Sejarah dan Asal-usul Tradisi Halalbihalal di Indonesia

Bagikan :
Sejarah dan Asal-usul Tradisi Halalbihalal di Indonesia
Sejarah dan Asal-usul Tradisi Halalbihalal di Indonesia. (Sumber Gambar: Muhammadiyah)

Kabarjawa – Tradisi Halalbihalal merupakan ciri khas umat Muslim di Indonesia yang identik dengan momen saling bermaaf-maafan saat Hari Raya Idul Fitri. Tradisi ini tidak ditemukan di negara Muslim lainnya dan telah menjadi bagian dari budaya bangsa.

Namun, kapan sebenarnya halalbihalal mulai diperkenalkan di Indonesia? Artikel ini akan membahas sejarah dan asal-usul tradisi halalbihalal serta bagaimana perkembangannya dari masa ke masa.

Asal-usul Tradisi Halalbihalal

Terdapat beberapa versi mengenai asal-usul halalbihalal di Indonesia. Berdasarkan catatan sejarah, istilah “halalbihalal” ditemukan dalam kamus Jawa-Belanda (1938) karya Dr. Th. Pigeaud.

Dalam kamus tersebut, istilah “alal behalal” diartikan sebagai kegiatan bersalam-salaman untuk meminta maaf kepada orang yang lebih tua atau sesama setelah puasa dan lebaran.

Sementara “halal behalal” merujuk pada kegiatan saling bermaaf-maafan di momen Lebaran.

Seiring waktu, tradisi ini berkembang menjadi ajang silaturahmi dan pertemuan antar keluarga, komunitas, maupun institusi. Praktik ini akhirnya menjadi bagian dari budaya Lebaran di Indonesia.

Halalbihalal di Era Kemerdekaan Indonesia

Versi lain menyebutkan bahwa halalbihalal pertama kali diperkenalkan pada masa awal kemerdekaan Indonesia, tepatnya pada tahun 1948.

Baca juga  Menelusuri Jejak Spiritualitas Wali Songo di Jawa Timur

Saat itu, kondisi politik nasional sedang memanas akibat berbagai perselisihan antara tokoh-tokoh politik. Presiden Soekarno yang tengah mencari solusi atas ketegangan politik kemudian berdiskusi dengan Kiai Abdul Wahab Chasbullah.

Dalam diskusi tersebut, Kiai Abdul Wahab menjelaskan konsep “thalabu halal bi thariqin halal,” yang berarti mencari penyelesaian masalah dengan cara yang halal, yakni saling memaafkan.

Ia menekankan bahwa konflik yang terjadi harus diselesaikan dengan duduk bersama dan saling menghalalkan kesalahan masing-masing.

Presiden Soekarno pun mengumpulkan tokoh-tokoh politik dalam suatu pertemuan saat Lebaran untuk bersilaturahmi dan bermaaf-maafan.

Tradisi ini kemudian berkembang menjadi kebiasaan di berbagai lembaga pemerintahan dan masyarakat luas hingga sekarang.

Perkembangan Tradisi Halalbihalal di Indonesia

Saat ini, halalbihalal bukan hanya sebatas ajang silaturahmi keluarga, tetapi juga diterapkan dalam organisasi, perusahaan, hingga institusi pemerintahan.

Tradisi ini menjadi momentum bagi banyak pihak untuk mempererat hubungan sosial, menghilangkan kesalahpahaman, dan memperkuat rasa kebersamaan.

Dalam pelaksanaannya, halalbihalal sering kali dilakukan dalam bentuk acara resmi maupun informal. Beberapa perusahaan atau instansi menggelar pertemuan khusus setelah Idul Fitri, di mana para karyawan dan pimpinan saling berjabat tangan serta mengucapkan permohonan maaf.

Baca juga  Makna Sebenarnya dari Minal Aidin Wal Faizin, Bukan Mohon Maaf Lahir Batin

Halalbihalal adalah tradisi khas Indonesia yang memiliki akar budaya dan sejarah yang panjang.

Meskipun awalnya berasal dari kebiasaan masyarakat Jawa, konsep ini berkembang menjadi tradisi nasional yang dilakukan oleh berbagai lapisan masyarakat.

Berawal dari upaya meredam ketegangan politik di masa kemerdekaan, kini halalbihalal menjadi simbol kebersamaan dan keharmonisan di Indonesia, terutama dalam merayakan Idul Fitri.(Kabarjawa)

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Kesalahan Penulisan Aksara Jawa di Kantor Disdikbud Jateng Jadi Sorotan, Begini Fakta dan Evaluasinya
Mengenal Aksara Swara (A, I, U, E, O): Pengertian, Ciri-ciri dan Fungsinya
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya