
KABARJAWA – Siswa-siswi dari jenjang SD hingga SMA di Kabupaten Gunungkidul tengah menikmati libur semester genap. Meski suasana sekolah tampak lengang, kegiatan distribusi makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berlangsung aktif.
Kodim 0730/Gunungkidul memastikan tidak ada jeda dalam penyaluran MBG, walaupun jadwal belajar mengajar libur.
Komandan Kodim 0730, Letkol Inf Ronny Hermawan, menegaskan bahwa pihaknya tetap menjalankan MBG tanpa terpengaruh oleh kalender akademik. Setiap hari Senin, paket makanan dengan komposisi tahan lama dibagikan kepada siswa agar dapat dikonsumsi di rumah selama lima hari ke depan.
“Selama libur MBG tetap kami laksanakan tanpa terpengaruh jadwal libur sekolah,” tegas Ronny saat dihubungi pada Selasa, 8 Juli 2025.
Menu Praktis: Roti, Susu, Telur, dan Buah
Dalam kondisi libur, Kodim menyesuaikan isi paket MBG agar praktis dibawa pulang. Tidak lagi menyajikan nasi dan lauk seperti hari sekolah biasa, kini siswa menerima makanan seperti saat bulan Ramadan.
“Kami bagikan roti, susu, telur, dan buah segar. Semua siswa bisa membawa pulang dengan aman dan praktis,” jelasnya.
Siswa cukup datang ke sekolah pada awal pekan untuk mengambil goodie bag berisi makanan. Makanan tersebut telah disiapkan sedemikian rupa agar tetap bergizi dan higienis hingga lima hari ke depan.
Ronny menyampaikan bahwa saat ini MBG telah menjangkau 44 sekolah dengan total penerima manfaat mencapai 6.807 siswa. Selama liburan, mereka tetap mendapatkan hak atas gizi seimbang meski tidak mengikuti kegiatan belajar di kelas.
MBG juga tetap diberikan kepada ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Program ini berjalan normal sesuai jadwal tanpa terpengaruh libur sekolah.
“Program MBG untuk ibu hamil, menyusui, dan balita tidak terganggu. Mereka tetap menerima asupan makanan bergizi sesuai jadwal,” ucap Ronny.
Dapur Sehat Kodim 0730 dan Dapur Sehat wilayah Kapanewon Tepus tetap beroperasi normal. Hanya Dapur Sehat Jeruksari di Kapanewon Wonosari yang masih dalam tahap pemeliharaan (maintenance).
“Kami pastikan distribusi MBG tetap lancar, meski ada dapur yang maintenance. Semua demi gizi terbaik anak-anak Gunungkidul,” tutupnya.