Peternak Gunungkidul Kini Bisa Laporkan Ternak Sakit via Aplikasi, Tak Perlu Lagi Datang ke Kantor

Bagikan :
Prosesi penempelan kode pindai oleh Bupati Gunungkidul menandai dimulainya layanan digital pelaporan ternak sakit bagi peternak. (Ist)

KabarJawa.com – Pemerintah Kabupaten Gunungkidul meluncurkan aplikasi Lapor Ternak sebagai layanan kesehatan hewan berbasis digital untuk mempermudah peternak melaporkan kondisi ternak sakit dan mempercepat penanganan oleh dokter hewan.

Peluncuran dilakukan pada Rabu (28/1/2026) dan menjadi bagian dari penguatan transformasi digital di sektor peternakan.

Digitalisasi Layanan Kesehatan Hewan

Aplikasi Lapor Ternak dirancang untuk menghubungkan peternak secara langsung dengan Dinas Pertanian Kabupaten Gunungkidul.

Melalui aplikasi tersebut, peternak dapat menyampaikan laporan kondisi ternak, mengajukan konsultasi, serta menerima tindak lanjut tanpa harus datang ke kantor layanan.

Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih menjelaskan, sistem aplikasi bekerja dengan pemindaian kode batang yang telah dipasang di sejumlah titik.

Setelah kode dipindai menggunakan telepon pintar, laporan akan masuk ke sistem dan terhubung langsung dengan petugas kesehatan hewan.

“Peternak cukup memindai kode batang yang kami pasang di berbagai titik. Sistem ini mirip dengan layanan informasi pariwisata Gunungkidul dan langsung terhubung ke Dinas Pertanian,” kata Endah saat peluncuran.

Melalui mekanisme tersebut, dokter hewan dapat segera menerima laporan, melakukan analisis awal, dan menentukan langkah penanganan sebelum penyakit menyebar atau menimbulkan kematian ternak.

Baca juga  Agres Goes to Campus 2025 Digelar, Mercu Buana Yogyakarta Jadi Tuan Rumah Pertama Bahas Peran AI dalam Industri Kreatif

Pemerintah daerah menargetkan aplikasi ini dapat meningkatkan kecepatan respons terhadap kasus penyakit hewan serta menekan angka kematian ternak. Sistem pelaporan berbasis digital dinilai mampu memperpendek waktu koordinasi antara peternak dan petugas lapangan.

Transformasi layanan ini juga diharapkan mendukung peningkatan produktivitas peternakan rakyat serta memperkuat ketahanan pangan daerah melalui pengelolaan kesehatan hewan yang lebih terpantau.

Inovasi Pendukung di Sektor Peternakan

Selain pengembangan aplikasi, pemerintah daerah juga mendorong pemanfaatan teknologi tepat guna di tingkat peternak.

Salah satunya melalui pengolahan kotoran sapi menjadi pupuk organik sebagai bagian dari pengelolaan limbah ternak dan peningkatan nilai ekonomi.

Penggunaan alat pemotong pakan juga diperkenalkan untuk membantu peternak menyiapkan pakan dengan ukuran lebih halus sehingga dapat dikonsumsi ternak secara optimal dan mengurangi sisa pakan terbuang.

“Kita melihat langsung manfaat alat ini. Sapi bisa menghabiskan pakan dengan baik, dan peternak menjadi lebih efisien,” ujar Endah.

Melalui penerapan aplikasi Lapor Ternak dan dukungan teknologi pendukung lainnya, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul menargetkan peningkatan kualitas layanan kesehatan hewan, efisiensi pengelolaan ternak, serta penguatan daya saing sektor peternakan rakyat

Baca juga  Wakil Wali Kota Yogyakarta: Koperasi Merah Putih Harus Jadi Gerai Barang Subsidi untuk Rakyat

Program ini akan terus dikembangkan seiring perluasan titik pemindaian dan peningkatan kapasitas petugas lapangan. (ef linangkung)

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Roberto Carlos masih hidup pada Agustus 2026. Simak kondisi kesehatan, karier, dan perannya sebagai pemegang saham Fursan Hispania. (Foto: instagram/oficialrc3)
Apakah Roberto Carlos Masih Hidup Agustus 2026? Ini Kondisi Terbaru Legenda Brasil dan Real Madrid