Revitalisasi Pasar Tradisional Kota Yogyakarta: Dari Tempat Transaksi Menjadi Destinasi Wisata dan Edukasi

Bagikan :
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo menerima kunjungan Wali Kota Jambi, Dr. dr. Maulana di Balai Kota Yogyakarta. (Dok Pemkot Yogyakarta)

KABARJAWA – Pemerintah Kota Yogyakarta menegaskan komitmennya untuk merevitalisasi pasar tradisional menjadi ruang modern yang tak hanya sekadar tempat transaksi, tetapi juga destinasi wisata dan edukasi kebanggaan kota.

Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo bersama Wakil Wali Kota Yogyakarta Wawan Harmawan menyambut hangat kunjungan Wali Kota Jambi, Dr. dr. Maulana, M.K.M, di Ruang Yudhistira, Balai Kota Yogyakarta pada Selasa, 1 Juli 2025.

Mereka berdiskusi serius tentang strategi pengelolaan pasar rakyat, penataan pedagang, hingga langkah-langkah jitu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara berkelanjutan.

Pemerintah Kota Yogyakarta terus memacu revitalisasi pasar tradisional di berbagai titik kota. Pemkot menggencarkan digitalisasi parkir di semua pasar untuk memudahkan transaksi dan menciptakan tata kelola parkir yang lebih transparan dan tertib.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta, Veronica Ambar Ismuwardani, memaparkan bahwa Kota Yogyakarta memiliki 29 pasar aktif. Pasar Prawirotaman bahkan menyandang predikat Juara 1 Nasional dari Kementerian PUPR untuk kategori pasar rakyat yang berhasil direvitalisasi.

Pasar ini kini memadukan konsep tradisional dengan ekonomi kreatif dan menjadi pasar modern berwawasan keberlanjutan.

Baca juga  Menjelajah Pasar Beringharjo Yogyakarta, dari Berburu Batik hingga Mencicipi Kuliner Tradisional

“Kami menargetkan revitalisasi Pasar Terban selesai September 2025. Kami juga mengembangkan Pasar Sentul dan Pasar Kluwih melalui dana APBD maupun Dana Keistimewaan,” ujar Veronica tegas.

Veronica menegaskan, Pemkot Yogyakarta tidak hanya ingin pasar menjadi pusat jual beli kebutuhan pokok. Mereka menyiapkan pasar sebagai destinasi edukasi, wisata budaya, dan etalase ekonomi kreatif.

“Kami menjadikan pasar sebagai bagian dari atraksi kota. Kami menggandeng Satpol PP, kemantren, dan kelurahan untuk menjaga ketertiban pasar, menata PKL, dan menangani pasar tumpah,” ungkapnya.

Pemkot Yogyakarta juga mengelola retribusi pasar dengan sistem e-retribusi yang terintegrasi aplikasi QRIS dan agen laku pandai BPD DIY. Dari total 3.500 pedagang terdaftar, per Juli 2025, target pendapatan retribusi Rp23,6 miliar telah tercapai 40 persen.

“Semua pembayaran langsung masuk ke kas daerah dan terpantau real time melalui Jogja Smart Service (JSS),” ujarnya bangga.

Tidak berhenti di sana, Pemkot Yogyakarta menggencarkan transformasi digital untuk menyesuaikan tantangan zaman. Veronica menjelaskan, pihaknya mendorong pedagang masuk ke platform e-commerce.

Baca juga  Rekomendasi Oleh-Oleh Khas Jogja yang Wajib Kamu Cari di Pasar Beringharjo Saat Liburan

Pasar Beringharjo kini memiliki official store di Tokopedia, sebuah langkah konkret memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan daya saing pedagang lokal.

Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo mengapresiasi kunjungan Pemerintah Kota Jambi. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antar daerah yang memiliki karakteristik serupa.

“Kota Yogyakarta dan Kota Jambi sama-sama tidak memiliki kekayaan SDA. Kami menggali potensi budaya, wisata, dan kreativitas masyarakat agar kota ini terus hidup dan berkembang,” ujar Hasto dengan nada optimis.

Hasto juga menjelaskan bahwa Kota Yogyakarta terus berinovasi dalam tata kelola pemerintahan. Salah satu terobosan yang baru diterapkan adalah sistem parkir digital berbasis QRIS.

Pemkot bekerja sama dengan Bank BPD DIY untuk memastikan sistem ini berjalan efektif dan mempermudah masyarakat.

Sementara itu, Wali Kota Jambi, Dr. dr. Maulana, M.K.M, mengaku kagum dengan pengelolaan pasar tradisional di Yogyakarta. Di mana Kota Jambi adalah kota perdagangan dan jasa tanpa SDA seperti batubara atau minyak.

“Kami belajar dari Yogyakarta untuk mengoptimalkan potensi kuliner, perhotelan, dan budaya,” ujar Maulana dengan antusias.

Baca juga  Tiga Lantai tanpa Eskalator, Pedagang Pasar Terban Keluhkan Kerja Ekstra dan Penumpukan Pengunjung di Lantai Dasar

Maulana memaparkan bahwa Kota Jambi memiliki 18 pasar aktif, termasuk satu pasar terpanjang di Indonesia yang membentang 1,5 km. Ia mengaku menghadapi tantangan serupa dalam penataan PKL dan parkir.

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
Jadwal Ganjil Genap Puncak 26 April 2026
Jadwal Buka Tutup Puncak 26 April 2026, Berlaku One Way atau Ganjil Genap? Cek Estimasinya