latin:

Taqabbalallahu minna wa minkum.

Artinya:

“Semoga Allah menerima (puasa dan amal) dari kami dan dari kalian.”

Selain versi pendek tersebut, ada juga versi yang lebih lengkap:

Baca juga  Makna Sebenarnya dari Minal Aidin Wal Faizin, Bukan Mohon Maaf Lahir Batin

تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَمِنْكُمْ تَقَبَّلْ ياَ كَرِيْمُ وَجَعَلَنَا اللهُ وَاِيَّاكُمْ مِنَ الْعَاءِدِيْنَ وَالْفَائِزِيْنَ وَالْمَقْبُوْلِيْنَ كُلُّ عاَمٍ وَأَنْتُمْ بِخَيْرٍ

Latin:

Taqabbalallahu minna wa minkum taqabbal yaa kariim, wa ja’alanallahu wa iyyakum minal ‘aidin wal faizin wal maqbulin kullu ‘aamin wa antum bi khair.

Artinya:

“Semoga Allah menerima (amal ibadah) kami dan kamu, wahai Allah Yang Maha Mulia, terimalah! Dan semoga Allah menjadikan kami dan kamu termasuk orang-orang yang kembali (ke fitrah) dan orang-orang yang mendapatkan kemenangan serta diterima (amal ibadahnya). Setiap tahun semoga kalian dalam kebaikan.”

Cara Menjawab “Taqabbalallahu Minna wa Minkum”

Ada beberapa cara yang dapat digunakan untuk menjawab ucapan ini saat Hari Raya Idul Fitri:

1. Menjawab dengan Ucapan yang Sama

Cara yang paling umum adalah membalas dengan ucapan yang sama:

تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَ مِنْكُمْ

Taqabbalallahu minna wa minkum.

Hal ini sesuai dengan kebiasaan para sahabat Rasulullah ﷺ, sebagaimana yang dijelaskan dalam kitab Fathul Bari karya Ibnu Hajar al-Asqalani.

2. Menjawab dengan “Minna wa Minkum Taqabbal Ya Karim”

Jawaban lain yang sering digunakan adalah:

مِنَّا وَمِنْكُمْ تَقَبَّلْ ياَ كَرِيْمُ

Minna wa minkum taqabbal ya karim.

Artinya: “Semoga Allah menerima dari kami dan kalian, wahai Dzat yang Maha Mulia, terimalah!”

Jawaban ini mencerminkan doa yang ditujukan kepada Allah agar amal ibadah yang telah dilakukan selama Ramadan diterima oleh-Nya.

Baca juga  Kapan Waktu Terakahir Sahur? Ini Penjelasan Lengkapnya!

3. Menjawab dengan Kombinasi yang Lebih Panjang

Beberapa umat Islam juga menggunakan jawaban yang lebih panjang, seperti:

تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَمِنْكُمْ تَقَبَّلْ ياَ كَرِيْمُ وَجَعَلَنَا اللهُ وَاِيَّاكُمْ مِنَ الْعَاءِدِيْنَ وَالْفَائِزِيْنَ وَالْمَقْبُوْلِيْنَ كُلُّ عاَمٍ وَأَنْتُمْ بِخَيْرٍ

Taqabbalallahu minna wa minkum taqabbal yaa kariim, wa ja’alanallahu wa iyyakum minal ‘aidin wal faizin wal maqbulin kullu ‘aamin wa antum bi khair.

Artinya: “Semoga Allah menerima (amal ibadah) kami dan kamu, wahai Allah Yang Maha Mulia, terimalah! Dan semoga Allah menjadikan kami dan kamu termasuk orang-orang yang kembali (ke fitrah) dan orang-orang yang mendapatkan kemenangan serta diterima (amal ibadahnya). Setiap tahun semoga kalian dalam kebaikan.”

Ucapan “Taqabbalallahu minna wa minkum” adalah doa yang memiliki makna mendalam dalam Islam. Selain sebagai bentuk penghormatan dan kebersamaan di Hari Raya Idul Fitri, ungkapan ini juga mencerminkan harapan agar amal ibadah yang dilakukan selama Ramadan diterima oleh Allah.

Cara menjawabnya pun beragam, mulai dari jawaban sederhana hingga doa yang lebih panjang. Dengan memahami makna dan cara meresponsnya, kita dapat semakin menghayati makna Idul Fitri sebagai momen suci untuk saling mendoakan dan mempererat tali persaudaraan dalam Islam.

***

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Messi memimpin Argentina juara Piala Dunia 2022 setelah menang adu penalti atas Prancis dalam final dramatis di Qatar.
Pada Tahun Berapa Messi Memimpin Argentina Meraih Gelar Piala Dunia?