Polisi Ungkap Dugaan Penyebab Pembacokan Pelajar di Depan SMA Padmanaba Yogyakarta

Bagikan :
Ilustrasi – Polisi ungkap dugaan penyebab pembacokan pelajar di depan SMA Padmanaba Yogyakarta. Kasus diduga dipicu saling tantang antarkelompok. (AI)

KabarJawa.com – Kasus pembacokan yang menewaskan seorang pelajar di depan SMA Padmanaba atau SMAN 3 Yogyakarta, Kotabaru, Gondokusuman, diduga dipicu saling tantang antarkelompok. Polisi mengungkap dugaan tersebut berdasarkan hasil penyelidikan sementara terkait peristiwa yang terjadi Minggu (17/5/2026) dini hari.

Korban berinisial AA (17), warga Ngampilan, meninggal dunia setelah mengalami luka bacok di bagian dada akibat serangan senjata tajam di Jalan Yos Sudarso, kawasan Kridosono, Kota Yogyakarta.

Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap para pelaku yang identitasnya masih dalam penyelidikan.

Polisi Duga Ada Saling Tantang Sebelum Penyerangan

Dalam laporan penyelidikan awal, polisi menyebut peristiwa pembacokan tersebut diduga berkaitan dengan saling tantang antarkelompok remaja.

“Latarbelakang permasalahan diduga karena adanya saling tantang – tantangan dengan kelompok Grixser (SMA Muh 3 Yka).” ungkap Polsek Gondokusuman.

Meski demikian, polisi belum menyimpulkan secara final motif kejadian karena proses pemeriksaan saksi dan pengumpulan alat bukti masih terus dilakukan.

Aparat juga masih mendalami keterkaitan antara korban dan kelompok yang diduga terlibat dalam aksi pengejaran hingga penyerangan tersebut.

Baca juga  Bupati Dorong Koperasi Desa Merah Putih Gunungkidul Serap Hasil Bumi Petani

Korban Dikejar dari Kawasan Jalan Magelang

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, peristiwa bermula sekitar pukul 03.30 WIB saat korban berboncengan sepeda motor bersama rekannya dari kawasan Jalan Magelang.

Dalam perjalanan itu, korban dan saksi diduga mulai dikejar oleh sejumlah pelaku yang juga menggunakan sepeda motor. Polisi menyebut korban dan rekannya sempat ditendang selama pengejaran berlangsung.

“Sekira pukul 03.30 WIB korban dan saksi 1 berboncengan dengan kendaraan Honda Vario dgn nomor AB 3189 BP dr wilayah Jl. Magelang dikejar – kejar para pelaku dan ditendang – tendang, kemudian korban dan saksi melarikan diri menuju ke wilayah Kotabaru.” jelas Polsek Gondokusuman.

Rute pengejaran disebut melintasi depan Borobudur Plaza, Simpang Empat Pingit, Bundaran Bumijo, Simpang Wongsodirjan, Jalan Abu Bakar Ali, hingga akhirnya sampai di kawasan Kotabaru.

Korban Dibacok di Depan SMA Padmanaba

Saat tiba di depan pintu selatan SMA Padmanaba di Jalan Yos Sudarso, korban turun dari sepeda motor. Dalam kondisi tersebut, pelaku diduga langsung melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam.

Baca juga  Festival Menyusui di Yogyakarta: Solidaritas untuk Perjalanan Panjang Ibu

“Ketika sampai di TKP, menurut keterangan saksi 1 bahwa korban turun dr motor kemudian langsung di bacok oleh pelaku.” jelas Polsek Gondokusuman.

Akibat serangan itu, korban mengalami luka serius di bagian dada. Dalam laporan kepolisian disebutkan luka bacok yang dialami korban memiliki lebar sekitar 1,5 sentimeter dan kedalaman mencapai 3 sentimeter.

Setelah kejadian, rekan korban berusaha membawa AA menuju rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun saat melintas di Jalan I Dewa Oka, korban terjatuh karena kondisinya terus melemah.

Korban Meninggal Saat Mendapat Penanganan Medis

Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut langsung membantu proses evakuasi korban. AA kemudian dibawa ke RS Panti Rapih menggunakan ambulans milik gereja.

“Korban pada pukul 03.58 WIB tiba di RS Panti rapih dan ditangani oleh Dokter Oen Budi Gunawan, kemudian dinyatakan meninggal dunia (MD).” berdasarkan keterangan Polsek Gondokusuman.

Hingga kini, polisi masih memburu para pelaku dan menyisir sejumlah rekaman CCTV untuk mengungkap kronologi lengkap kejadian tersebut.

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
Jadwal Ganjil Genap Puncak 26 April 2026
Jadwal Buka Tutup Puncak 26 April 2026, Berlaku One Way atau Ganjil Genap? Cek Estimasinya