Wali Kota Yogyakarta Tegaskan Pentingnya ASI 24 Bulan untuk Sukseskan Pencegahan Stunting

Bagikan :
Hasto Wardoyo, menyerukan masyarakat agar mendukung program pencegahan stunting, mulai dari persiapan pranikah hingga pemberian ASI 24 bulan. (Dok Pemkot Yogyakarta)

KabarJawa.com – Kota Yogyakarta bergerak serentak melawan ancaman stunting yang terus menghantui masa depan generasi muda. Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, dengan suara tegas meminta para ibu menyempurnakan pemberian Air Susu Ibu (ASI) hingga 24 bulan penuh.

Ia menekankan bahwa kualitas sumber daya manusia (SDM) di Yogyakarta harus terjamin unggul, karena kota ini tidak memiliki sumber daya alam melimpah.

Ajakan itu ia sampaikan dalam safari subuh dan pengajian Ahad pagi di Masjid Al Fatah, Rejowinangun, Kotagede, pada Minggu (21/9/2025).

Ratusan jamaah yang hadir mendengarkan dengan seksama ketika Hasto menegaskan bahwa penurunan stunting tidak bisa hanya menjadi tugas pemerintah, melainkan juga harus menjadi gerakan bersama masyarakat.

“Program Pemkot Yogya masih membutuhkan dukungan masyarakat luas, salah satunya dalam menurunkan stunting. Kenapa stunting harus dicegah bersama? Karena masalah ini sudah dimulai sejak dalam kandungan,” seru Hasto.

Persiapan Pranikah dan Pentingnya ASI

Hasto menjelaskan dengan detail bahwa pencegahan stunting tidak boleh dilakukan ketika anak sudah lahir, melainkan jauh sebelum kehamilan terjadi. Ia mengingatkan para calon pengantin untuk menyiapkan kondisi tubuh yang sehat.

Baca juga  Wali Kota Yogyakarta Belum Puas: Posisi Ketiga di Porda XVII 2025, Dorong Evaluasi dan Pembinaan Atlet Sejak Dini

“Calon suami harus menjaga diri dengan mengonsumsi vitamin, bahkan kalau bisa mengurangi rokok. Sementara calon istri wajib memperhatikan asupan vitamin D, asam folat, dan memastikan lingkar lengan atas tidak kurang dari 23,5 cm agar anak yang lahir kelak sehat dan terbebas dari stunting,” paparnya.

Menurutnya, upaya persiapan fisik minimal harus dilakukan sejak 75 hari sebelum perencanaan kehamilan. Langkah itu, menurut dokter spesialis kandungan ini, akan menentukan kualitas generasi yang lahir di Yogyakarta.

Tidak berhenti di persiapan pranikah, Hasto kembali menekankan pentingnya pemberian ASI hingga usia 24 bulan. Ia menyebut masa dua tahun pertama adalah periode emas bagi pertumbuhan otak anak.

“Jangan hentikan ASI sebelum 24 bulan. Di masa itu otak anak masih berkembang pesat, dan asupan ASI akan menentukan kualitas kecerdasannya,” tegasnya.

Hasto menilai jika seluruh ibu di Yogyakarta bisa konsisten menyusui selama dua tahun, maka ancaman stunting dapat ditekan secara signifikan.

Ia meyakini langkah sederhana ini akan melahirkan generasi sehat, cerdas, dan tangguh menghadapi masa depan.

Baca juga  Hadiri Temu Mursyid JATMAN DIY, Wali Kota Yogyakarta Tegaskan Tradisi Thoriqoh Perkuat Spiritual dan Kualitas SDM

Aksi Nyata dan Pembangunan Akhlak

Safari subuh di Masjid Al Fatah tidak hanya menghadirkan tausiah tentang pencegahan stunting, tetapi juga rangkaian aksi nyata. Pemkot Yogyakarta bekerja sama dengan takmir masjid menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis untuk warga, terutama lansia.

Selain itu, Bank BPD DIY dan Baznas Kota Yogyakarta menyerahkan bantuan tali asih bagi Masjid Al Fatah.

Kehadiran program ini semakin menguatkan semangat jamaah bahwa perjuangan melawan stunting bukan hanya wacana, melainkan aksi bersama yang nyata.

Dalam kesempatan itu, Hasto juga menyinggung tantangan lain yang dihadapi generasi muda. Ia menilai bahwa kualitas SDM tidak hanya ditentukan oleh tubuh yang sehat, tetapi juga akhlak yang mulia.

“Sekarang banyak toxic people, orang yang merasa hebat sendiri, padahal itu masalah mental. Semangat ‘Bangunlah jiwanya, bangunlah badannya’ sebenarnya mengajarkan kita untuk membangun akhlak lebih dulu,” ucapnya.

Hasto percaya para ulama dan ustaz memiliki peran besar dalam membentuk akhlak mulia. Ia menegaskan bahwa membangun jiwa yang sehat jauh lebih penting daripada sekadar membangun raga yang kuat.

Baca juga  Jadwal Event Lari di Jogja Agustus 2026: Merapi Run hingga Indomaret Fun Run

Safari subuh di Rejowinangun menegaskan satu pesan besar: Yogyakarta harus melahirkan generasi emas yang bebas dari stunting.

Dengan keterbatasan sumber daya alam, hanya manusia yang berkualitas yang bisa membawa kota budaya ini berdiri tegak di tengah persaingan global.

Melalui ASI 24 bulan, persiapan pranikah, pemeriksaan kesehatan, hingga pembinaan akhlak, Pemkot Yogyakarta bersama masyarakat membuka jalan lebar menuju masa depan cerah.

“Jika seluruh masyarakat bergerak bersama, Yogyakarta bisa terbebas dari stunting. Generasi kita akan tumbuh sehat, cerdas, dan berakhlak mulia,” pungkas Hasto.

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Roberto Carlos masih hidup pada Agustus 2026. Simak kondisi kesehatan, karier, dan perannya sebagai pemegang saham Fursan Hispania. (Foto: instagram/oficialrc3)
Apakah Roberto Carlos Masih Hidup Agustus 2026? Ini Kondisi Terbaru Legenda Brasil dan Real Madrid