Masih Trauma, Orang Tua Ungsikan Bocah Korban Perkosaan Sepupu hingga Hamil ke Kota Yogyakarta

Bagikan :
Kunjungan pada Korban Perkosaan Sepupu/Foto; Istimewa

KABARJAWA – Bocah perempuan berumur 16 tahun asal Girisuko Panggang Gunungkidul korban perkosaan hingga hamil oleh sepupunya sendiri hingga kini masih trauma.

Ibu korban, W, mengaku terpaksa mengungsikan anaknya ke Pugeran, Kota Yogyakarta. Pasalnya sang anak mengalami trauma, terlebih rumah pelaku berdekatan dengan rumah korban.

“Ya, sudah hampir sebulan saya sama anak saya tinggal di Pugeran,” ujar dia.

Kondisi Korban Perkosaan Sepupu

Sebelum mengungsi, anak kesayangannya itu sering menangis dan mengaku takut. Sang anak tidak mau tinggal di rumah karena jarak dengan kediaman pelaku tidak terlalu jauh.

“Kalau di sana teringat terus dan rumahnya pelaku dan rumah saya kan sangat dekat. Di sini saja kalau teringat anaknya nangis-nangis,” katanya.

Terlebih, W menyebut warga tidak ada yang membelanya. Semua itu karena tokoh masyarakat setempat menilai W sudah menandatangani surat pernyataan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut secara kekeluargaan.

“Tidak ada yang membela, karena perjanjian perdamaian sudah ditandatangani dan disaksikan sama para sesepuh. Tapi saya sama suami kan tidak terima anak saya diperlakukan seperti itu,” ujarnya.

Baca juga  Air Terjun Curug Sidoharjo Kulon Progo: Rekomendasi Wisata Hidden Gem Jogja yang Masih Alami & Siap Manjakan Mata

Bahkan, W menegaskan tidak akan mencabut laporan ke Polres Gunungkidul. Semua itu karena W sudah sakit hati atas apa yang anaknya alami.

“Dan niat saya tetap tidak mencabut laporan, karena saya merasakan sakit juga anak saya mendapat perlakuan seperti itu,” katanya.

W mengaku tidak tahu sampai kapan bakal tinggal di Pugeran. Mungkin keduanya akan tinggal di tempat itu hingga hati anaknya tentram. Bahkan, W sudah berniat untuk menyekolahkan anaknya di Kota Jogja.

“Rencananya mau sekolah di sini karena di sana tidak nyaman. Tapi anak saya itu sebenarnya sudah keterima di sekolah tingkat menengah di sana tapi karena kejadian itu saya cabut,” ucapnya.

Kunjungan My Esti

Di saat bersamaan, Wakil Ketua Komisi X DPR RI, MY Esti Wijayati juga mengunjungi korban perkosaan hingga hamil di Pugeran.

Esti menyebut kejadian itu merupakan hal yang sangat serius dan harus segera ada penanganan yang baik sesuai dengan Undang-undang yang berlaku.

“Maka kita juga akan meminta penanganan hukumnya bisa dilakukan secara tepat dan pelaku tentu kita berharap mendapat efek jera sesuai dengan peraturan yang berlaku,” ujarnya.

Baca juga  Motor Oleng, Mahasiswi Asal Jawa Barat Kehilangan Nyawa usai Kecelakaan di Ringroad Selatan Bantul

“Kemudian, yang kedua terkait dengan proses hukumnya sudah ada lawyer (Kuasa hukum), lawyer ini lawyer gotong royong atas nama kemanusiaan,” lanjut Esti.

Esti juga akan membantu korban untuk kembali bersekolah. Namun dengan catatan traumanya sudah hilang atau jika tidak memungkinkan korban mengikuti home schooling.

“Ketiga, karena anak ini masih ingin bersekolah kita akan membantu. Tapi karena masih trauma sekali tidak bisa menerima kondisi saat ini nanti dicarikan pola lain,” ucapnya.

Di sisi lain, Esti menyebut bahwa masyarakat juga harus paham yang terjadi di antara pelaku dan korban adalah perkosaan, bukan karena pacaran yang kebablasan lalu hamil yang berujung pernikahan.

“Nah, saya tidak menyarankan bahwa kemudian pemerkosa harus menikahi, itu menyelesaikan persoalan dengan cara yang sangat tidak baik dan yang menjadi pastilah anaknya dan keluarga perempuan,” ujarnya.

Esti juga mengaku akan berkoordinasi dengan Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih terkait kasus tersebut. Menurutnya, Bupati Gunungkidul memiliki kepedulian dalam menangani kasus kekerasan seksual.

Baca juga  Lima Kalurahan di Kulon Progo Lunas PBB 100 Persen, Pemkab Beri Penghargaan

“Iya, saya akan koordinasi karena Bupati Gunungkidul memiliki kepedulian mengenai hal ini. Bahkan di rumah dinas, di sebelahnya itu dijadikan rumah aman untuk mereka yang menjadi korban kekerasan (seksual),” katanya.

Ibu korban, W mengatakan bahwa kejadian terungkap saat anaknya mengeluh sakit perut pada bulan Juli. Karena mengira sakit lambung, W membawa anaknya ke dokter.

“Tapi setelah diperiksa, dokter merujuk anak saya untuk periksa ke dokter kandungan,” katanya kepada wartawan di Wonosari, Gunungkidul, Selasa (12/8/2025).

Mengetahui hal tersebut, W memeriksakan anaknya ke dokter kandungan dan ternyata hamil. W pun meminta anaknya bercerita apa yang sebenarnya terjadi.

“Dia itu sempat tidak mau cerita, tapi akhirnya mau cerita kalau jadi korban kekerasan seksual sejak bulan Februari,” ujarnya. (ef linangkung)

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Roberto Carlos masih hidup pada Agustus 2026. Simak kondisi kesehatan, karier, dan perannya sebagai pemegang saham Fursan Hispania. (Foto: instagram/oficialrc3)
Apakah Roberto Carlos Masih Hidup Agustus 2026? Ini Kondisi Terbaru Legenda Brasil dan Real Madrid