
KabarJawa.com – Kebakaran hebat melanda sebuah rumah yang difungsikan sebagai gudang kembang api di Padukuhan Blimbing Sari, Kalurahan Caturtunggal, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu (21/2/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.
Peristiwa tersebut disertai ledakan beruntun dan menghanguskan seluruh bangunan beserta isinya. Rumah yang beralamat di Blimbingsari No. D66 RT 04 RW 16 itu diduga terbakar akibat konsleting listrik.
Percikan api disebut merembet ke ruangan yang digunakan untuk menyimpan kembang api dalam jumlah besar sehingga memicu rentetan ledakan.
Ledakan Terdengar Menjelang Pukul 16.00 WIB
Lokasi kejadian berada di kawasan permukiman padat penduduk. Warga sekitar pertama kali mengetahui adanya kebakaran setelah mendengar suara ledakan yang bersahutan dari arah rumah tersebut.
Dukuh Blimbing Sari, Robet Purnomo, menyampaikan bahwa suara ledakan terdengar menjelang pukul 16.00 WIB.
“Tadi sekitar jam lima kurang sepuluh menit, terdengar suara petasan dari arah rumah di sebelah barat saya. Rumah saya jaraknya empat rumah dari posisi TKP. Saya mendekat, ternyata suara petasan atau kembang api itu sudah saling bersahutan,” tutur Robet.
Asap hitam terlihat membumbung tinggi, sementara api dengan cepat membakar bangunan berukuran 8 x 8 meter tersebut.
Warga yang mengetahui kejadian berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya sembari menghubungi pemilik rumah dan petugas pemadam kebakaran.
Proses Pemadaman oleh Damkar Sleman dan UGM
Sekitar 15 menit setelah laporan diterima, satu armada pemadam kebakaran dari UGM dan satu armada dari Kabupaten Sleman tiba di lokasi. Petugas langsung melakukan pemadaman di tengah kondisi hujan gerimis.
Tim gabungan bersama warga berhasil mengendalikan api dan mencegahnya merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi. Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api tersisa.
Aparat kepolisian memasang garis polisi di lokasi untuk kepentingan penyelidikan. Petugas dari PLN turut melakukan pengecekan instalasi listrik guna memastikan penyebab pasti kebakaran.
Kerugian Material dan Kondisi Penghuni
Kebakaran menghanguskan satu unit rumah beserta seluruh perabotan di dalamnya. Api melalap ruang tamu, tiga kamar tidur, dapur, dan kamar mandi.
Selain bangunan utama, dua unit sepeda motor turut terbakar. Perlengkapan dapur, pakaian, peralatan jahit, perlengkapan usaha, serta burung peliharaan milik korban beserta sangkarnya tidak dapat diselamatkan. Kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Saat kejadian, rumah dalam kondisi kosong. Pemilik rumah, Daniel (40), yang bekerja sebagai penjual burung dan pakan burung, tidak berada di tempat.
Istrinya, Dhresty (40), seorang penjahit pakaian, serta anak mereka, Chrissa (11), juga tidak berada di rumah. Ketiganya dilaporkan selamat.
Dugaan Penyebab dan Kebutuhan Pasca Kebakaran
Berdasarkan analisa sementara, kebakaran diduga dipicu konsleting listrik. Percikan api dari instalasi listrik yang bermasalah menyambar material mudah terbakar dan menjalar ke ruang penyimpanan kembang api. Banyaknya stok kembang api memperparah kondisi dan memicu ledakan beruntun.
Pasca kejadian, korban membutuhkan bantuan berupa makanan siap saji, pakaian, perlengkapan dapur dan makan, perlengkapan mandi, terpal, serta alas tidur. Warga sekitar berencana melakukan kerja bakti untuk membersihkan lokasi kebakaran.
Peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa. Aparat masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.