Ratusan Warga Ngunut Geruduk Kantor Kalurahan, Tuding Danarto Selewengkan Dana Desa Rp500 Juta

Bagikan :
Warga Ngunut Geruduk Kantor Kalurahan/Foto: Istimewa

KabarJawa.com— Suara knalpot yang digeber puluhan sepeda motor memecah ketenangan pagi di Kalurahan Ngunut, Jumat Kapanewon Playen.

Ratusan warga Ngunut geruduk kantor kalurahan sambil mengibarkan spanduk, mengangkat poster, dan bergantian berorasi.

Massa menyatakan kekecewaan mereka atas dugaan penyalahgunaan Dana Desa yang mereka nilai merugikan masyarakat.

Aksi besar ini menjadi puncak dari kemarahan warga setelah mereka merasa tidak pernah mendapatkan kejelasan terkait aliran dana desa yang disebut-sebut mengalami kebocoran hingga mencapai Rp500 juta.

Nama seorang pamong yang menjabat Danarto, muncul sebagai pihak yang dituding warga telah menyalahgunakan anggaran demi memperkaya diri.

Meskipun demikian, dugaan tersebut masih menunggu proses audit dan pemeriksaan aparat penegak hukum.

Warga Ngunut Geruduk Kantor Kalurahan, Tuntut Proses Hukum

Di depan kantor kalurahan, warga menggelar aksi dengan membakar semangat satu sama lain. Para pemuda Karang Taruna menjadi motor penggerak orasi.

Wakil Ketua Karang Taruna, Ahmad Fathoni, menyampaikan tuntutan warga dengan suara lantang.

“Kami menyampaikan hal yang benar sebagai benar dan yang salah sebagai salah. Tuntutan kami jelas: kami menduga ada tindak pidana korupsi pada anggaran warga kami,” ujar Fathoni di depan massa.

Baca juga  Dua Kereta Pusaka Keraton Warnai Kemegahan Kirab Trunajaya di Malioboro

Ia menjelaskan bahwa warga menemukan rekening koran yang menunjukkan dana desa diduga sudah habis tanpa pertanggungjawaban yang memadai.

“Rekening koran yang kami temukan terbaca habis, dan tidak ada laporan yang jelas. Karena itu kami menuntut proses hukum berjalan sampai ada putusan seadil-adilnya,” lanjutnya.

Fathoni memaparkan bahwa masalah dugaan penyimpangan ini bukan peristiwa baru. Karena warga sudah berkali-kali melakukan pertemuan dan mediasi namun tidak pernah mendapatkan jawaban memuaskan.

“Kasus ini sudah berkali-kali terjadi. Kami sudah berdiskusi, bermediasi, dan melakukan berbagai forum. Namun tidak ada perubahan. Bahkan masalah semakin menjadi-jadi,” katanya.

Kekecewaan itu mendorong warga melakukan aksi besar agar masalah mendapat perhatian publik. Aksi unjuk rasa kali ini sudah yang kedua usai Jumat pekan lalu juga melakukan hal yang sama.

“Kami terpaksa membuat aksi ini agar viral dan memberi efek ke depan, agar penyalahgunaan anggaran tidak terulang. Barang bukti juga terus bertambah. Tim Tipikor sebelumnya sudah datang meminta dokumen, termasuk rekening koran dan rekaman suara dari perangkat yang terkait,” ungkapnya.

Baca juga  JIKF 2026 Resmi Bergulir, Golden Ticket Selection Jadi Gerbang Pelayang Daerah Menuju Ajang Nasional
Warga Turun ke Jalan/Foto: Istimewa

Lurah Ngunut Akui Ada Kebocoran Dana

Situasi memanas ketika Lurah Ngunut, Iswanto Hadi, akhirnya muncul di hadapan warga dan awak media.

Dengan nada hati-hati, ia menyampaikan apresiasi atas kehadiran warga sekaligus mengakui bahwa kondisi keuangan kalurahan memang bermasalah.

“Kami berterima kasih kepada awak media yang hadir. Informasi yang teman-teman Karang Taruna sampaikan akan menjadi bahan kami dalam mengambil keputusan. Kami memahami bahwa kondisi keuangan Kalurahan Ngunut sedang tidak baik,” ujar Iswanto.

Ia menegaskan bahwa pihaknya menunggu audit inspektorat dan tindak lanjut kejaksaan. Pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum.

“Inspektorat dan kejaksaan akan memutuskan langkah berikutnya. Kami sudah mengeluarkan surat peringatan berkali-kali, tetapi tidak diindahkan,” katanya.

Iswanto juga mengakui adanya oknum pamong yang dituduh melakukan penyelewengan tidak masuk kerja tetapi masih berstatus aktif, yang semakin memperkeruh situasi. Terlebih dia sudah mengeluarkan beberapa kali surat peringatan.

Dalam pernyataannya, Lurah Iswanto membenarkan bahwa nilai dugaan penyimpangan anggaran berada di kisaran Rp400–500 juta.

Baca juga  JCW Desak Kejari Sleman Selidiki Dugaan Keterlibatan Oknum DPRD dalam Korupsi Hibah Pariwisata Rp 10,9 Miliar

Ia mengatakan bahwa temuan ini akan menjadi bagian dari audit resmi yang sedang berlangsung.

Warga menegaskan bahwa mereka juga mempersoalkan gaya hidup Danarto yang, menurut mereka, terlihat terlalu mewah dibandingkan kondisi keuangan kalurahan.

“Gaya hidup Danarto di kalurahan sangat luar biasa dengan kemewahan,” kata seorang warga yang ikut aksi.

Aksi berakhir dengan pembacaan pernyataan sikap. Warga menegaskan akan mengawal kasus ini sampai aparat penegak hukum menetapkan hasil resmi.

Mereka juga menuntut agar pemerintah kalurahan lebih transparan dan akuntabel dalam mengelola Dana Desa.

Di tengah teriakan dan kepulan asap knalpot, warga menunjukkan bahwa mereka tidak lagi mau diam. Mereka menyatakan bahwa dana desa harus kembali untuk kesejahteraan masyarakat, bukan untuk memperkaya oknum.

Aksi ini akan berlanjut apabila hasil audit dan proses hukum tidak menunjukkan perkembangan signifikan. (ef linangkung)

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Roberto Carlos masih hidup pada Agustus 2026. Simak kondisi kesehatan, karier, dan perannya sebagai pemegang saham Fursan Hispania. (Foto: instagram/oficialrc3)
Apakah Roberto Carlos Masih Hidup Agustus 2026? Ini Kondisi Terbaru Legenda Brasil dan Real Madrid