Batal Dipangkas, Danais DIY 2026 Tetap Rp1 Triliun Berkat Perjuangan Politik dan Restu Sultan

Bagikan :
Danais DIY 2026/Foto: Freepik

YOGYAKARTA – Wacana pemangkasan Dana Keistimewaan (Danais) DIY sebesar Rp500 miliar akhirnya resmi batal. Kepastian ini sekaligus menegaskan bahwa Danais 2026 tetap berada di angka Rp1 triliun, sama seperti tahun sebelumnya.

Kabar ini menjadi angin segar bagi masyarakat Yogyakarta yang sempat gelisah menghadapi isu pemotongan besar-besaran terhadap salah satu sumber pendanaan vital bagi pembangunan daerah istimewa ini.

Peran Gerindra

Ketua DPC Partai Gerindra Gunungkidul, Purwanto, membenarkan kabar tersebut. Ia menegaskan bahwa Fraksi Gerindra DIY mengambil peran aktif dalam meredam keresahan publik sejak awal isu pemangkasan mencuat.

“Fraksi Gerindra DIY berjuang memulihkan anggaran Danais yang akan dipangkas 50 persen setelah kita sowan dengan Sri Sultan. Bahwa pesan beliau di media, beliau (Sri Sultan HB X) tidak akan meminta, tetapi jika DPR akan memperjuangkan maka dipersilakan. Oleh sebab itu, kita perjuangkan,” ujar Purwanto, Senin (22/9/2025).

Langkah politik itu memuncak pada 22 Agustus 2025. Pada hari tersebut, jajaran Fraksi Gerindra DPRD DIY bersama DPD Gerindra DIY sowan ke Raja Kraton Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X, di Kraton Kilen. Pertemuan itu menjadi simbol pertemuan antara aspirasi politik dan kebijaksanaan budaya.

Baca juga  Coffee Shop Menjamur di Gunungkidul, Jadi Mesin Ekonomi Baru Anak Muda

Sultan HB X memang tidak pernah secara gamblang meminta agar Danais dikembalikan. Namun, sinyal yang beliau berikan seolah menjadi restu diam-diam.

“Jika DPR akan memperjuangkan, maka dipersilakan,” begitu pesan yang disampaikan Sultan.

Kalimat sederhana itu kemudian berubah menjadi bara semangat politik yang membakar perjuangan Fraksi Gerindra DIY di parlemen.

Danais DIY 2026

Purwanto mengungkapkan, Fraksi Gerindra DIY semula meminta agar Danais 2026 dikembalikan ke angka Rp1,2 triliun seperti pada 2024. Namun, setelah melalui perdebatan panjang, hasil akhirnya di angka Rp1 triliun.

“Setidaknya angka itu sama dengan tahun 2025, dan tidak jadi dipangkas setengah,” tegasnya.

Danais tetap menjadi instrumen penting untuk membiayai kewenangan tambahan sesuai UU Nomor 13 Tahun 2012 tentang Keistimewaan DIY.

Dana ini menopang berbagai sektor vital, mulai dari penguatan kebudayaan, tata ruang, kelembagaan pemerintahan, hingga program strategis seperti penurunan kemiskinan, pemberdayaan UMKM, pariwisata, ekonomi kreatif, dan pengurangan kesenjangan antarwilayah.

Dengan kepastian Danais 2026, masyarakat Yogyakarta dapat kembali menata harapan. Anggaran ini tidak hanya menjaga kelestarian budaya dan tata ruang khas DIY, tetapi juga mempercepat pembangunan ekonomi yang lebih merata.

Baca juga  DPR RI Desak Kenaikan Dana Keistimewaan DIY, Danang Wicaksana Tegaskan Pentingnya Dukungan untuk Budaya dan Ekonomi

Perjalanan Danais memang penuh dinamika. Pada 2024, anggaran mencapai Rp1,2 triliun. Tahun berikutnya, nilainya turun menjadi Rp1 triliun.

Lalu pada 2025, muncul isu pemangkasan hingga 50 persen untuk tahun 2026. Kabar itu menimbulkan keresahan luas karena masyarakat khawatir pemangkasan akan melumpuhkan banyak program strategis.

Kini, drama panjang itu berakhir dengan kepastian. Danais 2026 tetap Rp1 triliun. Angka ini tidak sepenuhnya sesuai dengan harapan awal, tapi cukup menjadi penegas bahwa perjuangan politik dan restu budaya dari Sultan mampu menyelamatkan dana keistimewaan tersebut. (ef linangkung)

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Messi memimpin Argentina juara Piala Dunia 2022 setelah menang adu penalti atas Prancis dalam final dramatis di Qatar.
Pada Tahun Berapa Messi Memimpin Argentina Meraih Gelar Piala Dunia?