
KabarJawa.com– Sebuah kecelakaan terjadi di Dusun Tirto, Kalurahan Triharjo, Kapanewon Pandak, Kabupaten Bantul, pada Rabu (29/10/2025) siang.
Di Simpang Tiga Tirto Pandak, dua sepeda motor bertabrakan hebat, membuat pengendara dan penumpangnya terpental ke aspal.
Menurut keterangan PS Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, peristiwa bermula saat sepeda motor Suzuki Nex dengan nomor polisi AB-6794-BJ yang dikendarai R (56), warga Pandak, melaju dari arah barat menuju timur.
R yang hendak berbelok ke arah selatan mungkin kurang memperhatikan kondisi lalu lintas di depannya.
Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan, meluncur dengan kecepatan sedang Honda Vario AB-6235-BO yang dikendarai MBS (16), pelajar asal Ngentakrejo, Lendah, Kulon Progo.
Di boncengan belakangnya, duduk sahabatnya, JR (16), pelajar asal Gulurejo, Lendah, Kulon Progo.
Jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat. MBS tak sempat mengerem. Benturan keras pun tak terhindarkan. Motor Suzuki Nex terpental beberapa meter, sementara Honda Vario oleng dan terseret ke sisi jalan.
Warga yang sedang berada di sekitar lokasi segera berhamburan. Salah satunya, Yulham Alfiansyah (14), pelajar yang tinggal tak jauh dari lokasi.
“Anaknya sudah nggak bergerak, kepalanya berdarah. Ibunya juga kesakitan sambil teriak minta tolong,” tutur Yulham.
Saksi lain, Sukardi (68), seorang petani yang sedang duduk di tepi jalan, mengaku melihat momen benturan itu terjadi sangat cepat.
“Ibu itu mau belok kanan, tapi dari depan anak-anak itu sudah dekat. Nggak sempat ngerem. Langsung bruk,” katanya lirih.
Petugas dan warga segera mengevakuasi para korban ke RS UII Pandak. R mengalami patah terbuka pada tulang kering kaki kiri serta luka sobek dan memar di kepala. MBS menderita luka sobek di kepala dan lecet di tangan serta kaki.
Yang paling parah, JR mengalami penurunan kesadaran akibat benturan keras di kepala. Tim medis berjuang menstabilkan kondisinya di ruang perawatan darurat. Hingga berita ini tayang, JR masih dalam perawatan intensif dan belum sadar sepenuhnya.
Iptu Rita Hidayanto menjelaskan, pihak kepolisian masih menyelidiki faktor penyebab kecelakaan. Dugaan sementara karena kurang hati-hati saat berbelok dan jarak pandang yang terlalu dekat.
“Kami imbau pengendara, terutama remaja, agar selalu waspada dan mematuhi aturan lalu lintas,” tegasnya. (ef linangkung)