
KabarJawa.com – Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta kembali menegaskan peran penting media massa sebagai mitra strategis dalam pengembangan akademik dan diseminasi nilai-nilai Bela Negara.
Penegasan tersebut disampaikan dalam kegiatan “UPN Veteran Yogyakarta Menyapa Media” yang diselenggarakan di kawasan wisata HeHa Sky View, Pathuk, Gunungkidul, pada Kamis (27/11/2025).
Kegiatan ini menjadi forum komunikasi resmi antara Kampus Berpredikat State Defense Campus dengan insan pers di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), sekaligus menjadi ruang berbagi visi mengenai capaian inovasi, riset, hingga pembangunan karakter mahasiswa.
Media sebagai Mitra Strategis Tri Dharma Perguruan Tinggi
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama UPN Veteran Yogyakarta, Dr. Hendro Wijanarko, SE, MM, menyoroti bahwa media adalah jembatan utama kampus untuk terhubung dengan masyarakat luas.
Ia menekankan bahwa tanpa kolaborasi yang kuat dengan insan pers, inovasi dan kontribusi nyata dari mahasiswa maupun dosen akan sulit tersampaikan secara efektif.
”Media adalah mitra strategis dalam menyampaikan inovasi, riset, dan kontribusi mahasiswa kepada masyarakat. Kolaborasi yang kuat dengan insan pers akan menjadi pendorong signifikan bagi kemajuan universitas,” ujar Dr. Hendro.
Ia menambahkan, UPN Veteran Yogyakarta terus memperkuat pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pengembangan riset kolaboratif, program kewirausahaan mahasiswa, serta pengabdian masyarakat.
Seluruh langkah strategis tersebut, kata Dr. Hendro, tetap berlandaskan nilai Bela Negara sebagai identitas utama yang membedakan kampus tersebut dari perguruan tinggi lain.
Komitmen Lingkungan Belajar Aman dan Pengembangan Geosains
Selain pemaparan mengenai Tri Dharma, forum ini juga menyoroti dua isu penting: keamanan lingkungan belajar dan pengembangan fasilitas akademik.
1. Zero Tolerance Kekerasan
Komitmen kampus dalam membangun lingkungan belajar yang aman dan bebas dari perundungan disampaikan oleh Dr. Iva Rachmawati, S.IP, M.Si, selaku Ketua Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (PPK) UPN Veteran Yogyakarta.
Dr. Iva menegaskan komitmen kampus untuk menghadirkan lingkungan yang paling aman bagi seluruh sivitas akademik. Langkah-langkah konkret yang telah diambil Satgas PPK meliputi penguatan sistem pelaporan yang mudah diakses, penyediaan layanan pendampingan bagi korban, serta intensifikasi edukasi etika akademik untuk mencegah segala bentuk kekerasan maupun perundungan.
2. Progres Kampus Geosains
Dalam sesi yang sama, Koordinator Biro Humas dan Kerja Sama UPNYK, Panji Dwi Ashrianto, S.Sos, M.I.Kom, memaparkan progres terkini pembangunan fasilitas kampus. Salah satu proyek vital yang dipaparkan adalah pembangunan Kampus Geosains di Gedangsari, Gunungkidul.
Proyek ini diposisikan sebagai pusat penguatan kompetensi kebumian dan geologi, memanfaatkan potensi geografi wilayah Gunungkidul.
Panji juga menyampaikan sejumlah agenda besar yang akan digelar menjelang Dies Natalis ke-67, sebagai wujud kontribusi kampus kepada masyarakat dan sektor pariwisata. Agenda tersebut meliputi Jogja Heritage Fun Run 2025 dan Golf Charity Competition.
Mengangkat Sejarah dan Sport Tourism
Koordinator Jogja Heritage Fun Run 2025, Atok Gunadharma, menambahkan detail mengenai agenda lari yang akan datang. Menurut Atok, kegiatan lari ini dirancang tidak hanya sebagai ajang olahraga, tetapi juga sebagai bagian dari sport tourism yang akan mengangkat kekayaan sejarah dan budaya Yogyakarta. Diharapkan, kegiatan ini dapat memberikan dampak positif signifikan terhadap sektor pariwisata lokal.
Kegiatan “UPN Veteran Yogyakarta Menyapa Media” ditutup dengan penyerahan cenderamata kepada perwakilan media, mengakhiri sesi komunikasi formal yang dilanjutkan dengan menikmati panorama Kota Yogyakarta dari ketinggian HeHa Sky View, memperkuat sinergi yang telah terjalin baik antara kampus dan insan pers.***