
KabarJawa.com– Presiden Prabowo menyerahkan 200 unit becak listrik kepada komunitas penarik becak kayuh se-Daerah Istimewa Yogyakarta.
Kegiatan penyerahan berlangsung khidmat di Museum Memorial Jenderal Besar H.M. Soeharto, Dusun Kemusuk, Kalurahan Argomulyo, Kapanewon Sedayu, Kabupaten Bantul, pada Selasa (23/12/2025).
Ketua Komisi IV DPR RI Hj. Siti Hediati Soeharto, S.E. secara langsung menyerahkan bantuan becak listrik tersebut kepada perwakilan komunitas becak.
Bantuan ini menjadi wujud perhatian pribadi Presiden Prabowo Subianto kepada para penarik becak yang telah memasuki usia lanjut dan tetap berjuang mencari nafkah di tengah keterbatasan fisik.
Program Bantuan Becak Listrik Presiden RI
Program bantuan becak listrik ini secara khusus menyasar penarik becak berusia 60 tahun ke atas. Pemerintah menargetkan program ini mampu meringankan beban tenaga para pekerja becak sekaligus menjaga produktivitas.
Becak listrik tersebut memungkinkan pengemudi tetap bekerja dengan aman, nyaman, dan efisien. Kehadiran teknologi ini akan meningkatkan kesejahteraan para penarik becak di Yogyakarta yang selama ini menjadi bagian penting dari transportasi tradisional dan pariwisata daerah.
Dalam sambutannya, Hj. Siti Hediati Soeharto, S.E. atau yang akrab disapa Titiek Soeharto menegaskan bahwa bantuan becak listrik ini berasal langsung dari Presiden RI H. Prabowo Subianto secara pribadi.
Ia menjelaskan bahwa Presiden telah mempersiapkan program ini sejak tahun 2024 sebagai bentuk kepedulian terhadap para pekerja sektor informal, khususnya penarik becak lansia.
“Bantuan becak listrik ini berasal dari Bapak Presiden Prabowo Subianto pribadi. Beliau sudah menyiapkannya sejak tahun 2024 agar bapak-bapak penarik becak dapat bekerja lebih ringan, lebih nyaman, dan tetap produktif,” ungkapnya.
Titiek Soeharto juga menyampaikan apresiasi atas komitmen Presiden yang telah mendistribusikan ribuan becak listrik ke berbagai daerah di Indonesia.
“Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto. Beliau telah memberikan becak listrik kepada warga Yogyakarta dan hampir 6.000 unit becak listrik kepada penarik becak di seluruh Indonesia,” tambahnya.
Wakil Bupati Bantul H. Aris Suharyanta, S.Sos., M.M. turut menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas perhatian Presiden RI dan Ketua Komisi IV DPR RI kepada masyarakat Bantul dan DIY secara umum.
Ia menegaskan bahwa bantuan becak listrik ini memberikan dampak nyata bagi penarik becak yang telah berusia lanjut. Bantuan becak listrik ini sangat membantu para penarik becak di Yogyakarta yang sudah lanjut usia.
“Dengan becak listrik, mereka tidak lagi membutuhkan tenaga ekstra sehingga dapat bekerja dengan lebih aman dan manusiawi,” tutur Aris Suharyanta.
Dampak Bantuan
Melalui penyerahan becak listrik ini, pemerintah berharap para penarik becak lansia tetap mampu mempertahankan mata pencaharian mereka dengan kondisi kerja yang lebih layak.
Program ini sekaligus menegaskan komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada rakyat kecil, khususnya mereka yang selama ini jarang tersentuh modernisasi.
Becak listrik bukan sekadar alat transportasi, tetapi menjadi simbol perhatian negara terhadap martabat dan kesejahteraan para pekerja tradisional di Indonesia.
Acara penyerahan becak listrik ini turut dihadiri Komandan Korem 072/Pamungkas Brigjen TNI Bambang Sujarwo, S.H., M.Sos., M.M.
Kehadiran Danrem menunjukkan dukungan penuh TNI terhadap program-program sosial Presiden RI yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat kecil.
Selain Danrem 072/Pamungkas, sejumlah pejabat penting turut hadir, antara lain Wakapolda DIY Brigjen Pol Eddy Djunaedi, Wakil Ketua I DPRD DIY dari Fraksi Gerindra Budi Waljiman, Wali Kota Yogyakarta Dr. (H.C.) dr. H. Hasto Wardoyo, S.OG, Dandim 0729/Bantul Letkol Kav Fikri Nurheldi, serta Kapolres Bantul AKBP Novita Eka Sari.
Hadir pula Wakil Ketua Umum Yayasan GSN Nanik S. Deyang serta para tamu undangan lain yang memberikan dukungan moral kepada para penerima bantuan. (ef linangkung)