
KabarJawa.com – Nandur Srawung merupakan pameran seni di Jogja yang tahun ini akan digelar untuk yang kedua belas kalinya.
Mengusung tema “Eling, Awakening”, pameran ini disebut-sebut tak sekadar menjadi ruang untuk menampilkan karya, tetapi juga ajakan untuk berhenti sejenak, merenung, dan membangkitkan kesadaran diri di tengah hiruk pikuk kehidupan modern yang kian kompleks. Dan bagi yang ingin datang, berikut info lengkap seputar event ini.
Jadwal, Jam Buka dan Lokasi Pameran
Berdasarkan pengumuman resmi panitia, berikut adalah jadwal hingga lokasi pameran Nandur Srawung 12:
- Tanggal: 9 hingga 18 Oktober 2025
- Jam Buka: 12.00 hingga 21.00 WIB
- Lokasi: Lobi Gedung Militaire Societeit, Taman Budaya Yogyakarta.
Kegiatan ini akan dibuka pada hari Kamis, 9 Oktober 2025, pukul 15.30 WIB oleh Kepala Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) D.I. Yogyakarta, Dian Lakshmi Pratiwi, S.S., M.A..
Suasana semakin meriah dengan penampilan musik dari MITTY dan Domapine, serta sejumlah pertunjukan yang menambah semarak suasana sore di pusat kebudayaan tersebut.
Kabar baiknya, tidak ada biaya tiket masuk, sehingga masyarakat dapat menikmati seluruh rangkaian acara secara gratis.
Rangkaian Acara dan Aktivitas
Beragam agenda menarik telah disiapkan oleh panitia, mulai dari Pameran Seni Rupa, Nandur Waras & Aktivasi Eling Awakening, Nandur Gawe (Open Studio at NS XII Lab), hingga Srawung Sinau.
Tak hanya itu, pengunjung juga dapat mengikuti lokakarya dan gelar wicara, tur pameran, serta menyaksikan penghargaan bergengsi seperti Young Rising Artist Award dan Lifetime Achievement Award yang akan diberikan kepada seniman terpilih.
Acara Spesial Nandur Srawung 2025
Salah satu agenda spesial akan berlangsung pada Sabtu, 11 Oktober 2025, yaitu sesi Gelar Wicara bersama Chintia Kirana yang digelar pukul 15.00 hingga 17.00 WIB di Taman Budaya Yogyakarta. Acara ini terbuka untuk umum, namun hanya dibatasi untuk 20 peserta.
Pada hari yang sama, akan ada pula kegiatan Nandur Waras bersama Retno Redwindsock yang mengangkat tema “Mindfulness Food” atau makan dengan kesadaran untuk tubuh dan bumi yang seimbang. Kegiatan ini diadakan pukul 16.00 hingga 18.00 WIB, dan juga gratis untuk 10 peserta pertama yang mendaftar.
Makna di Balik Tema “Eling Awakening
Secara keseluruhan, Nandur Srawung 2025 bukan hanya sekadar ajang pameran karya seni rupa, melainkan wadah pertemuan antara seniman dan masyarakat dalam semangat kebersamaan.
Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa melalui tema Eling Awakening, para seniman diajak untuk kembali “eling” atau sadar keberadaan diri, waktu hingga semestanya.
Buka Awal Oktober
Jadi kesimpulannya, berdasarkan jadwal resmi, pameran seni Nandur Srawung 2025 akan dimulai pada Kamis, 9 Oktober 2025. Event ini rencananya berakhir Sabtu, 18 Oktober 2025.
Dan bagi siapapun yang berminat, maka pastikan untuk datang sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan.***