
KABARJAWA – Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) resmi memperpanjang pelaksanaan Operasi Aman Nusa I Progo 2025 hingga 22 September 2025.
Keputusan strategis ini diambil setelah evaluasi mendalam terhadap pelaksanaan tahap pertama yang berlangsung pada 8–14 September 2025.
Perpanjangan ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan langkah nyata aparat kepolisian untuk memastikan masyarakat tetap hidup dalam suasana aman, damai, dan kondusif.
Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Ihsan, S.I.K., pada Senin (15/9/2025) menegaskan bahwa keputusan memperpanjang operasi selama tujuh hari ke depan menjadi bukti keseriusan Polda DIY dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum DIY.
“Operasi Aman Nusa I Progo 2025 diperpanjang selama satu minggu. Hal ini merupakan bentuk kesungguhan kami dalam mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas sekaligus menjamin masyarakat tetap merasa aman beraktivitas,” ujar Kombes Pol Ihsan.
Pendekatan Humanis, Aparat Turun Langsung ke Masyarakat
Operasi ini tidak hanya menampilkan aparat dengan seragam lengkap, tetapi juga menghadirkan pendekatan persuasif, preventif, dan dialogis. Kombes Pol Ihsan menekankan bahwa setiap personel diarahkan untuk selalu mengedepankan komunikasi humanis dengan masyarakat.
“Kami menginstruksikan seluruh personel untuk melaksanakan patroli dialogis, memperkuat komunikasi, dan memberikan rasa aman di setiap lini. Prinsip humanis tetap kami jadikan pondasi dalam setiap tindakan,” jelasnya.
Patroli humanis ini menjadikan polisi tidak sekadar aparat penegak hukum, tetapi juga sahabat warga yang hadir di tengah keramaian, menyapa pedagang pasar, hingga berdialog dengan pemuda di sudut kampung.
Semua dilakukan agar masyarakat benar-benar merasakan kehadiran negara yang melindungi mereka.
Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Stabilitas Jadi Harga Mati
Perpanjangan operasi ini lahir dari pertimbangan matang terhadap dinamika keamanan yang terus berkembang. Potensi gangguan kamtibmas, baik dari tindak kriminal jalanan, penyalahgunaan narkoba, maupun ancaman ketertiban umum, menjadi alasan utama aparat memperketat pengawasan.
Polda DIY sadar bahwa ancaman terhadap keamanan tidak mengenal waktu. Karena itu, Operasi Aman Nusa I Progo 2025 diposisikan sebagai tameng kokoh untuk mencegah berbagai potensi masalah sejak dini. Dengan langkah ini, stabilitas keamanan di seluruh Daerah Istimewa Yogyakarta diharapkan tetap terjaga.
Harapan masyarakat Yogyakarta menyambut baik perpanjangan operasi ini. Banyak warga menilai langkah Polda DIY memberi ketenangan psikologis sekaligus rasa percaya bahwa negara hadir melindungi warganya.
Perpanjangan Operasi Aman Nusa I Progo 2025 sekaligus menjadi pengingat bahwa keamanan adalah kebutuhan bersama. Tanpa situasi yang kondusif, aktivitas ekonomi, sosial, hingga pendidikan akan terganggu. Karena itu, sinergi antara aparat dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan.
Kombes Ihsan menambahkan Operasi Aman Nusa I Progo 2025 bukan sekadar jargon, melainkan komitmen nyata Polda DIY. Dengan perpanjangan hingga 22 September 2025, aparat kepolisian memastikan keamanan masyarakat DIY menjadi prioritas utama.