Nataru 2025–2026: Dua Ruas Jalan di Gunungkidul Akan Dinonaktifkan dari Google Maps demi Keselamatan Wisatawan

Bagikan :
Jalan di Gunungkidul Dinonaktifkan/Foto: Pemda Gunungkidul

KabarJawa.com– Gunungkidul kembali bersiap menghadapi lonjakan wisatawan pada masa Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026.

Pemerintah Kabupaten Gunungkidul melalui Dinas Perhubungan (Dishub) bergerak cepat untuk memastikan keamanan perjalanan, terutama pada jalur wisata yang selama ini rawan.

Kepala Dinas Perhubungan, Irawan Sujatmiko, menegaskan bahwa dua ruas jalan di Gunungkidul akan mengalami pembatasan melintas, bahkan dinonaktifkan dari Google Maps untuk mencegah wisatawan melintasi rute berbahaya.

Langkah ini menandai persiapan paling tegas Pemkab Gunungkidul dalam mengamankan arus liburan. Mereka ingin memberikan rasa nyaman kepada wisatawan yang berlibur ke Gunungkidul.

Puncak Kepadatan Arus Lalu Lintas Terjadi Sejak 20 Desember

Dishub Gunungkidul memprediksi puncak arus mudik wisata Nataru terjadi pada waktu berikut.

  • 20–21 Desember 2025
  • 24–25 Desember (Natal)
  • 28–29 Desember (Jelang Tahun Baru)

Sementara itu, arus balik diperkirakan terjadi pada 3–4 Januari 2026.

Irawan Sujatmiko menjelaskan bahwa pola kedatangan wisatawan tahun ini cenderung lebih padat dan lebih panjang. Pihaknya melihat kecenderungan peningkatan kunjungan sejak awal pekan sebelum Natal.

Baca juga  Razia di Klaten Bongkar Kasus Curanmor di Gunungkidul, Dua Pemuda Dibekuk Polisi

“Kami bergerak cepat untuk memastikan semua jalur aman,” ujarnya.

Dishub menetapkan pembatasan operasional angkutan barang demi mengurangi risiko kecelakaan dan kemacetan pada jalur wisata. Pembatasan ini mencakup tanggal berikut.

1. 19–22 Desember 2025
2. 23–28 Desember 2025
3. 2–4 Januari 2026

Jenis angkutan barang yang terkena pembatasan yaitu sebagai berikut.

  • Truk dengan sumbu tiga atau lebih
  • Angkutan galian C (tanah, pasir, batu, material bangunan)

Sementara angkutan yang dibebaskan dari pembatasan, antara lain, BBM, LPG, uang, ternak, pupuk, pakan ternak, logistik penanganan bencana, sembako, sayur, daging, dan telur.

“Kami membebaskan angkutan kebutuhan pokok agar suplai masyarakat tetap terjaga selama Nataru,” jelas Irawan.

Dishub Gunungkidul mempercepat perbaikan sejumlah titik jalan yang rusak, termasuk penggantian PJU (penerangan jalan umum) yang mati.

Irawan menjelaskan bahwa beberapa titik yang menjadi kewenangan pusat sudah ia laporkan ke BPTD.

“Kami tidak menunggu terlalu lama. Kalau pusat belum turun, kami siap memperbaiki sendiri agar keselamatan pengguna jalan tetap terjaga,” tegasnya.

Baca juga  Peringati Harganas, Kapanewon Semanu Bagi-Bagi Telur, Dirikan Sekolah Ayah, hingga Perbaiki Jamban untuk Lawan Stunting

Dishub juga mempersiapkan inspeksi fisik (ramcek) kendaraan di terminal dan pos pemeriksaan mulai 22 Desember hingga 4 Januari.

Pemeriksaan untuk BPTD berlangsung di objek-objek wisata sementara dari Dinas Perhubungan akan dilakukan di terminal Tipe C semin.

Dua Ruas Jalan di Gunungkidul Akan Dinonaktifkan

Sebanyak 104 personel Dishub akan fokus mengamankan jalur wisata, terminal, parkir, dan pusat keramaian.

Mereka akan bekerja bersama kepolisian dan TNI. Kodim turut mengerahkan 240 personel (umum) dan 144 personel (wilayah). Sinergi ini bertujuan memastikan perjalanan wisatawan berlangsung aman tanpa hambatan berarti.

Dishub menyoroti dua titik ekstrem yang sering memicu kecelakaan.

1. Tanjakan Bundelan
2. Jalur Paralayang

Menurut Irawan, rambu peringatan tidak cukup untuk mencegah risiko di dua titik tersebut. Banyak wisatawan belum terbiasa melintas sehingga kendaraan rentan kehilangan tenaga atau tergelincir.

Jalur alternatif yang lebih aman yaitu Sambeng atau lintasan memutar kawasan Paralayang.

“Kami menganjurkan pelarangan melintas bagi wisatawan yang bukan warga setempat. Jalur ini terlalu berbahaya untuk kendaraan yang tidak siap,” paparnya.

Baca juga  Kalurahan Guwosari Ditetapkan sebagai Kampung Siaga Bencana Ke-1.178 di Indonesia, Warga Siap Hadapi Ancaman

Dishub Gunungkidul bekerja sama dengan pihak terkait untuk menonaktifkan dua jalur ekstrem dari Google Maps selama masa Nataru.

Langkah ini bertujuan agar navigasi digital tidak lagi mengarahkan wisatawan ke jalan rawan kecelakaan.

“Kami sudah sosialisasikan secara intensif, terutama untuk jalur Paralayang. Ini penting untuk keselamatan,” ujar Irawan.

Selain dua titik ekstrem tadi, Dishub juga memperingatkan pengendara yang melintas di jalur antara Pos Patuk menuju Wonosari. Jalur tersebut memiliki deretan tikungan tajam dan sering mengalami tumpahan oli atau solar.

“Pengendara harus meningkatkan kewaspadaan. Kondisi jalur licin bisa memicu kecelakaan beruntun,” tegas Irawan.

Dengan perbaikan infrastruktur, pembatasan angkutan barang, penutupan dua jalur berbahaya, hingga sistem pengamanan terpadu, Gunungkidul menunjukkan kesiapan penuh menyambut kedatangan ribuan wisatawan.

“Kami ingin wisatawan menikmati liburan dengan aman. Semua upaya kami lakukan demi mengurangi potensi kecelakaan,” tutupnya. (ef linangkung)

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Roberto Carlos masih hidup pada Agustus 2026. Simak kondisi kesehatan, karier, dan perannya sebagai pemegang saham Fursan Hispania. (Foto: instagram/oficialrc3)
Apakah Roberto Carlos Masih Hidup Agustus 2026? Ini Kondisi Terbaru Legenda Brasil dan Real Madrid