
KABARJAWA– Suasana sore di Jalan Bedoyo–Baran, Padukuhan Kerdonmiri, Kalurahan Semugih, Kapanewon Rongkop, mendadak mencekam.
Seorang pedagang pisang molen bernama Edi harus terkapar dengan luka serius. Sebuah truk pengangkut batu kapur menghantam lapak dagangannya, Senin (18/8/2025) sekitar pukul 17.30 WIB.
Kronologi Kecelakaan Pedagang Pisang Molen di Rongkop
Kapolsek Rongkop, AKP Sigit Tedja Kusuma, menjelaskan bahwa peristiwa itu bermula ketika truk Isuzu NMR 71T HD bernomor polisi AD-1348-HU melaju dari arah Baran menuju Wonosari.
Di saat bersamaan, sebuah mobil Kijang Innova G.AT dengan nomor polisi B-1472-VUI keluar dari sebuah apotek di sisi kanan jalan dan mencoba memotong jalur.
Tabrakan pun tak terhindarkan. Benturan keras antara truk dan mobil Innova membuat sopir truk, Heru Pamungkas, panik dan membanting setir ke kiri.
Dalam hitungan detik, truk tersebut menabrak lapak dagangan pisang molen milik Edi yang sedang berjaga di pinggir jalan.
Benturan keras itu membuat tubuh Edi terpental dan mengalami luka serius. Polisi mencatat korban mengalami patah tulang pada tangan kanan, patah kaki kanan, luka di bagian muka, serta robek pada pinggang kanan.
Meski dalam kondisi sadar, korban segera dirujuk ke Rumah Sakit Panti Rahayu, Karangmojo, untuk mendapatkan penanganan medis intensif.
“Korban mengalami luka cukup parah, namun masih dalam keadaan sadar. Kami sudah mengevakuasi korban ke rumah sakit dan menghubungi pihak keluarga,” ungkap AKP Sigit Tedja Kusuma.
Akibat Kecelakaan
Kecelakaan ini melibatkan dua pengemudi. Sopir truk Isuzu bernama Heru Pamungkas, pria asal Wonogiri kelahiran 2000 yang sehari-hari bekerja sebagai buruh harian lepas.
Sementara itu, pengemudi Kijang Innova bernama Supratman, pria kelahiran 1986 asal Rongkop, Gunungkidul.
Dua warga setempat menjadi saksi mata kejadian. Dihin Hikmat Hardika, pemilik rumah di lokasi kejadian, serta Ernanto, seorang wiraswasta asal Nglindur, menyaksikan detik-detik truk menghantam pagar rumah hingga merusak dagangan korban.
Selain melukai pedagang, kecelakaan ini juga menimbulkan kerugian materiil yang tidak sedikit. Pagar rumah milik saksi roboh. Gerobak pisang molen beserta isi dagangan hancur.
Kaca belakang mobil Honda Jazz yang terparkir di rumah warga pecah, serta dua sepeda motor mengalami kerusakan di bagian belakang.
Tak hanya itu, bagian depan truk Isuzu ringsek, sementara mobil Kijang Innova mengalami penyok di bagian kiri depan akibat benturan keras.
Begitu menerima laporan, aparat kepolisian dari Polsek Rongkop segera mendatangi lokasi kejadian.
Polisi mengevakuasi korban, mencatat identitas saksi dan pengemudi, serta mengamankan kendaraan yang terlibat kecelakaan. Kasus ini kemudian dilimpahkan ke Unit Laka Polres Gunungkidul untuk proses lebih lanjut.
“Kami sudah melakukan tindakan cepat, mulai dari menolong korban, mengamankan barang bukti, hingga melaporkan kasus ini ke Unit Laka Polres Gunungkidul,” tegas AKP Sigit.
AKP Sigit menegaskan insiden tragis ini kembali mengingatkan masyarakat bahwa ruas jalan Bedoyo–Baran memang rawan kecelakaan, terutama pada jam-jam padat lalu lintas.
Minimnya rambu pengaman dan aktivitas warga yang sering berdagang di pinggir jalan membuat jalur ini kerap menelan korban. (ef linangkung)