
KABARJAWA – Warga Kalurahan Bandung, Kapanewon Playen, Gunungkidul, heboh dengan penemuan satu unit sepeda motor yang sudah terparkir selama sepekan tanpa kejelasan pemilik.
Motor jenis matik Honda Beat CBS berwarna merah putih tersebut hingga kini masih dalam pengamanan pihak pemerintah kalurahan.
Penemuan Motor
Seorang warga mengunggah kabar penemuan motor misterius itu ke grup Facebook Info Seputar Gunungkidul. Dalam unggahan yang viral pada Sabtu (14/6/2025) tersebut, pengunggah menyampaikan harapannya agar pemilik segera mengambil kendaraan tersebut.
“Mbok menawi wonten sing kagungan, posisi ditinggal di depan kantor kalurahan Bandung sudah 1 minggu, matur suwun,” tulis akun itu, lengkap dengan foto lokasi.
Staf Kalurahan Bandung, Mumtar, membenarkan kabar yang beredar di media sosial. Ia mengonfirmasi bahwa motor tersebut terparkir di halaman depan kantor kalurahan dan masih berada dalam pengawasan pemerintah setempat.
“Info dari yang jaga malam, sepeda motor sudah ada di situ sejak semingguan. Kami belum tahu siapa pemiliknya, jadi kami amankan dulu,” ungkap Mumtar saat dihubungi pada Sabtu pagi.
Pihak kalurahan mengamankan kendaraan itu guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Mereka berharap masyarakat yang merasa kehilangan motor segera melapor dan mengambilnya dengan membawa bukti kepemilikan.
Kondisi Motor Honda Beat Tak Bertuan
Mumtar mengungkapkan bahwa kondisi motor saat ditemukan terbilang janggal. Bagian sebelah depan tidak memiliki spakbor (seflebor) dan tidak ada kunci kontak.
Menariknya, setang motor masih terkunci, menandakan kemungkinan kendaraan memang sengaja ditinggal atau dicurigai sebagai barang hasil tindak kejahatan.
“Kuncinya tidak ada dan posisi lubang kuncinya seperti merenggang. Ada kemungkinan kunci dicabut paksa atau memang sengaja tidak dibawa,” tambahnya.
Pihak Kalurahan Bandung sudah berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas setempat untuk melacak kepemilikan kendaraan. Mereka membuka peluang bagi warga yang merasa kehilangan motor dengan ciri-ciri tersebut agar segera datang ke kantor kalurahan.
“Kalau ada yang merasa kehilangan Honda Beat warna merah putih, bisa datang ke kantor Kalurahan Bandung. Kami siap menyerahkan dengan syarat membawa bukti kepemilikan,” ujar Mumtar.
Warga sekitar mulai berspekulasi, ada yang menduga motor tersebut hasil tindak kriminal, ada pula yang mengira pemiliknya lupa lokasi parkir atau sedang mengalami masalah pribadi. Namun, hingga hari ketujuh motor itu tetap berada di tempat yang sama, menimbulkan tanya dan rasa penasaran.
Penemuan motor ini memicu kehebohan di kalangan masyarakat, terutama karena posisinya yang berada tepat di depan kantor pemerintahan.
Hingga berita ini tayang, belum ada warga yang datang untuk mengambil atau mengklaim kepemilikan atas motor tersebut.
Pihak Kalurahan Bandung mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melaporkan bila mengetahui informasi mengenai kendaraan tersebut.
Jika dalam waktu tertentu tak ada yang mengambil, mereka mungkin akan menyerahkan motor ini ke pihak kepolisian untuk proses lebih lanjut. (ef linangkung)