Mulai Rabu 10 Desember: Jembatan Kewek Ditutup, Dishub Tetapkan Rekayasa Lalu Lintas dan Jalur Alternatif Baru

Bagikan :
Jembatan Kewek Ditutup/Foto: Dishub Kota Yogyakarta

KabarJawa.com– Pemerintah Kota Yogyakarta bergerak cepat menanggapi kondisi Jembatan Kewek yang kian kritis.

Mulai Rabu, 10 Desember 2025 pukul 09.00 WIB, petugas resmi menutup akses Jembatan Kewek untuk kendaraan tertentu dan menerapkan skema rekayasa lalu lintas besar-besaran guna menjaga keselamatan pengguna jalan.

Persiapan Penutupan Jembatan Kewek

Pada Selasa (9/12/2025), Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Yogyakarta bersama Satlantas Polresta Yogyakarta, Polda DIY, dan Dishub DIY menyisir seluruh akses jalan yang terdampak perubahan arus.

Tim gabungan ini bergerak dari pagi hari untuk memastikan kesiapan teknis di lapangan.

Kepala Dishub Kota Yogyakarta, Agus Arif Nugroho, memimpin langsung pengecekan tersebut. Ia menegaskan bahwa pihaknya memasang seluruh perlengkapan pendukung rekayasa lalu lintas tanpa menunda waktu.

“Kami hari ini menyiapkan semua sarana mulai dari water barrier, rambu pengalihan arus, hingga portal pembatas tinggi kendaraan,” ujar Agus.

Petugas memasang portal pembatas setinggi 3,45 meter di pertigaan Kridosono, tepatnya di sebelah barat Kolam Renang Umbang Tirta atau utara Legend Cafe.

Baca juga  Realisasi Keuangan Pemkot Yogyakarta Triwulan III 2025 Capai 60,94 Persen, Wali Kota Hasto Janjikan Reformasi Pariwisata Daerah

Pembatas ini berfungsi menghalangi bus besar dan kendaraan bertonase tinggi agar tidak memaksa melintasi Jembatan Kewek yang kondisinya semakin tidak stabil.

Agus menyebutkan bahwa jembatan tersebut sudah tidak aman menahan beban berat, sehingga pihaknya harus bertindak cepat sebelum kerusakan semakin parah.

Pengalihan Arus Lalu Lintas

Dalam skenario baru, kendaraan dari Stasiun Yogyakarta yang menuju Malioboro wajib memutar melalui sisi timur Stadion Kridosono. Arus ini berlaku hingga proses perbaikan Jembatan Kewek selesai sepenuhnya.

Tidak hanya itu, kendaraan dari Jalan Mataram yang biasanya mengambil lajur kanan menuju Jalan Kleringan, mulai Rabu beralih ke lajur kiri. Petugas juga mengaktifkan APILL (lampu lalu lintas) untuk mengatur alur baru tersebut.

“Termasuk kendaraan dari arah Kridosono yang akan ke Malioboro, kami arahkan melalui lajur timur. Semua kami susun agar tidak terjadi penumpukan,” tegas Agus.

Agus menegaskan bahwa rekayasa ini tidak mengubah seluruh pola mobilitas secara drastis. Namun, ia mengakui bahwa pengalihan ini tetap wajib berlaku agar keselamatan masyarakat terjamin.

Baca juga  Sampah Kota Yogyakarta Capai 300 Ton per Hari, Hasto Tegaskan Pengelolaan Harus Berdasarkan Riset dan Data Lapangan

“Ini tahapan yang harus kami jalankan. Jembatan Kewek masih menjadi akses penting, tetapi kami harus memastikan pengguna jalan tetap aman,” katanya.

Dishub tetap membuka akses Jembatan Kewek untuk kendaraan roda dua, tetapi secara terbatas. Kebijakan ini mempertahankan koneksi warga, terutama masyarakat Ledok Tukangan, yang selama ini mengandalkan akses tersebut untuk aktivitas harian.

“Mohon motor tidak berhenti, cukup lewat saja. Kami ingin mencegah beban jembatan bertambah,” ujarnya.

Kasatlantas Polresta Yogyakarta, AKP Alvian Hidayat, turut menyerukan imbauan kepada masyarakat agar mematuhi seluruh perubahan arus lalu lintas yang mulai berlaku Rabu ini.

“Rekayasa lalu lintas ini bukan sekadar pengalihan. Ini langkah penting untuk menjaga keselamatan pengguna jalan dan memastikan Jembatan Kewek tidak semakin tertekan bebannya,” ungkapnya.

Skema rekayasa lalu lintas ini akan berlaku hingga pembangunan Jembatan Kewek rampung. Dishub berjanji mengevaluasi seluruh pengaturan secara berkala dan menyesuaikannya dengan kondisi di lapangan.

Dengan rekayasa tersebut, pemerintah berharap arus mobilitas masyarakat tetap berjalan lancar meski akses jembatan tidak sepenuhnya dapat berfungsi. (ef linangkung)

Baca juga  Keempat Kalinya: Gudang Produksi Furniture di Sewon Bantul Terbakar, Hanguskan Mesin dan Peralatan Produksi

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Jadwal Ganjil Genap Puncak 26 April 2026
Jadwal Buka Tutup Puncak 26 April 2026, Berlaku One Way atau Ganjil Genap? Cek Estimasinya