Pemkab Kerahkan Ratusan Pengawas untuk Pastikan Kesehatan Hewan Kurban di Gunungkidul Jelang Iduladha 2025

Bagikan :
Kesehatan Hewan Kurban di Gunungkidul Jelang Iduladha 2025/Foto: ef linangkung

KABARJAWA – Menjelang Iduladha 2025 yang tinggal menghitung hari, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul mengambil langkah serius dalam menjamin kesehatan dan kelayakan hewan kurban.

Melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH), Pemkab akan menerjunkan ratusan personel ke berbagai titik untuk melakukan pemantauan dan pengawasan langsung di lapangan.

Langkah ini merupakan bentuk komitmen daerah dalam memastikan bahwa seluruh hewan kurban memenuhi standar kesehatan dan kesejahteraan hewan, demi keamanan konsumsi daging kurban masyarakat.

Strategi Pengawasan Hewan Kurban

Kepala DPKH Gunungkidul, Wibawanti Wulandari, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyusun strategi pengawasan melalui pembentukan tim pemantau hewan kurban. Pemkab Gunungkidul akan bentuk tim khusus lewat surat keputusan (SK).

“Total ada 110 personel yang akan diterjunkan ke lapangan, termasuk saat proses pemotongan berlangsung,” ujar Wibawanti pada Minggu (31/5/2025).

Ia menambahkan bahwa pemantauan tidak hanya berlangsung di wilayah Wonosari, tetapi juga mencakup seluruh kecamatan di Gunungkidul melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang ada.

Meski begitu, koordinasi dengan wilayah masih terus berjalan, terutama terkait pendataan titik-titik pemotongan resmi hewan kurban.

Baca juga  Kasus Dugaan Pengadaan TIK Rp21 Miliar di Gunungkidul, Kadisdik Penuhi Panggilan Polda DIY

Data DPKH menunjukkan bahwa populasi sapi di Kabupaten Gunungkidul mencapai angka 136.000 ekor. Dari jumlah tersebut, sekitar 13.660 ekor telah siap potong untuk memenuhi kebutuhan kurban tahun ini.

“Kebutuhan lokal hanya sekitar 4.000 hingga 5.000 ekor. Artinya, kita mengalami surplus dan siap menyuplai ke luar daerah,” jelas Wibawanti.

Tak hanya sapi, stok kambing dan domba juga menunjukkan tren kenaikan. Tahun ini, tersedia sekitar 12.000 ekor kambing dan 2.000 ekor domba, meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya mencatat 1.800 ekor domba.

Hal ini menjadi indikator bahwa Gunungkidul tak hanya mampu mencukupi kebutuhan lokal, tetapi juga memiliki potensi besar sebagai pemasok hewan kurban untuk wilayah lain.

Kesehatan Hewan Kurban di Gunungkidul

DPKH Gunungkidul juga mengimbau masyarakat untuk lebih cermat dan bijak dalam memilih hewan kurban. Ciri-ciri hewan yang sehat di antaranya adalah tubuh bugar, nafsu makan baik, mata cerah, bulu bersih dan mengilap, serta tingkah laku yang aktif.

“Jangan tergiur harga murah, tetapi abaikan kesehatan hewan. Hewan kurban yang sehat tidak hanya memenuhi syarat ibadah, tetapi juga aman dikonsumsi,” terang Wibawanti.

Baca juga  Stok Hewan Kurban Bantul 2026 Dipastikan Aman, Harga Naik Namun Tetap Terkendali Jelang Iduladha

Sebagai langkah antisipatif, pihaknya juga akan melakukan pengecekan dokumen dan sertifikasi kesehatan bagi hewan-hewan yang masuk dari luar daerah. Ini termasuk pemeriksaan terhadap Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) yang menjadi syarat utama distribusi hewan antarwilayah.

Dalam pelaksanaan pengawasan ini, DPKH Gunungkidul menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, peternak, penjual, panitia kurban, serta masyarakat.

Tanpa sinergi yang kuat, tujuan untuk menghadirkan kurban yang sehat dan sesuai syariat tidak akan tercapai secara maksimal.

Dengan penerjunan 110 pengawas, pemetaan stok hewan kurban yang melimpah, serta peningkatan kesadaran masyarakat, Gunungkidul menargetkan pelaksanaan Iduladha 2025 yang lebih tertib, sehat, dan penuh makna.

DPRD Ingatkan Soal Kesehatan dan Kesejahteraan Hewan

Ketua DPRD Gunungkidul, Endang Sri Sumiyartini, turut memberikan perhatian khusus terhadap pengawasan hewan kurban. Ia menekankan pentingnya menjamin kesehatan hewan, baik yang berasal dari Gunungkidul maupun yang dari luar daerah.

“Kesehatan hewan kurban harus dipastikan sebelum disembelih. Ini penting agar daging yang dikonsumsi masyarakat benar-benar aman dari penyakit,” tegas Endang.

Baca juga  Panggungharjo Fun Run 2025 Resmi Diumumkan, Pendaftaran Dibuka Mulai 7 Oktober

Selain aspek kesehatan, Endang juga menyoroti soal kondisi penampungan sementara hewan kurban. Ia meminta semua pihak yang terlibat—terutama panitia kurban dan pengurus masjid—untuk memastikan kenyamanan hewan selama masa penampungan.

“Banyak hewan kurban yang dibiarkan berada di tempat yang sempit, bising, bahkan tidak diberi air. Ini tidak manusiawi. Hewan juga memiliki kebutuhan dasar yang harus dipenuhi, terutama saat menunggu proses penyembelihan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pengikatan hewan pun harus hati-hati. Jika hewan berada di tempat penampungan lebih dari enam jam, wajib ada air minum untuk mencegah dehidrasi. (ef linangkung)

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Kesalahan Penulisan Aksara Jawa di Kantor Disdikbud Jateng Jadi Sorotan, Begini Fakta dan Evaluasinya
Mengenal Aksara Swara (A, I, U, E, O): Pengertian, Ciri-ciri dan Fungsinya
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya