Polisi Tetapkan 13 Tersangka Kasus Dugaan Kekerasan Anak di Daycare Yogyakarta, Ini Peran para Pelaku

Bagikan :
Polisi menetapkan 13 tersangka dalam kasus dugaan kekerasan anak di daycare Yogyakarta. (Ist)

KabarJawa.com – Kasus dugaan penganiayaan anak di sebuah daycare di Kota Yogyakarta memasuki tahap baru setelah kepolisian menetapkan 13 orang sebagai tersangka.

Penetapan ini dilakukan usai gelar perkara yang berlangsung pada Sabtu malam, 25 Juni 2026.

Kapolresta Yogyakarta, Eva Guna Pandia, menyatakan keputusan tersebut diambil berdasarkan hasil penyelidikan yang dilakukan oleh tim penyidik secara menyeluruh.

Proses gelar perkara melibatkan jajaran Satreskrim untuk mengkaji seluruh fakta yang telah dikumpulkan.

“Setelah gelar perkara, kami menetapkan 13 orang sebagai tersangka yang terdiri dari satu kepala yayasan, satu kepala sekolah, dan 11 pengasuh,” ujarnya.

Struktur Tersangka dan Dugaan Peran

Hasil penyelidikan menunjukkan para tersangka berasal dari satu lembaga yang sama dengan peran berbeda.

Kepala yayasan diduga bertanggung jawab pada kebijakan dan pengawasan, sementara kepala sekolah berperan dalam operasional harian.

Di sisi lain, para pengasuh diduga memiliki keterlibatan langsung dalam peristiwa yang dialami anak-anak.

Temuan ini mengarah pada dugaan adanya pola kejadian yang berulang dalam lingkungan daycare tersebut.

Baca juga  Tur Keliling Museum Ullen Sentalu: Jelajah Budaya Jawa, Belanda, dan Tionghoa dalam Satu Tempat

Jeratan Hukum dan Proses Penahanan

Para tersangka dijerat dengan ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

Penyidik menilai terdapat dugaan pelanggaran berupa perlakuan tidak layak terhadap anak, termasuk unsur kekerasan dan penelantaran.

Kabid Humas Polda DIY, Ihsan, menyampaikan bahwa seluruh tersangka langsung ditahan setelah penetapan.

Penahanan dilakukan sebagai bagian dari proses hukum serta untuk memastikan penyidikan berjalan sesuai prosedur.

Penyidikan Masih Berkembang

Pihak kepolisian menyatakan proses penyidikan masih terus berjalan.

Kemungkinan adanya penambahan tersangka tetap terbuka, bergantung pada hasil pemeriksaan lanjutan dan temuan baru di lapangan.

Penyidik terus mengumpulkan keterangan dari para tersangka maupun pihak terkait lainnya untuk memperkuat pembuktian kasus.

Respons Orang Tua dan Dampak Kasus

Kasus ini mendapat perhatian luas dari masyarakat, terutama para orang tua yang selama ini mempercayakan pengasuhan anak kepada lembaga tersebut.

Salah satu orang tua korban, Erika, menyampaikan harapannya agar proses hukum berjalan secara adil dan memberikan kepastian hukum.

Peristiwa ini juga menjadi perhatian bagi pengawasan lembaga pendidikan anak usia dini, termasuk pentingnya standar keamanan dan perlindungan anak dalam operasional daycare.

Baca juga  Rekomendasi Tempat Liburan di Jogja Buat Kamu yang Mau Liat View Indah Tapi Gak Mau Capek

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Roberto Carlos masih hidup pada Agustus 2026. Simak kondisi kesehatan, karier, dan perannya sebagai pemegang saham Fursan Hispania. (Foto: instagram/oficialrc3)
Apakah Roberto Carlos Masih Hidup Agustus 2026? Ini Kondisi Terbaru Legenda Brasil dan Real Madrid