Tuduhan Tuli di Medsos, Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih Jawab Kritik Warga dengan Video Tegas

Bagikan :
Tuduhan Tuli pada Bupati Gunungkidul/Foto: Istimewa

KabarJawa.com– Ketegangan memuncak di Kabupaten Gunungkidul ketika sebuah video berdurasi 7 menit 54 detik beredar luas di TikTok dan memantik perdebatan panas di ruang publik digital.

Seorang warga bernama Rahmat Subandi melontarkan kritik keras kepada Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, dan menudingnya tuli karena mengabaikan laporan dugaan maladministrasi lahan di Kalurahan Ngalang, Kapanewon Gedangsari.

Rahmat menyoroti dugaan alih fungsi tanah Sultan Ground (SG) menjadi Sertifikat Hak Milik (SHM) yang ia sebut melibatkan Lurah Ngalang, Suharyanta. I

a menyampaikan kritiknya dengan diksi tajam dan nada emosional. Video itu pun menyebar cepat, memancing komentar, dukungan, sekaligus kecaman dari warganet.

Namun, Bupati Endah tidak memilih diam. Dia juga membuat video balasan yang diunggah melalui media sosial.

Tuduhan Tuli pada Bupati Gunungkidul

Alih-alih merespons dengan pernyataan tertulis formal, Endah tampil langsung melalui video klarifikasi. Ia berbicara dengan nada tegas, bahkan keras. Ia mengaku sebenarnya enggan menjawab pengaduan warga hanya dengan kata-kata.

“Saya lebih suka menjawab dan menindaklanjuti problem masyarakat dengan tindakan,” tegasnya.

Ia menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Gunungkidul telah bergerak cepat menangani persoalan tanah di Ngalang, baik yang berkaitan dengan tanah Sultan Ground maupun sengketa pribadi.

Baca juga  Sambangi Anak yang Dilakban Ibunya, Bupati Gunungkidul Pastikan Korban Aman dan Dapat Perlindungan Penuh

Ia menegaskan bahwa pada 20 Januari, proses tanah Sultan telah sampai pada tahap pengembalian sertifikat kepada pihak Keraton.

Pemerintah daerah, katanya, telah mengirim surat resmi kepada Gusti Mangkubumi sebagai pihak yang memiliki kewenangan atas tanah tersebut.

Ia juga menyebut pemerintah telah meminta koordinasi dengan Inspektorat dan Inspektur Daerah. Aparat pengawasan internal, menurutnya, telah berkoordinasi dengan kejaksaan agar penanganan kasus tidak tumpang tindih.

“Kami tidak punya kewenangan untuk menilai ini salah atau benar. Penyelesaiannya akan mengikuti aturan internal dan ketentuan hukum yang berlaku,” ujarnya.

Endah kemudian mengungkap bahwa sebagian persoalan tanah sudah lama diproses di kepolisian. Aparat penegak hukum telah melakukan penyelidikan dan pemeriksaan.

Bahkan, kata dia, telah muncul putusan yang menyatakan perkara tersebut sebagai sengketa pribadi. Ia menegaskan pemerintah daerah tidak dapat mengintervensi sengketa keluarga atau pribadi.

“Kami adalah negara hukum. Kami tidak bisa menghukum atau memberhentikan seseorang hanya karena tekanan atau perintah dari individu,” katanya dengan nada meninggi.

Pernyataan itu menjadi titik dramatis dalam video klarifikasi tersebut. Endah menyatakan bahwa ia tidak ingin masyarakat terprovokasi oleh narasi perseorangan.

Baca juga  5 Tempat Wisata Jogja yang Akan Membawamu Mengenal Lebih Dalam Tentang Budaya dan Tradisi Lokal

Ia mengaku memahami rekam jejak pelapor dan memastikan bahwa apa yang disampaikan tidak sepenuhnya mewakili suara masyarakat luas.

Pesan Keras untuk Pelapor

Di akhir video, Endah menyampaikan peringatan terbuka kepada Rahmat. Ia mempersilakan siapa pun untuk tidak menyukainya, kepala kejaksaan, maupun kapolres. Namun, ia menolak keras jika ada yang mendorong pemerintah bertindak di luar koridor hukum.

“Jangan ajari kami melakukan tindakan main hakim sendiri dengan hukum rimba,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa setiap keputusan harus berdasar data dan fakta yang lengkap. Ia bahkan menyampaikan kalimat penutup yang mengundang tafsir luas dan memancing reaksi publik.

“Kalau sampai saya menanggapi apa yang saudara lakukan, saya pastikan saudara akan menangisi.”

Ucapan itu segera menyebar dan menjadi bahan diskusi hangat. Sebagian warga menilai Endah menunjukkan ketegasan dan komitmen pada supremasi hukum. Sebagian lainnya menganggap nada tersebut terlalu keras bagi seorang pemimpin daerah.

Peristiwa ini membuka ruang refleksi tentang relasi antara warga dan pemerintah di era media sosial. Platform digital memberi ruang bagi masyarakat untuk menyuarakan keluhan secara terbuka.

Baca juga  Bupati Endah Subekti Dorong PDAM Tirta Handayani, Maksimalkan Sumber Air Melimpah di Gunungkidul

Namun, ruang yang sama juga menghadirkan risiko disinformasi, emosi yang meledak-ledak, dan polarisasi opini.

Di sisi lain, pemerintah daerah menghadapi dilema. Mereka harus merespons cepat agar tidak dianggap abai, tetapi juga wajib menjaga proses hukum tetap berjalan sesuai aturan. Endah memilih tampil langsung dan menjawab dengan gaya komunikasi yang lugas, keras, dan tanpa basa-basi.

Kasus ini belum sepenuhnya berakhir di ruang publik. Publik kini menunggu langkah konkret lanjutan dari pemerintah daerah dan aparat penegak hukum. Transparansi dan komunikasi terbuka menjadi kunci agar kepercayaan masyarakat tidak terkikis.

Bupati Endah menegaskan bahwa pemerintah sudah bergerak dan akan terus mengikuti aturan yang berlaku. Ia menolak tekanan emosional dan memilih jalur prosedural.

Di sisi lain, kritik warga tetap menjadi bagian dari demokrasi lokal yang sehat, selama disampaikan dengan data dan niat memperbaiki. (ef linangkung)

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Roberto Carlos masih hidup pada Agustus 2026. Simak kondisi kesehatan, karier, dan perannya sebagai pemegang saham Fursan Hispania. (Foto: instagram/oficialrc3)
Apakah Roberto Carlos Masih Hidup Agustus 2026? Ini Kondisi Terbaru Legenda Brasil dan Real Madrid