Servis Gratis 500 Mesin Kapal di Pantai Ngandong, KBA dan Yamaha Marine Perkuat Produktivitas Nelayan Gunungkidul

Bagikan :
Servis Gratis Mesin Kapal di Pantai Ngandong/Foto: Pemkab Gunungkidul

KabarJawa.com– Jumat (8/5/2026) ratusan nelayan tampak berkumpul di Pantai Ngandong, Kalurahan Sidoharjo, Kapanewon Tepus. Mereka membawa mesin tempel andalan.

Momentum tersebut hadir melalui program servis gratis mesin kapal oleh Karya Abadi Bahari (KBA) bersama CV Sentral Yanmar Prambanan.

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Nelayan sekaligus bentuk nyata kolaborasi dalam memperkuat ekonomi masyarakat pesisir.

Servis Gratis Mesin Kapal di Pantai Ngandong

Program itu turut melibatkan Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Gunungkidul dan Dinas Kelautan dan Perikanan Gunungkidul.

Kolaborasi tersebut diarahkan untuk memperkuat ketahanan sektor perikanan tangkap di kawasan pesisir selatan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Sejak pagi, para teknisi terlihat sibuk memeriksa kondisi mesin tempel milik nelayan. Mereka melakukan pengecekan menyeluruh mulai dari penggantian oli, pembersihan komponen, hingga penggantian busi.

Beberapa nelayan bahkan rela mengantre lebih awal demi memastikan mesin kapal mereka mendapatkan perawatan optimal sebelum kembali digunakan melaut.

PIC Yamaha Marine CV Sentral Yanmar Prambanan, Hestiana Ribaningrum, menjelaskan bahwa program tersebut menyasar sedikitnya 500 unit mesin tempel milik nelayan di wilayah pesisir Gunungkidul.

Baca juga  Petik Laut Pantai Sadeng, Tradisi Magis Nelayan Gunungkidul Membelah Samudra Demi Syukur dan Berkah

“Kami juga memberikan edukasi kepada nelayan berkaitan dengan perawatan mesin,” ujarnya, Jumat.

Menurut Hestiana, perawatan mesin kapal tidak hanya berkaitan dengan performa alat, tetapi juga menyangkut keselamatan nelayan saat berada di tengah laut.

Mesin yang terawat dapat meningkatkan efisiensi bahan bakar, memaksimalkan hasil tangkapan, sekaligus meminimalkan risiko kerusakan saat cuaca laut berubah ekstrem.

Ia menilai banyak nelayan masih menghadapi kendala dalam melakukan perawatan rutin karena faktor biaya maupun keterbatasan pengetahuan teknis.

Oleh karena itu, program servis gratis sekaligus edukasi lapangan menjadi langkah penting untuk mendukung keberlangsungan usaha nelayan tradisional.

“Penguatan sektor perikanan tidak hanya soal hasil tangkapan. Tapi juga kesiapan alat produksi nelayan dengan melakukan pemeliharaan secara berkala,” katanya.

Sambutan Nelayan

Pemandangan menarik terlihat ketika para nelayan tidak hanya menyaksikan proses servis, tetapi juga aktif berdiskusi dengan teknisi mengenai cara merawat mesin yang benar.

Beberapa nelayan tampak mencatat tips sederhana agar mesin tetap awet dan hemat bahan bakar. Edukasi tersebut menjadi bagian penting dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia sektor perikanan.

Baca juga  Usai Dihantam Gelombang Tinggi, Warga Pantai Ngandong Temukan 63 Tukik Penyu Lekang dan Langsung Melepasliarkan ke Laut

Tidak hanya fokus pada layanan teknis, panitia juga menghadirkan lomba konten kreatif dan lomba keterampilan perawatan mesin tempel.

Kegiatan itu menciptakan suasana lebih hidup sekaligus membuka ruang bagi nelayan muda untuk menunjukkan kemampuan dan kreativitas mereka.

Melalui tema Nelayan Tangguh, Laut Lestari, Ekonomi Bangkit, program tersebut membawa pesan besar tentang pentingnya menjaga keseimbangan antara produktivitas ekonomi dan keberlanjutan sektor maritim.

Para nelayan diharapkan tidak hanya mampu meningkatkan hasil tangkapan, tetapi juga semakin sadar terhadap pentingnya keselamatan dan perawatan alat produksi.

“Harapannya bisa ikut berperan dalam menciptakan ekosistem maritim yang lebih kuat, produktif, dan berkelanjutan,” ujar Hestiana.

Ketua HNSI Gunungkidul, Rujimanto, menyambut positif kegiatan tersebut. Ia menilai pemeriksaan dan perawatan mesin kapal menjadi kebutuhan penting bagi nelayan yang setiap hari bergantung pada kondisi alat saat melaut.

“Kegiatannya bagus dan sangat bermanfaat,” katanya.

Menurutnya, banyak nelayan sering menghadapi persoalan mesin rusak di tengah laut akibat minimnya perawatan berkala.

Kondisi itu tidak hanya menghambat aktivitas penangkapan ikan, tetapi juga membahayakan keselamatan awak kapal. Oleh karena itu, program servis gratis mampu memberikan dampak langsung bagi masyarakat pesisir.

Baca juga  Belasan Perahu Nelayan Gunungkidul Rusak Dihantam Gelombang Tinggi, Aktivitas Melaut Lumpuh Total Hari Ini

Rujimanto berharap kegiatan serupa dapat digelar secara rutin dan menjangkau lebih banyak wilayah di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Ia optimistis kolaborasi antara pelaku usaha, komunitas nelayan, dan pemerintah dapat menjadi kekuatan besar dalam mendorong kebangkitan sektor perikanan daerah.

Servis gratis tersebut menjadi simbol perhatian terhadap kehidupan nelayan yang setiap hari bertarung dengan ombak demi memenuhi kebutuhan keluarga. (ef linangkung)

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Roberto Carlos masih hidup pada Agustus 2026. Simak kondisi kesehatan, karier, dan perannya sebagai pemegang saham Fursan Hispania. (Foto: instagram/oficialrc3)
Apakah Roberto Carlos Masih Hidup Agustus 2026? Ini Kondisi Terbaru Legenda Brasil dan Real Madrid