Warga Mengamankan Belasan Remaja di JJLS Tepus: Dikira Klitih, Ternyata Hanya Salah Paham

Bagikan :
Warga Mengamankan Belasan Remaja/Foto: Polres Gunungkidul

KabarJawa.com– Suasana dini hari di jalur lintas selatan (JJLS) Tepus, Gunungkidul, mencekam. Warga resah karena kabar adanya gerombolan remaja pengendara motor menduga terjadi aksi klitih.

Tanpa pikir panjang, puluhan warga bergegas mengejar rombongan itu. Jalanan gelap dan sunyi seketika berubah menjadi arena kejar-kejaran dramatis.

Belasan remaja akhirnya terkepung di sebuah jalan buntu di Padukuhan Tegal Weru, Tepus. Mereka pun tak berkutik saat warga mengamankan satu per satu.

Namun, kisah yang katanya aksi kejahatan jalanan ternyata berujung pada kenyataan yang berbeda. Belasan remaja itu bukan pelaku klitih, melainkan sekelompok pemuda yang kehabisan bensin dalam perjalanan menuju Pacitan.

Berdasarkan keterangan warga, awal mula kepanikan terjadi ketika segerombolan remaja melintas di JJLS Tepus dengan motor berkonvoi.

Dugaannya, salah satu di antara mereka mengacungkan benda mirip senjata tajam ke pengendara lain. Gerakan itu membuat warga curiga dan menduga kuat ada indikasi aksi klitih.

Tak ingin kecolongan, warga segera melakukan pengejaran. Aksi dramatis itu berakhir ketika rombongan remaja terjebak di jalan buntu kawasan Tegal Weru. Belasan pemuda yang panik akhirnya tak berkutik ketika warga berhasil mengamankan mereka.

Baca juga  Siswa SMAS Santo Yoseph Denpasar Kunjungi UAJY, Kenali Kehidupan Kampus dan Peluang Pendidikan Tinggi

“Warga sempat bingung, ada yang mengejar dan ada yang dikejar. Kami tidak tahu pasti apakah mereka satu rombongan atau bukan,” ujar salah satu saksi mata di lokasi.

Akhirnya, warga mengamankan 12 remaja itu ke Polsek Tepus. Isu langsung merebak di media sosial bahwa mereka adalah pelaku klitih bersenjata tajam.

Kapolsek Tepus, AKP Solechan, bergerak cepat memberikan klarifikasi. Ia menegaskan, kabar yang beredar soal aksi klitih di JJLS Tepus tidak benar. Saat pemeriksaan, polisi tidak menemukan satu pun barang bukti berupa senjata tajam sebagaimana kabar yang beredar.

“Tidak ada tindak kejahatan jalanan maupun senjata tajam yang dibawa oleh para remaja. Mereka hanya kehabisan bensin, lalu berniat putar balik. Saat melewati simpang tiga Trosari, mereka berpapasan dengan warga, sehingga muncul kesalahpahaman. Setelah kami mintai keterangan, semuanya kami kembalikan kepada orang tua masing-masing,” tegas Kapolsek.

Polisi mencatat, belasan remaja itu berasal dari Kapanewon Saptosari dan Panggang, Gunungkidul. Mereka berniat pergi ke Pacitan, Jawa Timur, menggunakan motor secara berombongan. BBM yang habis memaksa mereka untuk pulang lebih awal.

Baca juga  Tragis, Wanita Asal Berbah Kehilangan Nyawa Tertabrak Bus Trans Jogja di Depan Gerbang Adisutjipto

Sialnya, momentum kehabisan bensin itu bersamaan dengan kecurigaan warga yang mengira gerombolan remaja tersebut hendak melakukan aksi kejahatan jalanan. (ef linangkung)

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Roberto Carlos masih hidup pada Agustus 2026. Simak kondisi kesehatan, karier, dan perannya sebagai pemegang saham Fursan Hispania. (Foto: instagram/oficialrc3)
Apakah Roberto Carlos Masih Hidup Agustus 2026? Ini Kondisi Terbaru Legenda Brasil dan Real Madrid