Pemkot Yogyakarta Setor Rp468 Miliar Penyertaan Modal ke BPD DIY, Hasto Tegaskan Komitmen di Tengah Fiskal Terbatas

Bagikan :
Pemkot Yogyakarta Setor Penyertaan Modal ke BPD DIY/Foto: Pemkot Yogyakarta

KABARJAWA– Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta resmi menuntaskan kewajibannya dengan menyetorkan penyertaan modal senilai Rp468 miliar kepada PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) DIY.

Prosesi penandatanganan berlangsung di Ruang Yudhistira, Balaikota Yogyakarta, Selasa (9/9). Secara langsung, Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, dan Direktur Utama BPD DIY, Drs. Santoso Rohmad, menyaksikannya.

Pemkot Yogyakarta menyalurkan modal secara bertahap. Dari jumlah total Rp468 miliar, sebanyak Rp423,9 miliar sudah disetor hingga Juli 2025.

Kekurangan sebesar Rp44,04 miliar akhirnya dilunasi hari ini. Langkah tersebut menegaskan sikap tegas pemerintah kota dalam memenuhi kewajiban, meski kondisi fiskal daerah masih penuh keterbatasan.

Penyertaan Modal ke BPD DIY

Usai acara, Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo menegaskan bahwa penyertaan modal ini menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat fondasi ekonomi rakyat. Ia mengakui kondisi keuangan daerah masih cukup berat, tapi janji yang pernah dibuat tidak bisa ditunda.

“Meskipun pemerintah dalam keadaan cukup berat, tapi karena ini sudah menjadi komitmen sejak lama, maka kami tunaikan kewajiban ini,” tegas Hasto.

Baca juga  KKN Universitas Mercu Buana Sediakan Layanan Cek Kesehatan Gratis bagi Pedagang Pasar Imogiri

Ia berharap dana segar Pemkot Yogyakarta untuk BPD DIY mampu menghasilkan efek berantai bagi pembangunan kota.

Dividen yang meningkat diyakini bisa kembali ke kas daerah dan digunakan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, hingga kesejahteraan masyarakat.

“Harapannya, dividen yang diterima akan meningkat dan memberi kontribusi nyata bagi pembangunan Kota Yogyakarta,” lanjut Hasto.

BPD DIY Janjikan Dorongan Bagi UMKM

Di sisi lain, Direktur Utama BPD DIY, Drs. Santoso Rohmad, menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan Pemkot Yogyakarta. Ia menilai suntikan modal ini menjadi bukti bahwa pemerintah kota tetap memberikan perhatian meski kondisi ekonomi nasional masih dihantui ketidakpastian.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemkot Yogyakarta yang tetap memberikan perhatian di tengah situasi ekonomi yang penuh tantangan. Tugas kami menjaga agar perekonomian tetap tumbuh, khususnya lewat penyaluran kredit yang sehat bagi UMKM dan sektor produktif,” ungkap Santoso.

Ia menjelaskan tambahan modal ini akan langsung berdampak pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). BPD DIY dapat memperluas penyaluran kredit, memperkuat dukungan bagi UMKM, menciptakan lapangan kerja, sekaligus meningkatkan pelayanan publik dengan memanfaatkan teknologi digital.

Baca juga  Pemkot Yogyakarta Terapkan WFH Setiap Jumat bagi Sebagian ASN, Berlaku Selektif Mulai 2026

Berdasarkan laporan kepemilikan modal tahun 2024, Pemkot Yogyakarta menempati posisi ketiga pemegang saham terbesar di BPD DIY dengan porsi 13,50 persen.

Pemerintah Provinsi DIY menempati posisi pertama dengan 52,92 persen, kemudian Kabupaten Sleman dengan 14,76 persen.

Santoso menegaskan tantangan ke depan terletak pada kondisi likuiditas dan perlambatan serapan kredit. Meski begitu, ia tetap optimis dengan peluang yang ada, terutama di sektor pariwisata yang menjadi tulang punggung perekonomian Yogyakarta.

“Kita akan menjaga pertumbuhan kredit dengan memilih segmen pasar yang aman. Multiplier effect dari sektor pariwisata, misalnya tingkat okupansi hotel yang mencapai 70 persen, bisa menjadi peluang untuk mendorong kredit tetap tumbuh,” ujarnya. (ef linangkung)

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Roberto Carlos masih hidup pada Agustus 2026. Simak kondisi kesehatan, karier, dan perannya sebagai pemegang saham Fursan Hispania. (Foto: instagram/oficialrc3)
Apakah Roberto Carlos Masih Hidup Agustus 2026? Ini Kondisi Terbaru Legenda Brasil dan Real Madrid
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya