Pencurian Kabel Lumpuhkan PDAM Tirta Handayani Seropan, 3.000 Pelanggan di Ponjong Kehilangan Pasokan Air Bersih

Bagikan :
Pencurian Kabel PDAM Tirta Handayani Seropan/Istimewa

KabarJawa.com– Ribuan pelanggan PDAM Tirta Handayani di wilayah timur Kabupaten Gunungkidul harus menghadapi situasi yang tidak biasa. Aliran air bersih tiba-tiba berhenti total.

Penyebabnya bukan karena kerusakan teknis biasa ataupun faktor alam. Aksi pencurian kabel listrik di instalasi vital PDAM justru menjadi biang keladi lumpuhnya sistem distribusi air bersih yang melayani ribuan warga.

Peristiwa itu terjadi di Bak Booster Gombang, Kapanewon Ponjong, Jumat (19/6/2026) dini hari. Pelaku diduga beraksi saat kondisi sekitar masih sepi. Mereka menyasar kabel instalasi kelistrikan yang menjadi sumber tenaga utama pengoperasian pompa distribusi air.

Pencurian Kabel PDAM

Direktur Umum PDAM Tirta Handayani mengungkapkan, pencurian tersebut menyebabkan gangguan serius terhadap pelayanan perusahaan daerah air minum itu. Sebanyak 51 meter kabel instalasi listrik raib digondol pencuri sehingga sistem pompa tidak dapat berfungsi.

“Gangguan diketahui terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. Pelaku mencuri kabel MDP dan kabel panel pompa yang terpasang di Bak Booster Gombang,” ujarnya.

Petugas yang melakukan pemeriksaan di lokasi menemukan kondisi instalasi dalam keadaan rusak. Kabel utama yang sebelumnya terpasang telah terpotong. Tidak hanya itu, sebagian selubung kabel juga ditemukan dalam kondisi terkelupas di area luar bangunan booster.

Baca juga  Jadwal KRL Jogja-Solo 16 Juli 2026 Terbaru, Lengkap Jam Keberangkatan Semua Stasiun

Temuan tersebut menguatkan dugaan bahwa pelaku sengaja mengincar material tembaga yang berada di dalam kabel instalasi.

Aksi itu tidak hanya menimbulkan kerugian material, tetapi juga berdampak langsung terhadap pelayanan publik yang sangat dibutuhkan masyarakat setiap hari.

Akibat putusnya sistem kelistrikan, pompa distribusi air tidak mampu beroperasi. Dalam hitungan jam, suplai air bersih ke ribuan pelanggan langsung terhenti.

Dampaknya dirasakan sekitar 3.000 pelanggan yang selama ini bergantung pada sistem Booster Gombang. Mereka tersebar di sejumlah wilayah seperti Kalurahan Bedoyo, Kenteng, Karangasem, Baran, Semugih, Karangwuni, Pucanganom, serta sejumlah kawasan lain di sekitarnya.

Bagi sebagian warga, air bersih menjadi kebutuhan pokok untuk memasak, mandi, mencuci, hingga memenuhi berbagai aktivitas rumah tangga lainnya. Ketika distribusi air berhenti, aktivitas masyarakat pun ikut terganggu.

Di tengah kebutuhan air yang terus meningkat, gangguan tersebut menimbulkan kekhawatiran di kalangan pelanggan. Banyak warga berharap layanan dapat segera kembali normal agar aktivitas sehari-hari tidak semakin terganggu.

Langkah Penanggulangan

PDAM Tirta Handayani bergerak cepat setelah mengetahui kejadian tersebut. Selain melakukan pengecekan teknis di lokasi, perusahaan juga langsung berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk mengusut kasus pencurian tersebut.

Baca juga  Usai Kericuhan Demo Polda DIY, Seruan Jaga Jogja Viral di Medsos

Laporan resmi telah disampaikan kepada Polsek Ponjong. Petugas kepolisian kemudian melakukan identifikasi dan penyelidikan di lokasi kejadian guna mengungkap pelaku serta mengetahui kronologi peristiwa secara menyeluruh.

Pihak PDAM berharap aparat kepolisian dapat segera mengungkap pelaku pencurian karena fasilitas yang menjadi sasaran merupakan bagian penting dari infrastruktur pelayanan publik.

Sementara proses hukum berjalan, tim teknis PDAM Tirta Handayani juga berpacu dengan waktu untuk memulihkan layanan. Penggantian kabel yang hilang menjadi prioritas utama agar sistem pompa dapat kembali beroperasi.

Direktur Umum PDAM Tirta Handayani memastikan pihaknya telah menyiapkan langkah percepatan perbaikan. Kabel pengganti segera didatangkan dan langsung dipasang begitu material tiba di lokasi.

“Jumat malam kita menunggu kabel datang dan langsung akan kita pasang,” katanya.

Langkah cepat tersebut diharapkan mampu mempercepat pemulihan distribusi air bersih kepada pelanggan yang terdampak. Semakin cepat kabel terpasang, semakin cepat pula pompa kembali bekerja dan mengalirkan air ke ribuan rumah warga.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa tindakan kriminal terhadap fasilitas publik tidak hanya menimbulkan kerugian bagi pengelola, tetapi juga berdampak luas terhadap masyarakat.

Baca juga  Update Resmi Penundaan Pasar Kangen TBY 2025: Jadwal Baru Masih Dinanti

Dalam kasus ini, pencurian kabel sepanjang puluhan meter menyebabkan ribuan pelanggan kehilangan akses terhadap kebutuhan dasar berupa air bersih.

PDAM Tirta Handayani menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan yang terdampak atas gangguan pelayanan tersebut. Perusahaan berkomitmen untuk segera memulihkan distribusi air dan memastikan pelayanan kembali berjalan normal secepat mungkin. (ef linangkung)

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Roberto Carlos masih hidup pada Agustus 2026. Simak kondisi kesehatan, karier, dan perannya sebagai pemegang saham Fursan Hispania. (Foto: instagram/oficialrc3)
Apakah Roberto Carlos Masih Hidup Agustus 2026? Ini Kondisi Terbaru Legenda Brasil dan Real Madrid