Muhammadiyah Tegas Ingatkan Pejabat: Jangan Buat Kebijakan Ugal-ugalan, Dengarkan Rakyat!

Bagikan :
Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Dadang Kahmad/Foto: Muhammadiyah

KABARJAWA – Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Dadang Kahmad, berdiri di hadapan awak media dan publik, menyampaikan pesan keras bagi pejabat publik di seluruh Indonesia.

Dengan nada serius, ia menegaskan agar pejabat, baik di Pemerintah Pusat maupun Daerah, tidak membuat kebijakan secara sepihak yang berpotensi merugikan rakyat.

Dadang mengingatkan bahwa setiap kebijakan harus lahir dari proses komunikasi yang sehat antara pemerintah dan masyarakat.

Ia menolak keras model kepemimpinan yang berjalan dengan pola one man show, pemimpin bertindak sendiri tanpa musyawarah dan pertimbangan matang.

“Setiap langkah harus dibicarakan secara intens dengan perwakilan masyarakat. Jangan bertindak sendirian sehingga membuat kebijakan yang ugal-ugalan,” tegas Dadang.

Dadang menegaskan, proses komunikasi yang sehat bukan hanya formalitas, melainkan kunci mencegah kesalahpahaman. Ia memandang, kebijakan yang terbangun lewat dialog akan lebih mudah berjalan.

“Kita ini negara demokrasi, bukan kerajaan. Pemerintah dan masyarakat adalah mitra. Setiap keputusan harus mempertimbangkan aspirasi rakyat,” ujarnya.

Ia menilai bahwa pejabat publik tidak boleh menutup telinga terhadap suara rakyat. Menurutnya, pemerintah yang mengabaikan aspirasi masyarakat sama saja menggali jurang ketidakpercayaan.

Baca juga  Penetapan 1 Syawal 1446 H: Pemerintah Tetapkan Idul Fitri 2025 Jatuh pada 31 Maret

Dalam pernyataannya, Dadang juga menekankan bahwa pemimpin harus memiliki hati yang lapang untuk menerima kritik dan saran.

Ia menggarisbawahi pentingnya etika dalam menyampaikan informasi kepada publik agar tidak menimbulkan kegaduhan yang tidak perlu.

“Kalau rakyat diajak bicara, didengar pendapatnya, insyaallah akan lebih mendukung program pemerintah,” tutupnya. (ef linangkung)

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Roberto Carlos masih hidup pada Agustus 2026. Simak kondisi kesehatan, karier, dan perannya sebagai pemegang saham Fursan Hispania. (Foto: instagram/oficialrc3)
Apakah Roberto Carlos Masih Hidup Agustus 2026? Ini Kondisi Terbaru Legenda Brasil dan Real Madrid