
KABARJAWA – Ribuan pelanggan PLN di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) harus bersiap menghadapi pemadaman listrik pada Jumat, 12 September 2025.
Pemadaman ini bukan karena gangguan mendadak, melainkan akibat pekerjaan pemeliharaan jaringan dan pemotongan pohon yang dilakukan PLN demi menjaga pasokan listrik tetap aman dan andal.
Langkah PLN ini menandai keseriusan mereka dalam meningkatkan kualitas layanan. Namun, konsekuensinya, sejumlah kawasan padat penduduk, pusat bisnis, hingga fasilitas vital akan mengalami pemadaman listrik terjadwal.
Pemeliharaan di Jantung Kota Yogyakarta
Mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB, PLN Unit Layanan Pelanggan Yogyakarta Kota akan melakukan pemasangan konstruksi guna PBPD. Area yang terdampak meliputi Jl. Lempuyangan, Jl. Dr. Sutomo, Jl. Tunjung, Ranadigdayan, Jl. Gayam, Jl. Suryopranata, Jl. Purwokinanti, Jl. Mangunsarkoro, dan sekitarnya.
Kawasan ini dikenal sebagai salah satu jalur sibuk dengan perkantoran, sekolah, dan permukiman padat. Aliran listrik yang padam di jam produktif jelas akan menimbulkan suasana berbeda, terutama bagi para pelaku usaha kecil yang bergantung penuh pada listrik.
Sleman dan Wates Turut Terdampak
Tidak hanya Kota Yogyakarta, Kabupaten Sleman akan mengalami pemadaman di dua rentang waktu berbeda.
08.30 – 11.30 WIB: Pemeliharaan dan pemotongan pohon akan menyasar Dusun Prujakan, Dusun Dayu, Perumahan Dayu, Dusun Jaban, Dusun Kadirejo, Dusun Kancilan, Perumahan Banteng Utama, Perumahan Banteng Perkasa, Jalan Damai, Dusun Pusung, Dusun Sumberan, Dusun Krikilan, Dusun Lojajar, Dusun Mudal, Simpang Mudal, Dusun Bendosari, Dusun Randugowang, Perumahan Taman Palagan Asri I & II, Perumahan Pondok Permai Palagan 3, Perumahan Paradise, Dusun Jatirejo, Dusun Panggungsari, Dusun Tegalsari, Dusun Tegal Waras, Perumahan Hyarta, Jalan Padma, Perumahan Tirta Amartha, Perumahan Pesona Rumah Jogja, hingga The Kharma Villas.
Pemadaman di wilayah ini berpotensi memengaruhi aktivitas ratusan rumah tangga dan hunian elite yang mengandalkan listrik untuk kebutuhan sehari-hari.
13.00 – 16.00 WIB: Pemeliharaan lanjutan akan dilakukan di wilayah lain, mencakup Dusun Bangunmulyo, Dusun Kuncen, Dusun Cepit, Dusun Jineman, Dusun Pelem, Dusun Kloposawit, Dusun Kemirikebo, Dusun Relokasi Turgo, Dusun Ngangring, Dusun Babadan, Dusun Sidorejo, Dusun Tawangrejo, Dusun Pancoh, Dusun Nangsri, Dusun Soprayan, Dusun Daleman, Dusun Nglempong, Dusun Somohitan, dan sekitarnya.
Aktivitas warga di area pedesaan dan lereng gunung juga akan terdampak karena listrik padam di siang hingga sore hari.
Gelombang pemadaman juga melanda Kabupaten Kulon Progo, khususnya wilayah Wates. PLN menjadwalkan pemadaman pada pukul 13.00 hingga 16.00 WIB dengan tujuan pemotongan pohon dekat jaringan.
Wilayah terdampak sangat luas, mencakup Suruhan, Ringinardi, Kopat, Ngruno, Sermo, Bibis, Gunung Penthul, Suaka Marga Satwa Sermo, Alun-Alun Wates, Komplek Pemda, Terbah, Jalan Bhayangkara, Jalan Perwakilan, Punukan, Beji, Tunjungan, Jamus, Jalan Tentara Pelajar, RSUD Wates, FRC UGM, hingga UNY.
Fasilitas publik seperti rumah sakit, kampus, dan kantor pemerintahan pun tak luput dari daftar pemadaman, sehingga PLN meminta masyarakat menyiapkan langkah antisipasi.
PLN menegaskan bahwa pemadaman ini merupakan bagian dari strategi perawatan preventif agar jaringan listrik tetap andal dan aman, terutama menghadapi musim penghujan yang rawan gangguan pohon tumbang maupun korsleting.
Masyarakat diminta menyelesaikan pekerjaan yang membutuhkan listrik sebelum jadwal pemadaman. PLN juga mengimbau agar warga mencabut peralatan elektronik untuk menghindari kerusakan saat listrik menyala kembali.
Dengan langkah ini, PLN berupaya menjaga keandalan pasokan listrik jangka panjang. Namun di balik itu, kehidupan warga DIY pada Jumat, 12 September 2025 akan berjalan berbeda: lampu padam, mesin berhenti, dan aktivitas sehari-hari terpaksa melambat demi listrik yang lebih aman di masa depan.