
KabarJawa.com-Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, geliat pariwisata di Kabupaten Bantul mulai meningkat.
Pemerintah Kabupaten Bantul melalui Dinas Pariwisata (Dispar) bergerak cepat untuk memastikan seluruh aktivitas wisata berlangsung aman, tertib, dan nyaman.
Kepala Dinas Pariwisata Bantul, Saryadi, mengeluarkan serangkaian himbauan resmi yang ditujukan kepada seluruh wisatawan yang akan menghabiskan waktu liburan di berbagai destinasi unggulan Bantul.
Imbauan untuk Wisatawan Jelang Libur Nataru 2025
Libur Natal dan Tahun Baru 2025 hampir tiba. Antusiasme masyarakat untuk berlibur ke Bantul terus meningkat, terutama menuju destinasi pantai dan wisata alam yang selalu menjadi magnet tahunan.
“Kami mengeluarkan sejumlah imbauan yang harus dipatuhi wisatawan demi menjaga keselamatan dan ketertiban selama berwisata,” tuturnya.
1. Wisatawan Sebaiknya Menjaga Kebersihan Destinasi
Saryadi menekankan bahwa wisatawan harus menjaga kebersihan di setiap destinasi yang mereka kunjungi.
Ia meminta seluruh pengunjung tidak membuang sampah sembarangan dan selalu menempatkan sampah pada tempat yang tersedia.
Dispar Bantul ingin memastikan kebersihan destinasi tetap terjaga selama musim liburan, mengingat volume kunjungan diprediksi meningkat tajam.
2. Wisatawan Harus Meminta Bukti Pembayaran Resmi
Pengunjung juga harus meminta bukti pembayaran retribusi sesuai dengan tarif yang berlaku. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan transparansi sekaligus mencegah pungutan liar di kawasan wisata.
3. Pembayaran Nontunai Sebaiknya Mempercepat Layanan
Dispar Bantul mengajak wisatawan menggunakan pembayaran digital atau nontunai, termasuk melalui aplikasi BETI SAKEBON, agar layanan berjalan cepat, aman, dan efisien. Sistem ini sekaligus mendukung transformasi digital di sektor pariwisata.
4. Wisatawan Wajib Mengikuti Arahan Petugas
Saryadi mengingatkan pengunjung untuk mematuhi arahan petugas dan mengikuti petunjuk resmi yang terpasang di area wisata.
Khusus bagi wisatawan di kawasan Pantai Selatan (Pansela), ia meminta mereka tidak bermain air terlalu ke arah selatan.
Ombak di wilayah itu sering kali berbahaya. Ia juga meminta wisatawan selalu memperhatikan kondisi sekitar demi keselamatan bersama.
5. Pengunjung Perlu Mencatat dan Menyimpan Semua Bukti Pembayaran
Selain retribusi, wisatawan perlu meminta bukti pembayaran dari pengelola atau pengusaha jasa wisata, termasuk penyewaan fasilitas, wahana, atau layanan pendukung lain.
6. Koordinasi dengan Petugas Bila Terjadi Keadaan Darurat
Jika pengunjung membutuhkan bantuan atau menghadapi kendala di lapangan, Dispar Bantul mendorong mereka untuk berkoordinasi langsung dengan petugas setempat agar penanganan dapat berjalan cepat.
7. Wisatawan Harus Menggunakan Transportasi yang Aman dan Resmi
Untuk wisatawan yang menggunakan transportasi umum, Saryadi menegaskan agar mereka memilih kendaraan yang aman, laik jalan, dan tergabung dalam organisasi transportasi resmi.
Bagi wisatawan yang menggunakan biro perjalanan atau pemandu wisata, Dispar Bantul meminta mereka memilih biro atau pemandu berlisensi dan terdaftar dalam asosiasi resmi, untuk menghindari layanan ilegal yang merugikan pengunjung.
8. Wisatawan Perlu Mewaspadai Kondisi Cuaca
Saryadi juga mengingatkan agar wisatawan selalu memantau kondisi cuaca dan mengikuti peringatan dini dari BMKG. Cuaca ekstrem berpotensi terjadi pada akhir tahun, sehingga kewaspadaan menjadi kunci keselamatan.
9. Kanal Lapor Resmi untuk Pengunjung
Untuk memastikan pelayanan tetap maksimal, Dispar Bantul membuka kanal laporan resmi bagi wisatawan.
Instagram/X: @jelajahbantul.id
Facebook: Telisik Bantul
Email: dinas.pariwisata@bantulkab.go.id
Saryadi berharap wisatawan memanfaatkan kanal tersebut untuk membantu Dispar Bantul memperbaiki layanan dan merespons keluhan dengan cepat.
Dengan himbauan lengkap tersebut, Dispar Bantul berkomitmen mengawal perjalanan wisata selama libur Nataru 2025 agar berlangsung aman, nyaman, dan berkesan.
Saryadi menegaskan bahwa kerja sama aktif antara wisatawan, pengelola destinasi, dan petugas lapangan menjadi kunci sukses penyelenggaraan libur akhir tahun di Bantul. (ef linangkung)