Dulu Dianggap Kuno, Sekarang Kebaya dan Lurik Malah Jadi Pilihan Buat Tampil Elegan dan Unik

Bagikan :
Kebaya dan Lurik Bukan Cuma Buat Acara Adat, Tapi Sekarang Jadi Tren Fashion Anak Muda Juga (sumber foto: canva pict/ Kabir_Project)

KABAR JAWA – Kalau dulu kebaya dan lurik lebih sering dipakai buat acara adat atau momen formal, sekarang keduanya mulai sering muncul lagi di mana-mana.

Mulai dari catwalk, kampus, sampai media sosial. Banyak anak muda yang mulai pakai kebaya buat kondangan atau foto prewedding.

Begitu juga lurik, yang dulu identik dengan pakaian orang tua, sekarang malah jadi bahan utama buat baju kasual yang kekinian.

Dunia fashion emang terus berubah. Tapi uniknya, justru tren sekarang banyak yang kembali ke akar budaya.

Termasuk kebaya dan lurik, dua pakaian khas Jawa yang ternyata nggak pernah bener-bener ketinggalan zaman.

Berikut beberapa hal menarik soal kebaya dan lurik yang bikin mereka makin disukai lagi:

1. Kebaya makin fleksibel dan bisa dipadu-padankan

Kebaya sekarang nggak melulu harus dipakai sama kain batik atau jarik. Banyak yang nyocokin kebaya dengan celana kulot, rok plisket, bahkan celana jeans.

Warnanya juga makin beragam, nggak cuma putih atau pastel. Ada yang bold, cerah, sampai kebaya transparan dengan detail bordir yang cantik banget.

Baca juga  Weton Jodoh Ketemu 25 hingga 35, Apa Artinya dan Mana yang Pernikahannya Dikatakan Paling Harmonis Menurut Primbon Jawa?

Jadinya kebaya bisa masuk ke gaya formal, semi formal, sampai gaya santai tapi tetap anggun.

2. Lurik tampil lebih modern dan cocok buat sehari-hari

Motif garis-garis khas lurik dulu sering dianggap kuno. Tapi sekarang, justru itu yang bikin beda dan unik.

Banyak brand lokal yang mulai eksplorasi lurik jadi outer, kemeja, dress, bahkan tas dan topi. Warnanya juga makin berani.

Dan karena bahannya adem dan ringan, cocok banget dipakai di cuaca panas atau buat gaya kasual sehari-hari.

3. Punya nilai budaya yang kuat

Kebaya dan lurik bukan sekadar baju. Keduanya punya cerita dan nilai di balik setiap jahitan dan motif.

Kebaya dikenal sebagai simbol kelembutan, keanggunan, dan kekuatan perempuan Jawa. Sedangkan lurik dulunya dipakai sebagai simbol kesederhanaan dan kerja keras.

Jadi waktu kamu pakai, rasanya nggak cuma keren secara penampilan, tapi juga terasa lebih dalam.

4. Banyak desainer muda yang ikut menghidupkan lagi

Desainer lokal makin sering ngangkat kebaya dan lurik dalam karya mereka. Mereka nyatuin desain tradisional sama potongan modern.

Baca juga  Tradisi Ketuk Pintu Sambut Perayaan Imlek di Semarang

Hasilnya keren, beda, dan tetap mengangkat budaya. Bahkan beberapa koleksi kebaya dan lurik dari Indonesia udah tampil di fashion show luar negeri. Bangga banget!

5. Bisa dipakai siapa aja dan di acara apa aja

Sekarang, cowok dan cewek sama-sama bisa pakai lurik atau kebaya dengan sentuhan baru. Nggak terbatas buat ibu-ibu atau acara adat doang.

Banyak remaja pakai kebaya buat wisuda, atau lurik buat ngantor dan nongkrong. Kuncinya ada di cara padu padannya aja.

Kebaya dan lurik bukan cuma busana warisan. Tapi juga bagian dari identitas yang sekarang makin banyak disadari orang.

Gaya bisa berubah, tapi budaya yang kuat selalu punya jalan buat kembali bersinar. Dan sekarang, kebaya dan lurik lagi dapet sorotan itu.

Jadi kalau kamu punya di lemari, coba deh dikeluarin dan dipakai lagi. Siapa tahu justru itu yang bikin gayamu makin beda dan bermakna.***

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Jadwal Ganjil Genap Puncak 26 April 2026
Jadwal Buka Tutup Puncak 26 April 2026, Berlaku One Way atau Ganjil Genap? Cek Estimasinya