
KABARJAWA– Sabtu (6/9/2025), semangat ratusan kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Gunungkidul berkobar. Mereka berkumpul dalam Musyawarah Daerah (Musda) VI.
Kegiatan itu adalah sebuah agenda lima tahunan yang bukan hanya sekadar ritual organisasi, melainkan momentum strategis untuk memperkuat barisan dan menegaskan kembali komitmen melayani masyarakat.
Musda VI PKS Gunungkidul
Musda VI PKS Gunungkidul mengusung tema penuh makna, Kokoh Bersama Majukan Gunungkidul untuk Indonesia. Tema itu merupakan pernyataan sikap yang membakar optimisme kader di tengah dinamika politik yang semakin menantang.
Ketua DPD PKS Gunungkidul, Tri Iwan Isbumaryani, membuka Musda dengan penegasan yang menggema di ruang pertemuan. Ia menekankan bahwa Musda tidak boleh dianggap rutinitas belaka.
“Saya menyambut perintah ini dengan sami’na wa atho’na. Kita siap laksanakan dengan penuh tanggung jawab,” tegas Iwan.
Iwan menggarisbawahi bahwa Musda kali ini fokus pada dua hal penting: evaluasi kinerja kepengurusan sebelumnya dan pengukuhan struktur baru. Ia mengakui bahwa target besar pada periode lalu belum sepenuhnya tercapai.
“Target Musda 2020 itu tujuh kursi dan pimpinan dewan, tapi kami baru dapat lima kursi. Ini jadi bahan evaluasi agar ke depan kami lebih serius dan disiplin memenuhi target dari pusat,” ujarnya.
Pernyataan itu menyiratkan tekad bahwa PKS tidak ingin berhenti pada capaian yang ada. Sebaliknya, Musda ini menjadi tonggak untuk melompat lebih tinggi, khususnya setelah arahan program resmi diturunkan dari Munas akhir bulan ini.
Pengukuhan Pengurus Baru dan PKS Award
Sorotan utama Musda VI adalah pengukuhan pengurus baru Dewan Pimpinan Tingkat Daerah (DPTD) PKS Gunungkidul. Proses itu berjalan khidmat, ditandai dengan penandatanganan pakta integritas sebagai simbol komitmen moral dan politik.
Susunan kepengurusan baru adalah sebagai berikut.
- Majelis Pertimbangan Daerah (MPD): Ketua Hudi Sutamto, Sekretaris Fardatun Muamiroh
- Dewan Etik Daerah (DED): Ketua Irman M. Said, Sekretaris Umdatul Qoriah
- Dewan Pengurus Daerah (DPD): Ketua Tri Iwan Isbumaryani, Sekretaris Anang Sutrisno, Bendahara Widiyarto
- Bidang Kaderisasi: Ari Siswanto
Tidak hanya berkutat pada urusan internal, Musda VI juga menghadirkan nuansa apresiasi dan kepedulian. PKS Gunungkidul memberikan PKS Award kepada kader berprestasi, sebuah bentuk penghargaan yang membakar semangat pengabdian.
Lebih dari itu, partai juga menyalurkan bantuan sosial berupa 1 ton beras kepada masyarakat. Ratusan kilogram beras itu menyasar kelompok-kelompok pekerja akar rumput: pengemudi ojek online, tukang ojek pangkalan, hingga juru parkir yang setiap hari berjuang di jalanan.
Aksi itu menegaskan bahwa PKS tidak hanya berjanji di podium, tetapi juga turun langsung menghadirkan manfaat nyata.
Dengan pengurus baru dan semangat Musda VI, PKS Gunungkidul meneguhkan tekad untuk semakin dekat dengan rakyat.
Iwan menegaskan bahwa partai akan terus berperan aktif dalam pembangunan daerah, bukan hanya di panggung politik, tetapi juga di ruang-ruang sosial masyarakat.
“PKS hadir bukan hanya untuk mengejar kursi kekuasaan. PKS hadir untuk melayani, mengabdi, dan memperjuangkan keadilan bagi seluruh warga Gunungkidul,” ucap Iwan. (ef linangkung)