Setu Sinau Malioboro Jadi Wisata Edukasi Baru, Pengunjung Belajar Budaya Jawa Langsung di Jalanan

Bagikan :
Wisatawan mengikuti kelas budaya Jawa dalam program Setu Sinau di Malioboro Yogyakarta. (Ist)

KabarJawa.com – Suasana Malioboro pada Sabtu pagi kini terasa berbeda. Wisatawan yang biasanya hanya berjalan santai, berburu kuliner, atau berfoto di kawasan ikonik Yogyakarta itu kini diajak ikut belajar budaya Jawa langsung di ruang publik.

Lewat program Setu Sinau ing Malioboro, kawasan pedestrian Malioboro berubah menjadi ruang belajar budaya terbuka yang menghadirkan kelas seni dan tradisi Jawa secara interaktif.

Sejak pagi, suara gamelan terdengar bersahut-sahutan di tengah keramaian wisatawan. Di sudut lain, anak-anak tampak memainkan dolanan tradisional, sementara sejumlah pengunjung serius mencoba menulis aksara Jawa di atas lembar kertas.

Program ini dirancang dalam konsep street workshop atau kelas budaya singkat yang bisa diikuti siapa saja tanpa syarat khusus. Pengunjung cukup datang lalu bergabung dengan aktivitas budaya yang tersedia.

Enam Kelas Budaya Digelar Bersamaan

Dalam pelaksanaannya, Setu Sinau menghadirkan enam kelas budaya yang digelar paralel di kawasan Malioboro.

Kelas tersebut meliputi:

  • Sinau Aksara Jawa
  • Sinau Nggamel
  • Sinau Ngadi Busana
  • Sinau Njoged
  • Sinau Nggambar
  • Sinau Dolanan Anak
Baca juga  Parkir Liar di Depan Stasiun Tugu Yogyakarta Kian Nekat, Polisi Tilang 93 Kendaraan dalam Operasi Malam Hari

Seluruh kegiatan dipandu pelaku seni dan komunitas budaya Yogyakarta yang aktif melestarikan tradisi lokal. Pengunjung tidak hanya menyaksikan pertunjukan, tetapi juga langsung mencoba setiap aktivitas.

Beberapa wisatawan domestik terlihat antusias memainkan gamelan untuk pertama kalinya. Ada juga wisatawan muda yang sibuk merekam proses belajar aksara Jawa menggunakan telepon genggam mereka.

Di area lain, kelompok anak-anak tampak tertawa mengikuti permainan tradisional yang jarang ditemui di ruang publik perkotaan.

Malioboro Didorong Jadi Ruang Budaya Hidup

Kepala Seksi Bahasa dan Sastra Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta, Ismawati Retno, mengatakan program Setu Sinau menjadi bagian dari upaya mendekatkan budaya kepada masyarakat, terutama generasi muda.

“Aksara Jawa dan berbagai ekspresi budaya lainnya perlu dikenalkan dengan cara yang menarik agar tetap hidup dan relevan di tengah perkembangan zaman,” ujar Ismawati, Sabtu (9/5/2026).

Menurutnya, pendekatan belajar di ruang terbuka jauh lebih efektif menarik perhatian masyarakat dibanding metode konvensional.

Banyak pengunjung yang awalnya hanya berjalan santai atau olahraga pagi akhirnya berhenti untuk menonton lalu ikut belajar.

Baca juga  Cara Menulis Aksara Jawa dengan Pasangan P-Y: Begini Panduan Mudahnya

“Kegiatan ini hadir rutin setiap Sabtu pagi sebagai atraksi budaya khas Malioboro, yang diharapkan mampu memperkuat citra Malioboro sebagai ruang budaya yang tidak hanya menawarkan pengalaman wisata, namun juga pengetahuan dan keterlibatan langsung bagi setiap pengunjung,” katanya.

Program tersebut sekaligus memperlihatkan bagaimana ruang publik bisa bertransformasi menjadi sarana edukasi budaya yang inklusif.

Tidak ada batasan usia maupun latar belakang bagi peserta.

Pengunjung Antusias Belajar Aksara Jawa

Di kelas Sinau Aksara Jawa, sejumlah peserta terlihat berusaha memahami bentuk dan cara penulisan huruf tradisional Jawa. Meski terlihat rumit di awal, banyak peserta justru menikmati proses belajar tersebut.

Salah satu peserta, Normawati, warga Panggungharjo, Sewon, Bantul, mengaku tertarik mendalami aksara Jawa karena metode pembelajarannya terasa santai dan mudah dipahami.

“Belajar aksara Jawa cukup menantang, tetapi karena ada sistemnya jadi lebih mudah dipahami. Saya berharap semakin banyak orang ikut belajar di sini,” ujarnya.

Menurut Normawati, konsep belajar terbuka seperti ini efektif mengenalkan budaya kepada anak-anak dan generasi muda.

Baca juga  Latihan Membaca Cerita Aksara Jawa Singkat: Panduan dan Tips Jitu bagi Pemula agar Cepat Bisa

“Pembelajarannya menarik dan mudah dipahami. Anak-anak jadi lebih mengenal budaya, khususnya aksara Jawa,” katanya.

Wisata Malioboro Kini Tak Sekadar Belanja

Kehadiran Setu Sinau memperlihatkan perubahan wajah Malioboro yang kini tidak hanya identik dengan pusat belanja dan kuliner.

Kawasan tersebut mulai berkembang menjadi ruang interaksi budaya yang aktif dan edukatif.

Wisatawan tidak lagi sekadar datang untuk melihat suasana kota, tetapi juga ikut merasakan langsung praktik budaya Jawa di tengah ruang publik.

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Jadwal Ganjil Genap Puncak 26 April 2026
Jadwal Buka Tutup Puncak 26 April 2026, Berlaku One Way atau Ganjil Genap? Cek Estimasinya