Overload hingga 2.000 Unit, Pemda DIY Siapkan Penertiban Bentor demi Kenyamanan Wisatawan

Bagikan :
Penertiban Bentor/Foto: Dishub DIY

KabarJawa.com– Suara mesin bentor di tengah jalanan Malioboro kini mulai dianggap mengganggu kenyamanan dan ketertiban kota.

Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (Pemda DIY) memutuskan untuk mengambil langkah tegas, melakukan penertiban besar-besaran terhadap becak motor (bentor) yang jumlahnya kini sudah overload.

Tujuan Penertiban Bentor

Sekretaris Daerah DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti, menegaskan bahwa penertiban ini merupakan langkah nyata untuk menata wajah kota agar tetap nyaman dan aman bagi warga maupun wisatawan.

“Bukan kita bermaksud menghilangkan pekerjaan mereka, tapi menata. Ini beda, ya. Penataan ini bisa soal modanya, layanannya, maupun jumlahnya. Karena kalau sudah over seperti saat ini, tentu akan menimbulkan ketidaknyamanan dan membuat kota menjadi semrawut,” ujar Made di Bangsal Wiyatapraja, Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Jumat (10/10).

Made mengungkapkan, pendataan terakhir menunjukkan jumlah bentor di wilayah DIY sudah mencapai 2.000 unit pada masa pandemi COVID-19. Angka itu kini telah meningkat.

Jumlah tersebut jauh melampaui daya tampung kota, terutama di kawasan padat seperti Malioboro dan titik wisata lainnya.

Baca juga  Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Sejauh 1,3 Kilometer, Aktivitas Vulkanik Terus Meningkat pada Status Siaga

“Semua kawasan, termasuk Malioboro, tentu punya kapasitas untuk kendaraan, termasuk becak. Dan kapasitas becak di sini tidak hanya bentor saja, masih ada becak kayuh dan becak kayuh bertenaga alternatif,” jelasnya.

Pemda DIY melalui Dinas Perhubungan (Dishub) DIY terus melakukan konsolidasi dengan berbagai paguyuban bentor. Tujuannya agar proses penertiban ini berjalan dengan lancar tanpa menimbulkan gejolak sosial.

Bentor selama ini menjadi mata pencaharian utama bagi banyak warga, tetapi jika jumlahnya tak terkendali, maka keberadaannya justru berbalik menjadi masalah transportasi dan tata kota.

“Kalau kita tidak menata dari sekarang, Malioboro bisa kehilangan wajah ramah dan tertibnya. Kita ingin pengunjung merasa nyaman berjalan kaki, tidak terganggu oleh bentor yang jumlahnya sudah terlalu banyak,” tegas Made.

Solusi Ramah Lingkungan

Sebagai bagian dari solusi, Pemda DIY sudah mulai menghadirkan becak kayuh bertenaga alternatif, sebuah inovasi yang menggabungkan tradisi dan teknologi ramah lingkungan.

Saat ini sudah tersedia 90 unit becak kayuh bertenaga alternatif dan jumlahnya akan terus bertambah secara bertahap.

Baca juga  Apa Itu Love Scamming? Ramai Kasus Ruko di Jogja Kena Grebek Polisi

“Kami sudah berupaya sejak tahun 2020 untuk menghadirkan becak yang tetap digenjot tapi tidak membuat pengemudinya kelelahan. Ini langkah konkret agar transportasi tradisional tetap hidup, tapi lebih ramah lingkungan,” ungkap Made.

Ia menegaskan, keberadaan becak bertenaga alternatif bukan berarti jumlah bentor boleh bertambah. Justru sebaliknya, setiap bertambahnya becak alternatif, jumlah bentor harus berkurang agar keseimbangan tetap terjaga.

Made juga menyoroti fakta bahwa tidak semua pengemudi bentor yang beroperasi di DIY berstatus penduduk lokal. Kondisi ini memperumit proses penataan dan pengawasan.

“Persoalan lainnya, tidak semua bentor itu ber-KTP DIY. Artinya, penertiban ini juga harus memperhatikan aspek administrasi dan ketertiban kependudukan,” imbuhnya.

Untuk mempercepat transisi menuju transportasi ramah lingkungan, Pemda DIY juga telah mengajukan proposal ke pemerintah pusat serta menggandeng negara-negara pemerhati Low Emission Zone (LEZ).

“Kami sudah menyampaikan hal ini ke pemerintah pusat dan pihak-pihak internasional yang bisa support pengadaan becak kayuh bertenaga alternatif lebih banyak lagi,” terang Made.

Langkah penertiban bentor menjadi bagian penting dari upaya besar Pemda DIY mengembalikan wajah Yogyakarta sebagai kota budaya yang tertib, nyaman, dan berkelanjutan.

Baca juga  Kartu Nusuk jadi SIM Jemaah Haji, Calon Jemaah DIY Diminta Waspada Sejak Embarkasi

Pemda DIY bertekad agar program penataan ini juga menjaga harmoni antara pengemudi, wisatawan, dan masyarakat kota.

“Yogyakarta harus tetap ramah bagi siapa pun, baik bagi mereka yang mencari nafkah maupun bagi yang datang untuk menikmati kota ini,” pungkas Made. (ef linangkung)

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Jadwal Ganjil Genap Puncak 26 April 2026
Jadwal Buka Tutup Puncak 26 April 2026, Berlaku One Way atau Ganjil Genap? Cek Estimasinya