Satu Pendaki Ilegal Gunung Merapi Ditemukan Selamat dengan Kondisi Kaki Luka, Pencarian Satu Korban Masih Berlanjut

Bagikan :
Insiden pendakian ilegal Merapi, satu pendaki ditemukan selamat, satu masih hilang. (KabarJawa)

KabarJawa.com – Tim SAR gabungan menemukan satu pendaki ilegal Gunung Merapi yang sebelumnya dilaporkan hilang. Pendaki tersebut ditemukan dalam kondisi selamat, namun mengalami luka pada bagian kaki sehingga tidak dapat melanjutkan perjalanan.

Hingga Senin malam (22/12/2025), operasi pencarian masih dilanjutkan untuk menemukan satu pendaki lainnya yang belum diketahui keberadaannya.

Kepala Balai Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM), Muhammad Wahyudi, membenarkan temuan tersebut. Informasi perkembangan pencarian disampaikan melalui keterangan resmi kepada awak media.

“Mohon izin rekan-rekan media, saat ini proses pencarian dan penyelamatan survivor masih berlangsung. Alhamdulillah, tim sudah menemukan satu survivor lagi. Upaya pencarian akan terus kami lanjutkan untuk menemukan satu orang lainnya. Mohon doa dari seluruh masyarakat,” ujar Muhammad Wahyudi.

Pendaki Ditemukan dengan Kondisi Cedera Kaki

Berdasarkan laporan tim di lapangan, pendaki yang berhasil ditemukan merupakan pendaki yang sebelumnya mengalami sakit pada bagian kaki dan memutuskan bertahan di jalur pendakian. Kondisi tersebut membuat yang bersangkutan tidak mampu melanjutkan perjalanan sejak Sabtu (20/12/2025).

Baca juga  Merapi Luncurkan Awan Panas 2 Km ke Barat Daya pada Rabu Malam, BPPTKG Tegaskan Ancaman Masih Tinggi

Petugas memastikan bahwa survivor yang ditemukan adalah pendaki dengan cedera kaki, bukan pendaki yang bertahan di atas lereng jalur Sapuangin.

“Yang ditemukan adalah pendaki yang kakinya sakit,” ujar petugas lapangan saat dikonfirmasi.

Pendaki tersebut diduga bertahan di sekitar kawasan Pasar Bubrah hingga akhirnya berhasil dijangkau oleh tim SAR gabungan.

Kronologi Pendakian Ilegal

Sebelumnya, tiga pendaki melakukan pendakian ilegal Gunung Merapi meskipun jalur pendakian masih ditutup total oleh pihak berwenang. Ketiganya memulai pendakian pada Sabtu, 20 Desember 2025, melalui jalur Kalitalang, Kabupaten Klaten.

Muhammad Wahyudi menjelaskan bahwa jalur pendakian tersebut secara tegas tidak dibuka untuk aktivitas pendakian karena kondisi Gunung Merapi masih berbahaya akibat aktivitas vulkanik yang fluktuatif.

Ketiga pendaki masuk kawasan Taman Nasional Gunung Merapi melalui jalur tidak resmi dari wilayah Balerante. Mereka menghadapi medan terjal, jalur sempit, serta potensi longsor selama perjalanan.

Rombongan Terpisah di Jalur Sapuangin

Setelah mencapai kawasan Pasar Bubrah, rombongan memutuskan turun melalui jalur Sapuangin, Kecamatan Kemalang. Dalam perjalanan turun, salah satu pendaki mengalami cedera kaki dan tidak mampu melanjutkan perjalanan.

Baca juga  Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Sejauh 1.500 Meter, Langit Mendung Tampak di Sleman

Pendaki tersebut kemudian meminta dua rekannya untuk turun lebih dahulu guna mencari bantuan. Keputusan tersebut menyebabkan rombongan terpisah di kawasan yang memiliki tingkat risiko tinggi.

Dua pendaki yang melanjutkan perjalanan menghadapi kondisi semakin sulit akibat minim penerangan, medan terjal, dan vegetasi rapat. Keduanya memutuskan bertahan sementara di jalur pendakian untuk menghindari risiko terjatuh ke jurang.

Terperosok ke Lereng Jurang

Pada Minggu pagi (21/12/2025), kedua pendaki kembali berupaya turun. Dalam proses tersebut, salah satu pendaki terperosok ke lereng jurang Gunung Merapi.

Pendaki tersebut masih mampu menyelamatkan diri dan melanjutkan perjalanan dengan kondisi terbatas. Ia kemudian meminta rekannya yang berada di atas lereng untuk tetap melanjutkan perjalanan mencari bantuan.

Pendaki yang terperosok akhirnya berhasil mencapai permukiman warga di wilayah Sapuangin. Warga setempat memberikan pertolongan dan segera melaporkan kejadian tersebut kepada petugas.

Satu Pendaki Masih Dalam Pencarian

Hingga Senin malam (22/12/2025), tim SAR mencatat satu pendaki berhasil turun dengan selamat, satu pendaki ditemukan dalam kondisi luka kaki, dan satu pendaki lainnya masih dalam pencarian.

Baca juga  BPPTKG Ungkap Runtuhnya Bagian Kubah Lava 1911 Gunung Merapi, Aktivitas Vulkanik Tetap Tinggi Selama 30 Januari–5 Februari 2026

Tim SAR gabungan menduga pendaki yang belum ditemukan masih berada di sekitar jalur Sapuangin. Proses pencarian terkendala kondisi medan dan cuaca.

Petugas melibatkan relawan Basecamp Sapuangin, SAR Klaten, serta Basarnas Kansar Solo untuk menyisir sejumlah titik rawan secara bertahap.

Larangan Pendakian Masih Berlaku

Kepala Balai TNGM kembali menegaskan bahwa pendakian Gunung Merapi masih ditutup. Ia meminta masyarakat mematuhi ketentuan demi keselamatan.

“Kami menegaskan kembali bahwa pendakian Gunung Merapi masih ditutup. Kawasan ini sangat berbahaya dan tidak boleh dimasuki oleh siapa pun tanpa izin resmi,” tegas Muhammad Wahyudi.

Operasi pencarian terhadap satu pendaki yang masih hilang terus dilanjutkan sesuai prosedur keselamatan yang berlaku.

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Roberto Carlos masih hidup pada Agustus 2026. Simak kondisi kesehatan, karier, dan perannya sebagai pemegang saham Fursan Hispania. (Foto: instagram/oficialrc3)
Apakah Roberto Carlos Masih Hidup Agustus 2026? Ini Kondisi Terbaru Legenda Brasil dan Real Madrid