Kenapa Orang Jawa Terkenal Sopan dan Tidak Suka Ribut? Ini Nilai-nilai yang Mereka Pegang Sejak Dulu

Bagikan :
Kenapa Orang Jawa Terkenal Sopan dan Nggak Suka Ribut? Ini Nilai-nilai yang Mereka Pegang Sejak Dulu (sumber foto: Pexels/ Kal 347)

KABAR JAWA – Kalau ngomongin soal orang Jawa, hal yang sering muncul di pikiran banyak orang itu adalah sikapnya yang sopan, halus, dan nggak suka ribut.

Mereka dikenal ramah, suka menghormati orang lain, dan lebih sering milih diem daripada memperkeruh suasana.

Sopan santun ini bukan sekadar gaya hidup, tapi memang udah jadi bagian dari budaya sejak lama. Nggak heran kalau nilai-nilai ini masih dipegang kuat sampai sekarang.

Yuk, kita bahas nilai-nilai apa aja sih yang bikin orang Jawa bisa punya sikap se-sopan itu.

1. Unggah-ungguh

Ini adalah aturan tidak tertulis tentang cara bersikap ke orang lain. Baik dalam ucapan, gerakan tubuh, atau cara memandang.

Misalnya, kalau ngomong sama orang yang lebih tua, suara direndahin, kata-kata dipilih yang halus. Kalau lagi ngobrol, badan sedikit nunduk.

Ini bukan dibuat-buat, tapi bentuk hormat yang diajarkan sejak kecil.

2. Andhap asor

Artinya rendah hati. Orang Jawa diajarin buat nggak merasa lebih dari orang lain. Walaupun punya jabatan tinggi atau ilmu banyak, tetap nggak pamer.

Baca juga  Perbedaan Kerajaan Mataram Kuno dan Mataram Islam: Sejarah, Agama, Peninggalan, dan Perkembangannya

Lebih baik kelihatan biasa-biasa aja tapi dihargai, daripada sombong dan malah dijauhin.

3. Nrimo ing pandum

Ini ajaran tentang menerima apapun yang terjadi dalam hidup. Nggak mudah iri, nggak gampang mengeluh.

Kalau gagal, ya dicoba lagi tanpa nyalahin siapa-siapa. Sikap ini bikin orang Jawa cenderung kalem dan nggak meledak-ledak.

4. Ajining diri saka lathi

Harga diri seseorang dilihat dari ucapannya. Makanya orang Jawa hati-hati banget kalau ngomong. Nggak asal ceplas-ceplos.

Mereka percaya kalau kata-kata itu bisa bikin orang lain senang atau malah sakit hati. Jadi, ngomong secukupnya dan sewajarnya.

5. Rukun iku utama

Hidup rukun itu penting banget. Daripada ribut, lebih baik ngalah. Daripada debat panjang, mending cari jalan tengah.

Orang Jawa diajarin buat ngejaga hubungan baik sama tetangga, keluarga, dan lingkungan. Biar hidup adem dan tenang.

6. Tepa salira

Ini soal empati. Mikirin perasaan orang lain sebelum bertindak. Nggak cuma mikir enaknya sendiri.

Misalnya, kalau tahu temen lagi sedih, ya nggak becanda keterlaluan. Kalau mau minta tolong, ya liat-liat dulu situasinya. Sikap kayak gini bikin suasana jadi lebih nyaman buat semua orang.

Baca juga  Kulon Progo Pecahkan Rekor MURI lewat Tari Sugriwa Subali, 7.400 Penari Gerakkan Alun-Alun Wates

Sopan santun orang Jawa itu bukan cuma karena kebiasaan, tapi memang diajarkan dari kecil lewat nilai-nilai yang dalam.

Semua diajarkan dengan cara halus, lewat nasihat orang tua, obrolan sehari-hari, sampai contoh nyata di lingkungan.

Walau zaman udah berubah, nilai-nilai ini tetap relevan. Justru di zaman serba cepat dan keras kayak sekarang, sikap sopan dan lembut kayak gini makin dibutuhkan.***

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Kesalahan Penulisan Aksara Jawa di Kantor Disdikbud Jateng Jadi Sorotan, Begini Fakta dan Evaluasinya
Mengenal Aksara Swara (A, I, U, E, O): Pengertian, Ciri-ciri dan Fungsinya
tiktok-5064078_1280
Ramai di TikTok, Warung Madura Baju Kuning Viral, Apa Isi Kontennya?