Pemkot Yogyakarta Gencarkan Gerakan Kampung Panca Tertib, Ini Tujuannya

Bagikan :
Deklarasi Gerakan Kampung Panca Tertib. (Dok Pemkot Yogyakarta)

KABARJAWA – Pemerintah Kota Yogyakarta terus menggencarkan Gerakan Kampung Panca Tertib sebagai upaya menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan tertib.

Masyarakat Kelurahan Suryatmajan, khususnya di Kampung Sosrokusuman dan Ledok Macanan, menyatakan komitmennya melalui penandatanganan Gerakan Kampung Panca Tertib.

Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mewujudkan kampung yang tertib dari berbagai aspek. Ia menekankan pentingnya tertib lingkungan sebagai langkah awal menuju Yogyakarta yang bersih dan nyaman.

“Yang paling sederhana adalah tertib membuang sampah. Kota Yogyakarta harus bebas dari sampah,” ujar Hasto.

Ia meminta ketua RT, RW, dan lurah turut aktif mencari penyebab masyarakat belum tertib dalam membuang sampah. Wali Kota juga berharap masyarakat tidak lagi membuang sampah ke sungai.

Pemkot Yogyakarta telah memasang jaring barier di hulu sungai untuk mencegah sampah dari wilayah Sleman masuk ke kota. Selain itu, Hasto menegaskan tekadnya membersihkan kota dari rumput liar yang mengganggu estetika lingkungan.

“Saya ingin Kota Yogyakarta bersih dari sampah dan rumput liar. Tidak elok jika kota ini penuh dengan semak-semak tak terurus,” katanya.

Baca juga  Tanpa Kembang Api Sebagai Wujud Empati, Swara Prambanan 2025 Ajak Pengunjung Merajut Harapan di Pelataran Candi

Lima Aspek Kampung Panca Tertib

Gerakan Kampung Panca Tertib mencakup lima aspek utama:

  • Tertib Lingkungan – Mewujudkan kampung yang hijau, bersih, sehat, dan nyaman.
  • Tertib Usaha – Menata pedagang kaki lima dan penyelenggaraan pondokan secara tertib.
  • Tertib Bangunan – Memberikan edukasi regulasi persetujuan bangunan gedung.
  • Tertib Daerah Milik Jalan (Damija) – Menerapkan aturan parkir kendaraan satu sisi.
  • Tertib Sosial – Mengoptimalkan jam belajar dan menjaga ketentraman warga.

Kepala Satpol PP Kota Yogyakarta, Octo Noor Arafat, menyatakan bahwa program ini sesuai arahan DPRD untuk menekankan pentingnya tertib lingkungan. Ia menyebut masih ditemukan praktik pembuangan sampah liar yang merusak wajah kota.

“Kami menjaga pos siaga sampah liar di beberapa titik. Kami butuh dukungan masyarakat untuk menjaga kelurahan tetap berstatus hijau,” ungkap Octo.

Satpol PP Yogyakarta juga menindak tegas pelanggaran. Ia mencontohkan pedagang bakso yang terbukti membuang sampah sembarangan dan dikenai sanksi yustisi berupa denda Rp100.000.

“Deklarasi Kampung Panca Tertib bukan akhir, tapi awal dari perubahan berkelanjutan,” tegasnya.

Baca juga  Larangan Baju Hijau di Pantai Parangtritis, Mitos atau Fakta? Begini Penjelasannya

Rencana Aksi Kampung Ledok Macanan

Pengurus Forum Kampung Panca Tertib Ledok Macanan, Widjayanti, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyusun rencana aksi pasca deklarasi. Permasalahan utama yang dihadapi meliputi lahan kosong terbengkalai dan lorong gang yang masih gersang.

“Kami akan manfaatkan lahan kosong untuk penghijauan dan penanaman sayur. Kami juga pasang banner larangan membuang sampah sembarangan,” jelasnya.

Dengan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, Pemkot Yogyakarta optimistis Gerakan Kampung Panca Tertib dapat menciptakan kota yang tertib, bersih, dan ramah lingkungan.

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Jadwal Ganjil Genap Puncak 26 April 2026
Jadwal Buka Tutup Puncak 26 April 2026, Berlaku One Way atau Ganjil Genap? Cek Estimasinya