Puluhan Unit Rusunawa di Kulon Progo Masih Kosong, Pemerintah Daerah Dorong Warga Manfaatkan Hunian Terjangkau

Bagikan :
Rusunawa di Kulon Progo Masih Ada yang Kosong/Foto: Freepik

KabarJawa.com– Puluhan unit rumah susun sederhana sewa (rusunawa) di Kabupaten Kulon Progo hingga akhir Desember 2025 masih belum berpenghuni.

Kondisi ini mencerminkan ironi di tengah kebutuhan hunian layak yang terus meningkat, sekaligus membuka peluang besar bagi masyarakat berpenghasilan rendah untuk mendapatkan tempat tinggal yang aman, nyaman, dan terjangkau.

UPTD Rusunawa di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kabupaten Kulon Progo secara resmi menyampaikan pembaruan data ketersediaan hunian rusunawa sebagai bentuk transparansi layanan publik.

Pemerintah daerah secara aktif mendorong masyarakat yang memenuhi persyaratan agar segera memanfaatkan fasilitas hunian yang telah disiapkan tersebut.

Puluhan Unit Rusunawa di Kulon Progo Masih Tersedia

Kabid Cipta Karya DPUPKP Kabupaten Kulon Progo, Zahram Azzurawan, menjelaskan bahwa Rusunawa Tuksono masih memiliki cukup banyak unit yang belum terisi. Berdasarkan data per Desember 2025, Rusunawa Tuksono memiliki total 66 unit hunian.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 42 unit telah dihuni oleh warga, sementara 26 unit lainnya masih kosong dan siap ditempati. Angka ini menunjukkan bahwa hampir separuh lantai hunian masih menunggu kehadiran penghuni baru.

Baca juga  Ribuan Warga Saksikan Sakralnya Miyos-Kondur Gangsa, Rangkaian Garebeg Mulud di Keraton Yogyakarta

“Rusunawa Tuksono berdiri sebagai solusi hunian vertikal yang strategis, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan tempat tinggal layak dengan biaya sewa terjangkau dan pengelolaan langsung oleh pemerintah daerah,” ujarnya.

Kondisi lebih mencolok terlihat di Rusunawa Triharjo. Kompleks hunian ini terbagi menjadi dua blok besar, yakni Blok A dan Blok B, dengan kapasitas yang relatif besar.

Di Blok A, pengelola mencatat total 99 unit hunian. Namun, hanya 38 unit yang terisi, sementara 61 unit lainnya masih kosong.

Situasi serupa juga terjadi di Blok B. Dari total 99 unit, hanya 33 unit yang telah ditempati, sedangkan 66 unit masih belum berpenghuni.

Secara keseluruhan, Rusunawa Triharjo menyimpan potensi besar sebagai pusat hunian vertikal rakyat. Ratusan unit yang masih kosong ini menjadi peluang nyata bagi masyarakat Kulon Progo yang ingin tinggal di lingkungan tertata dengan fasilitas dasar yang memadai.

Ajakan Pemkab

Melihat masih banyaknya unit kosong, DPUPKP Kabupaten Kulon Progo mengajak masyarakat yang memenuhi kriteria untuk segera mendaftar.

Baca juga  Rem Blong, Truk Tangki Air Tabrak Pembatas Jalan usai Meluncur Tak Terkendali di Waduk Sermo

Pemerintah daerah menegaskan bahwa rusunawa merupakan solusi hunian jangka menengah yang aman, nyaman, dan terjangkau, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Pengelola juga memastikan bahwa proses pendaftaran berjalan transparan dan mudah. Masyarakat dapat memperoleh informasi lengkap terkait persyaratan, prosedur pendaftaran, serta ketersediaan unit secara langsung melalui UPTD Rusunawa.

Selain menyediakan hunian, UPTD Rusunawa DPUPKP Kabupaten Kulon Progo juga melayani jasa penyedotan tinja atau WC bagi masyarakat umum.

Layanan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjaga sanitasi lingkungan dan kesehatan masyarakat.

Pengelola menetapkan tarif layanan penyedotan tinja dengan kapasitas maksimal 4 meter kubik sebagai berikut rumah Tangga MBR: Rp250.000, rumah Tangga Non-MBR: Rp425.000, usaha Niaga seperti pabrik dan hotel: Rp575.000

“Instansi Pemerintah dan Sosial: Rp375.000,” ungkapnya.

Seiring berakhirnya tahun 2025, UPTD Rusunawa DPUPKP Kabupaten Kulon Progo menyampaikan ucapan Selamat Tahun Baru 2026 kepada seluruh masyarakat.

Pemerintah daerah berharap tahun yang baru membawa kesehatan, kesejahteraan, dan keberkahan bagi warga Kulon Progo.

Baca juga  Lokasi Nobar Timnas Indonesia Vs Iran di Jogja, Laga Final AFC Futsal Asian Cup 2026 Kick Off Hari Ini

Dengan semangat baru, optimisme, dan sinergi bersama, pemerintah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas yang telah tersedia demi mewujudkan Kulon Progo yang semakin maju, tertata, dan sejahtera. (ef linangkung)

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya