
KabarJawa.com– 28 Oktober 2025. seorang pesepeda ontel berusia 58 tahun mengalami kecelakaan di Jalan Jetis–Manding, Kapanewon Jetis, Kabupaten Bantul, sekitar pukul 07.45 WIB.
Menurut keterangan resmi dari Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, peristiwa itu melibatkan dua pengguna jalan yang sama-sama setiap hari melewati rute tersebut.
Kecelakaan melibatkan kendaraan sepeda motor Honda Scoopy bernomor polisi AB-4158-KO dengan sepeda ontel di wilayah Jetis.
“Pengendara ontel mengalami luka dan telah dirawat di RS Panembahan Senopati Bantul,” jelas Iptu Rita.
Kecelakaan bermula ketika korban, R (58 tahun), warga Kalurahan Sumberagung, mengayuh sepeda ontel dari arah timur ke barat. Saat tiba di lokasi kejadian, R berniat membelokkan sepedanya ke arah utara atau kanan jalan.
Di saat bersamaan, dari arah belakang melaju sepeda motor Honda Scoopy AB-4158-KO yang dikendarai SYS (23 tahun), warga Wukirsari, Imogiri.
Karena jarak kedua kendaraan terlalu dekat dan pengendara motor tidak sempat mengerem, benturan pun tak terhindarkan.
Tubuh R terpental ke aspal. Sepedanya terguling, roda depannya ringsek. SYS yang mengendarai motor juga terkejut dan kehilangan kendali, hingga motornya terhenti beberapa meter dari lokasi tabrakan.
Sementara itu, pengendara Scoopy, SYS, hanya mengalami luka lecet ringan dan menjalani perawatan jalan. Polisi memastikan keduanya dalam kondisi sadar dan dapat memberikan keterangan.
“Korban sepeda ontel mengalami cidera kaki kanan dan sempat syok, tapi kini kondisinya stabil. Pengendara motor mengalami lecet ringan,” ujar Iptu Rita.
Petugas Unit Laka Polsek Jetis segera datang ke lokasi begitu menerima laporan warga. Polisi melakukan olah TKP, mencatat saksi, dan mengamankan barang bukti.
Iptu Rita mengingatkan agar pengendara, baik sepeda motor maupun sepeda kayuh, selalu memperhatikan jarak aman dan sinyal belok, terutama di jalan-jalan perkampungan yang padat aktivitas pagi.
“Pagi hari itu waktu paling rawan. Banyak warga berangkat kerja, anak sekolah, dan aktivitas pasar. Kami imbau agar pengguna jalan lebih waspada dan tidak terburu-buru,” tegasnya.
Ia menambahkan, petugas akan terus memetakan titik rawan kecelakaan dan meningkatkan patroli pagi di wilayah Jetis dan sekitarnya. (ef linangkung)