
KABARJAWA – Polres Kulon Progo kembali mengharumkan nama daerah dalam skala nasional. Pada Kamis (19/6/2025), Kapolres Kulon Progo, AKBP Dr. Wilson Bugner F. Pasaribu, S.I.K., M.H., menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Polri Tahun 2025 di Jakarta.
Dalam forum tersebut, Polres Kulon Progo berhasil meraih penghargaan bergengsi di bidang reformasi birokrasi Polri.
Musrenbang Polri 2025
Musrenbang Polri 2025 mengusung tema besar, yakni Polri yang Posisi Mendukung Peningkatan Produktivitas Swasembada Pangan, Energi, dan Ekonomi Inklusif.
Kegiatan tahunan ini menjadi panggung penting bagi jajaran kepolisian untuk mengevaluasi pencapaian serta menyusun rencana strategis guna menjawab tantangan nasional.
Dalam forum ini, Polres Kulon Progo tampil menonjol dengan meraih penghargaan atas keberhasilannya dalam menerapkan prinsip-prinsip tata kelola yang baik, transparan, dan akuntabel.
Jajaran Polres berhasil mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik dan efisiensi organisasi secara konsisten.
Kapolres Kulon Progo, AKBP Wilson Bugner, menyampaikan apresiasi atas penghargaan ini. Ia menekankan bahwa pencapaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran di bawah kepemimpinannya.
Penghargaan Reformasi Birokrasi
Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa kepolisian daerah mampu bertransformasi dan menjawab harapan masyarakat terhadap pelayanan publik yang berkualitas.
“Kami bersyukur karena kerja keras kami diapresiasi. Ini bukan sekadar simbol, tapi semangat dan pemicu untuk terus memperbaiki diri. Kami ingin membuktikan bahwa kepolisian daerah pun bisa bekerja profesional, humanis, dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat,” tegasnya usai menerima penghargaan.
AKBP Wilson juga menegaskan bahwa penghargaan tersebut bukanlah tujuan akhir, melainkan langkah awal menuju pencapaian yang lebih tinggi.
Ia menekankan pentingnya menjaga konsistensi dalam menjalankan prinsip reformasi birokrasi secara menyeluruh di semua lini pelayanan.
“Kami ingin terus menegakkan prinsip transparansi dan akuntabilitas. Kami ingin hadir sebagai kekuatan yang mampu melindungi masyarakat sekaligus menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan sosial,” tambahnya.
Penghargaan yang diterima Polres Kulon Progo membuktikan bahwa reformasi birokrasi bukan sekadar slogan, melainkan komitmen nyata yang bisa diterapkan hingga ke tingkat bawah.
Langkah Polres Kulon Progo ini sekaligus menginspirasi satuan kerja lain untuk turut berbenah dan memperkuat kualitas pelayanan mereka.
Musrenbang Polri 2025 tidak hanya menjadi ruang koordinasi internal, tetapi juga mencerminkan orientasi baru institusi kepolisian yang makin terlibat aktif dalam pembangunan nasional.
Polri berkomitmen untuk mengambil bagian penting dalam menjaga stabilitas, mendorong ketahanan pangan dan energi, serta memperkuat pertumbuhan ekonomi inklusif.
Dengan penghargaan ini, Polres Kulon Progo menegaskan bahwa transformasi birokrasi di tubuh Polri bukan hanya wacana, melainkan tindakan konkret yang bermanfaat bagi masyarakat luas.
Prestasi ini menjadi bukti bahwa kepolisian daerah mampu menjadi pionir dalam reformasi birokrasi nasional. (ef linangkung)