Polantas Menyapa Bantul: Jathilan Turun ke Jalan, Pesan Keselamatan Menggema di Simpang Ketandan

Bagikan :
Polantas Menyapa Bantul/Polres Bantul

KabarJawa.com– Deru kendaraan memecah suasana pagi di Simpang Empat Ketandan atau Blok O Bantul, Rabu (10/6/2026).

Di tengah aktivitas masyarakat, sejumlah personel Satuan Lalu Lintas Polres Bantul berdiri di tepi jalan bersama para penari Jathilan.

Kegiatan bertajuk Polantas Menyapa itu menjadi warna baru dalam upaya membangun budaya tertib berlalu lintas di Kabupaten Bantul.

Polantas Menyapa Bantul

Melalui sentuhan seni tradisional yang akrab dengan kehidupan masyarakat, Satlantas Polres Bantul berusaha menyampaikan pesan keselamatan secara lebih dekat, humanis, dan mudah diterima oleh seluruh lapisan warga.

Sejak pagi, suasana di kawasan Simpang Ketandan tampak lebih hidup. Para personel Satlantas bersama para penari Jathilan menyapa pengguna jalan yang melintas.

Kehadiran para penari Jathilan di tengah aktivitas jalan raya langsung menarik perhatian masyarakat. Di tengah keramaian lalu lintas pagi, para personel membentangkan spanduk berukuran besar yang menyampaikan pesan.

“Utamakan Keselamatan Bukan Kecepatan, Keluarga Menunggu di Rumah.”

Kalimat tersebut seakan menjadi pengingat bagi siapa saja yang berada di jalan. Sebuah pesan yang tidak hanya berbicara tentang aturan, tetapi juga tentang tanggung jawab, kepedulian, dan kasih sayang terhadap keluarga.

Baca juga  Goa Pindul Sepi saat Libur Lebaran 2026, Kunjungan Tertinggal dari Lonjakan Wisata Pantai

Pesan itu semakin kuat dengan hadirnya slogan “Tata Tentrem, Tumuju Slamet” yang sarat nilai filosofi Jawa. Kalimat tersebut mengandung makna bahwa ketertiban akan membawa keselamatan.

Slogan itu sekaligus mempertegas semangat membangun budaya berlalu lintas yang santun, aman, dan beradab di Kabupaten Bantul.

Selain itu, ajakan “Kabupaten Bantul Berbudaya Tertib Berlalu Lintas” turut bergaung dalam kegiatan tersebut.

Alasan Pemilihan Jathilan

Kasat Lantas Polres Bantul, AKP Ritma Jayanti, S.Tr.K., S.I.K., mengatakan bahwa alasan pemilihan pendekatan budaya karena memiliki kedekatan emosional dengan masyarakat.

Menurutnya, pesan keselamatan akan lebih mudah diterima apabila disampaikan melalui media yang akrab dalam kehidupan sehari-hari warga.

Ia menjelaskan bahwa keselamatan berlalu lintas tidak hanya menjadi urusan penegakan hukum semata. Keselamatan juga berkaitan erat dengan kesadaran, karakter, dan budaya masyarakat dalam menggunakan jalan raya.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan Polantas sebagai sahabat masyarakat yang mengingatkan dengan cara yang humanis dan edukatif. Seni budaya menjadi sarana yang dekat dengan kehidupan masyarakat Bantul sehingga pesan keselamatan dapat tersampaikan dengan lebih baik,” ujarnya.

Baca juga  Berani Coba? Ini Rekomendasi Wisata Ekstrem di Gunungkidul yang Lagi Hits

Pernyataan tersebut menggambarkan perubahan pendekatan yang kini semakin dikedepankan oleh kepolisian, khususnya dalam bidang lalu lintas.

Jika selama ini masyarakat sering melihat polisi lalu lintas identik dengan penindakan dan penegakan aturan, kini Polantas hadir sebagai mitra masyarakat yang aktif mengedukasi dan membangun kesadaran bersama.

Pendekatan berbasis budaya Satlantas Polres Bantul juga menjadi langkah strategis dalam menjawab tantangan keselamatan lalu lintas yang semakin kompleks.

Data di berbagai daerah menunjukkan bahwa faktor manusia masih menjadi penyebab utama kecelakaan lalu lintas.

Pelanggaran terhadap aturan, kurangnya disiplin berkendara, penggunaan telepon genggam saat mengemudi, hingga kebiasaan memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi masih sering ditemukan di jalan raya.

Melalui kegiatan seperti Polantas Menyapa, pesan-pesan keselamatan tidak lagi terasa sebagai peringatan yang kaku.

Sebaliknya, pesan tersebut hadir dalam suasana yang lebih bersahabat sehingga mampu menyentuh sisi emosional masyarakat.

Kegiatan Polantas Menyapa sekaligus menunjukkan komitmen kuat Polres Bantul dalam mengedepankan pendekatan preventif, edukatif, dan humanis.

Melalui langkah tersebut, Polres Bantul berupaya mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di seluruh wilayah Kabupaten Bantul. (ef linangkung)

Baca juga  Catat! Ini Jadwal Event Peringatan HUT Sleman 2026: Ada Jathilan, Kirab hingga Job Fair

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Kesalahan Penulisan Aksara Jawa di Kantor Disdikbud Jateng Jadi Sorotan, Begini Fakta dan Evaluasinya
Mengenal Aksara Swara (A, I, U, E, O): Pengertian, Ciri-ciri dan Fungsinya
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya