
KABARJAWA – Suasana Pantai Krakal berubah mencekam setelah sesosok mayat tanpa kepala mengambang di perairan dangkal. Tim SAR dan aparat kepolisian langsung bergerak cepat.
Jasad tak dikenal itu kini sudah dievakuasi ke RS Bhayangkara Yogyakarta, menunggu hasil otopsi dan tes DNA untuk mengungkap identitasnya.
Mayat tanpa Kepala di Pantai Krakal
Pihak kepolisian yang dipimpin oleh Kapolsek Tanjungsari, AKP Agus Fitriyatna, segera mengamankan lokasi. Ia memastikan bahwa pengunjung pertama kali menemukan jasad tersebut.
Setelah laporan masuk, warga sempat berkumpul dan membuat kerumunan di sekitar pantai. Petugas membubarkan massa dan langsung mengevakuasi mayat itu ke daratan.
“Jenazah memang pertama kali terlihat di Pantai Krakal. Pengunjung melaporkannya kepada warga, lalu warga menghubungi kami. Setelah kami cek, ternyata benar jasad manusia. Tapi kondisinya sudah sangat rusak,” kata AKP Agus.
AKP Agus menyampaikan bahwa jasad tersebut tidak memiliki tanda identitas apa pun. Tak ada pakaian utuh, tak ada perhiasan, bahkan bentuk tubuhnya sudah tak bisa dikenali. Ia juga menegaskan bahwa identifikasi visual tak mungkin dilakukan.
“Kami tidak bisa mengenali identitasnya. Karena tubuhnya sudah dalam kondisi rusak berat, maka kami kirim ke RS Bhayangkara Yogyakarta. Di sana, tim forensik akan melakukan otopsi dan mungkin tes DNA jika dibutuhkan,” terang AKP Agus.
Memang sejak penemuan mayat tersebut, keluarga dari Azka terus menunggui bahkan turut serta di RSUD Wonosari.
Pengiriman jenazah ke RS Bhayangkara bukan karena kehendak keluarga korban hilang, tapi memang sudah prosedur terlebih kondisi mayat sudah memprihatinkan.
Menurutnya, sebagai pembanding DNA nanti akan diambil dari keluarga inti yaitu ibunda dari Azka korban hilang di Pantai Siung. Ibunda Azka ada di Jakarta sehingga membutuhkan waktu.
“Sampai kapan kami belum tahu,” ujarnya.
Penemuan Mengerikan
Dalam berita sebelumnya, sekitar pukul 13.30 WIB, Senin siang (4/8/2025), warga dan wisatawan yang tengah menikmati panorama Pantai Krakal, Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul, terkejut dengan temuan mengerikan.
Seorang pengunjung berteriak histeris setelah melihat benda putih aneh terombang-ambing di permukaan air.
Awalnya, para saksi mengira benda itu hanyalah sampah laut. Namun, begitu benda tersebut terbawa ombak ke bibir pantai, kenyataan mengerikan pun tersingkap.
Sesosok jasad manusia mengapung dalam kondisi mengenaskan. Tubuhnya tanpa kepala. Dagingnya nyaris habis terkoyak. Hanya sisa-sisa tulang dan daging putih pucat yang menggembung tersisa.
Koordinator Satlinmas Wilayah II Pantai Baron, Marjono, langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari warga.
Ia memeriksa jasad itu dengan penuh kewaspadaan, tetapi juga keterkejutan. Ia menggambarkan kondisi mayat yang nyaris tak berbentuk, dengan luka-luka parah di sekujur tubuh.
“Ini benar-benar mayat manusia. Kepalanya hilang, sebagian tubuhnya tinggal tulang. Sepertinya tergilas karang atau terbentur benda keras saat terseret arus,” ujar Marjono. (ef linangkung)