
KabarJawa.com – Plaza Ambarrukmo resmi menjadi pusat perbelanjaan pertama di Kota Yogyakarta yang mengimplementasikan QRIS Tap, sistem pembayaran digital berbasis teknologi Near Field Communication (NFC). Peresmian tersebut dilakukan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (KPw BI DIY) bersama PT Bank Central Asia Tbk (BCA) dan manajemen Plaza Ambarrukmo pada Kamis (25/6) malam di Alun-alun Plaza Ambarrukmo. Kehadiran layanan ini diharapkan semakin mempercepat adopsi transaksi digital sekaligus memperkuat ekosistem pembayaran nirsentuh di Yogyakarta.
Peluncuran QRIS Tap menjadi bagian dari perayaan satu dekade Land of Leisures (LOL) yang diselenggarakan Plaza Ambarrukmo. Bersamaan dengan itu, Plaza Ambarrukmo juga diresmikan sebagai Mall S.I.A.P QRIS Tap, yang merupakan akronim dari Sehat, Inovatif, dan Aman Pakai.
Implementasi teknologi pembayaran terbaru tersebut menandai langkah baru dalam transformasi layanan transaksi digital di sektor ritel, khususnya di kawasan pusat perbelanjaan.
QRIS Terus Berkembang sebagai Tulang Punggung Pembayaran Digital Nasional
Kepala Perwakilan Bank Indonesia DIY, Sri Darmadi Sudibyo, mengatakan penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) terus mengalami pertumbuhan sejak pertama kali diperkenalkan pada 17 Agustus 2019. Menurutnya, QRIS kini menjadi salah satu instrumen penting dalam mendukung transformasi sistem pembayaran nasional.
Bank Indonesia, lanjutnya, terus mengembangkan berbagai inovasi pembayaran digital melalui integrasi layanan seperti QRIS, BI-FAST, QRIS Tap, hingga QRIS Cross Border agar transaksi masyarakat semakin mudah dijangkau dan efisien.
“Melalui berbagai inovasi tersebut, kami ingin memastikan transaksi masyarakat semakin CEMUMUAH, yaitu Cepat, Mudah, Murah, Aman, dan Handal,” ujar Sri Darmadi.
Ia menjelaskan bahwa QRIS Tap memanfaatkan teknologi NFC sehingga proses pembayaran dapat dilakukan hanya dengan mendekatkan ponsel ke perangkat pembayaran tanpa perlu lagi memindai kode QR secara manual. Pada tahap awal, fitur tersebut baru dapat digunakan melalui perangkat berbasis Android dan akan terus dikembangkan agar tersedia di sistem operasi lainnya.
Selain menghadirkan kemudahan transaksi, Bank Indonesia juga mencatat perkembangan ekosistem QRIS secara nasional terus menunjukkan tren positif. Target yang ingin dicapai adalah sekitar 70 juta pengguna dengan volume transaksi mencapai 17 miliar kali.
Peluncuran QRIS Tap Jadi Bagian Menuju FEKDI 2026
Implementasi QRIS Tap di Yogyakarta juga menjadi salah satu rangkaian persiapan menuju Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada 24–26 September 2026.
Di tengah pertumbuhan transaksi digital yang terus meningkat, Bank Indonesia tetap menyoroti pentingnya menjaga kualitas ekosistem pembayaran. Sejumlah tantangan seperti penyalahgunaan merchant maupun akun merchant yang tidak aktif (dormant) masih menjadi perhatian.
Karena itu, peningkatan literasi digital masyarakat dinilai menjadi faktor penting agar penggunaan sistem pembayaran digital dapat berlangsung secara aman, sehat, dan berkelanjutan.
Sri Darmadi menilai Yogyakarta memiliki modal yang kuat untuk menjadi salah satu motor penggerak digitalisasi nasional karena didukung sektor pariwisata, pendidikan, dan kebudayaan yang berkembang pesat.
“Yogyakarta selalu bisa menjadi pionir terhadap pertumbuhan digitalisasi di Indonesia,” tambah Sri Darmadi.
Plaza Ambarrukmo Optimistis Tingkatkan Kemudahan Transaksi Pengunjung
General Manager Plaza Ambarrukmo, Vera Devi, mengatakan implementasi QRIS Tap diharapkan memberikan pengalaman berbelanja yang lebih praktis bagi masyarakat sekaligus meningkatkan efisiensi operasional tenant.
Menurutnya, kehadiran sistem pembayaran nirsentuh akan mempercepat proses transaksi sehingga mampu mendukung aktivitas ekonomi di lingkungan pusat perbelanjaan.
“Manajemen Plaza Ambarrukmo menyambut baik implementasi QRIS Tap ini untuk mempermudah transaksi masyarakat. Saat ini Plaza Ambarrukmo menjadi mall pertama di Kota Yogyakarta yang siap QRIS Tap,” ujar Vera.
Ia menambahkan kesiapan infrastruktur pembayaran digital menjadi salah satu upaya Plaza Ambarrukmo dalam mengikuti perkembangan kebutuhan konsumen yang semakin mengutamakan transaksi cepat, aman, dan praktis.
BCA Sebut QRIS Kini Lampaui Penggunaan Kartu Debit
VP Merchant Business BCA, Atri Nurani, mengungkapkan tren transaksi non-tunai di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta mengalami peningkatan yang sangat signifikan. Bahkan, penggunaan QRIS kini telah melampaui transaksi menggunakan kartu debit.
“Komposisi transaksi QRIS saat ini sudah mencapai 58 persen dari total transaksi cashless dan telah mengalahkan transaksi kartu debit,” ungkap Atri.
Melihat pertumbuhan tersebut, BCA menargetkan kontribusi transaksi melalui QRIS dapat meningkat hingga menyentuh 60 persen dari seluruh transaksi non-tunai pada akhir 2026.
Kolaborasi antara Bank Indonesia, BCA, dan Plaza Ambarrukmo diharapkan semakin memperkuat percepatan digitalisasi sistem pembayaran di Yogyakarta. Sinergi tersebut juga menjadi bagian dari upaya mendukung transformasi ekonomi dan keuangan digital nasional, sekaligus memperkokoh posisi Yogyakarta sebagai salah satu daerah yang aktif mengadopsi inovasi pembayaran berbasis teknologi.