Viral Isu Larangan Memotret di Parangtritis, Pemkab Bantul Tegaskan Tidak Ada Regulasi Larangan Foto

Bagikan :
Isu larangan foto di Pantai Parangtritis yang belakangan viral di medsos (Instagram// @humasjogja)

KabarJawa.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul akhirnya angkat bicara merespons video viral di media sosial terkait dugaan larangan berfoto bagi wisatawan di Pantai Parangtritis.

Pihak pemerintah menegaskan bahwa seluruh wisatawan diperbolehkan mengambil dokumentasi di kawasan wisata tersebut tanpa adanya hambatan regulasi.

Isu ini mencuat setelah unggahan akun X @merapi_uncover pada Minggu (8/2/2026) viral. Dalam video, tampak seorang pria berompi merah muda yang diduga penyedia jasa foto instan mendatangi serta menegur rombongan wisatawan yang tengah berfoto mandiri.

Aksi oknum tersebut kemudian memicu banyak reaksi dari warganet dan kemudian menjadi viral di berbagai platform media sosial.

Penjelasan Pemkab Bantul

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bantul, Agus Budiraharja, mengisyaratkan bahwa tindakan oknum tersebut tidak memiliki dasar hukum.

Beberapa saat setelah video itu ramai berseliweran di media sosial, Agus mengungkap bahwa di wilayahnya tidak ada regulasi untuk melarang seseorang mendokumentasikan kegiatannya di Pantai Parangtritis.

“Kabupaten Bantul tidak punya regulasi untuk melarang pengambilan dokumen foto, video, dan seterusnya. Secara prinsip, regulasi kami tidak melarang siapapun untuk mendokumentasikan kegiatan di Parangtritis,” tegas Agus tak lama ini.

Baca juga  PC GP Ansor Bantul Dukung Ketahanan Pangan Nasional Lewat Peternakan Lele dan Ayam

Meski demikian, Agus memberikan catatan kecil terkait pengecualian pengambilan gambar pada momen-momen tertentu.

“Kecuali ada kegiatan-kegiatan ritual dari Keraton dan dari yang lain yang mempunyai regulasi yang lain,” tambahnya.

Oknum Tukang Foto Minta Maaf

Terkait oknum penyedia jasa foto yang terlibat dalam video viral tersebut, pemerintah setempat disebut telah mengambil langkah persuasif.

Oknum yang bersangkutan telah dipanggil untuk diberikan pembinaan dan edukasi agar kejadian serupa tidak terulang kembali dan merusak citra pariwisata Bantul. Hal ini dijelaskan pemerintah setempat melalui Instagram resmi @humasjogja.

“Terkait kejadian tersebut, oknum penyedia jasa foto yang bersangkutan telah diberikan pembinaan dan edukasi oleh pihak terkait,” demikian keterangan tertulisnya, sebagaimana dilansir KabarJawa.com pada Selasa, 10 Februari 2026.

Lebih lanjut, pemerintah setempat juga berharap bahwa jika ada warga masyarakat yang menemukan permasalahan serupa, maka segera melaporkannya kepada Pemkab Bantul ataupun Dinas Pariwisata.

“Sejatinya, Jogja adalah rumah bersama yang diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi siapa pun yang ingin menikmati keindahannya dengan tenang,” ungkapnya.

Baca juga  Kondisi Transportasi DIY Mei 2025: Penumpang Menurun Drastis, Distribusi Barang Justru Meningkat

“Apabila Sedulur menemukan atau mengalami permasalahan serupa, jangan ragu untuk melapor kepada @pemkabbantul atau @dispar.kabbantul,” lanjutnya.

Sementara, pihak keluarga dari penyedia jasa foto tersebut juga telah menyampaikan permohonan maaf.

Adapun permintaan maaf ini disampaikan secara terbuka untuk publik dan wisatawan.

“Saya dari pihak keluarga Bapak penjual jasa foto langsung jadi Pantai Parangtritis menyampaikan permintaan maaf yang sebesar-besarnya, dan secara umum kepada seluruh masyarakat dan wisatawan,” ungkap perwakilan keluarga.***

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Jadwal Ganjil Genap Puncak 26 April 2026
Jadwal Buka Tutup Puncak 26 April 2026, Berlaku One Way atau Ganjil Genap? Cek Estimasinya