Ribuan Pamong Kalurahan DIY Tumpah Ruah ke Keraton Yogyakarta, Rayakan 80 Tahun Sri Sultan HB X dengan Kirab Mangayubagya

Bagikan :
Kirab Mangayubagya Pamong Kalurahan/Foto: Istimewa

KabarJawa.com– Sejak pagi buta, denyut kehidupan Kota Yogyakarta terasa berbeda. Di kawasan Titik Nol Kilometer Yogyakarta, ribuan pamong telah berbaris rapi sejak pukul 08.00 WIB.

Mereka mengenakan pakaian adat, membawa hasil bumi, dan berjalan dengan penuh khidmat menuju pusat kebudayaan Jawa tersebut.

Kirab Mangayubagya Pamong Kalurahan

Semangat pengabdian terlihat jelas dari para pamong yang datang dari berbagai wilayah. Solikin, staf pamong dari Kalurahan Nglegi, Kapanewon Patuk, Kabupaten Gunungkidul, mengaku telah mempersiapkan diri sejak malam hari.

“Kami semalam sampai lembur mewiru jarik untuk pisowanan,” ungkap Solikin.

Ia bersama rombongannya berangkat sejak pukul 05.00 WIB. Mereka membawa tenong, wadah tradisional dari anyaman bambu berbentuk lingkaran, yang berisi aneka hasil bumi sebagai simbol rasa syukur dan penghormatan kepada Sultan.

Hal serupa juga dilakukan oleh Nuryanto, pamong dari Kalurahan Timbulharjo, Sewon, Bantul. Ia bersama rekan-rekannya berkumpul di balai kalurahan sejak pukul 06.00 WIB sebelum akhirnya berangkat satu jam kemudian.

“Kami membawa hasil bumi sebagai bentuk partisipasi dan doa untuk Sultan,” ujarnya.

Baca juga  Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran 1,8 KM Tengah Malam, BPPTKG: Suplai Magma Masih Berlangsung

Kirab Mangayubagya bukan sekadar perayaan ulang tahun. Tradisi ini menjadi simbol doa, harapan, dan ungkapan syukur rakyat kepada pemimpinnya. Dalam budaya Jawa, mangayubagya berarti memanjatkan doa keselamatan dan kebahagiaan.

Perayaan 80 tahun Sri Sultan Hamengkubuwono X kali ini menjadi momentum penting yang mempertemukan unsur budaya, spiritualitas, dan kebersamaan masyarakat Yogyakarta.

Rekayasa Lalu Lintas, Polisi Pastikan Kelancaran

Untuk mendukung kelancaran acara, pihak kepolisian memberlakukan rekayasa lalu lintas di sejumlah titik strategis. Anton Budi Susilo menjelaskan bahwa pengalihan arus berjalan mulai pukul 07.00 hingga 12.00 WIB.

Sejumlah ruas jalan utama mengalami penutupan dan pengalihan, di antaranya kawasan utara Inna Malioboro, Simpang PKU, Simpang Gondomanan, hingga Simpang Kauman. Arus kendaraan dari beberapa titik diarahkan ke jalur alternatif guna menghindari kepadatan.

Selain itu, pihak kepolisian juga telah menyiapkan kantong parkir khusus bagi peserta kirab dari berbagai kabupaten.

Peserta dari Kota Yogyakarta diarahkan ke kawasan Sriwedani dan Pasar Sore, sementara peserta dari Bantul, Sleman, Gunungkidul, dan Kulon Progo menempati lokasi parkir yang telah ditentukan, termasuk kawasan Senopati, DPRD DIY, hingga Ngabean.

Baca juga  7 Larangan Ibu Hamil Saat Gerhana Bulan Menurut Primbon Jawa: Apa Saja yang Pantang Dilakukan?

Kirab Mangayubagya tahun ini tidak hanya menampilkan kekayaan budaya, tetapi juga memperlihatkan kuatnya solidaritas antarwarga.

Ribuan pamong berjalan berdampingan, membawa simbol-simbol kemakmuran desa, sekaligus menyatukan doa untuk keberkahan pemimpin mereka.

Kehadiran mereka menjadi bukti nyata bahwa nilai-nilai tradisi masih hidup dan terus dijaga di tengah arus modernisasi.

Di tengah gemuruh langkah dan warna-warni hasil bumi, Yogyakarta kembali menunjukkan jati diri sebagai kota budaya yang tidak pernah lelah merawat warisan leluhur.

Pemerintah dan aparat keamanan pun mengimbau masyarakat untuk tetap tertib dan mengikuti arahan petugas selama berlangsungnya acara.

Kirab Mangayubagya bukan hanya sebuah perayaan, tetapi juga cermin dari hubungan erat antara rakyat dan rajanya. (ef linangkung)

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Roberto Carlos masih hidup pada Agustus 2026. Simak kondisi kesehatan, karier, dan perannya sebagai pemegang saham Fursan Hispania. (Foto: instagram/oficialrc3)
Apakah Roberto Carlos Masih Hidup Agustus 2026? Ini Kondisi Terbaru Legenda Brasil dan Real Madrid