
KabarJawa.com – Empat mahasiswa Program Studi Manajemen angkatan 2023 Fakultas Bisnis dan Ekonomika Universitas Atma Jaya Yogyakarta (FBE UAJY) berhasil mengharumkan nama kampus di tingkat nasional setelah meraih tiga penghargaan dalam Edutalk Fair Competition 2026. Kompetisi yang berlangsung pada 30–31 Mei 2026 di Universitas Diponegoro, Semarang, tersebut menjadi ajang pembuktian kemampuan mahasiswa dalam menghadirkan inovasi yang mendukung pembangunan berkelanjutan.
Tim FBE UAJY yang terdiri atas Jonathan Rizky Badilo, Calista Carol Amarylis Yansen, Juan Franco Pradigta Pakiding, dan Aprilia Monika sukses membawa pulang tiga penghargaan sekaligus. Ketiganya yakni Runner Up National Business Plan Competition, Gold Medal Bidang Energi dan Lingkungan, serta Best Idea Bidang Energi dan Lingkungan.
Prestasi tersebut menempatkan tim mahasiswa UAJY sebagai salah satu peserta terbaik dalam kompetisi yang mempertemukan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Kompetisi Nasional yang Mendorong Inovasi Berbasis SDGs
Edutalk Fair Competition 2026 merupakan ajang kompetisi nasional hasil kolaborasi antara Eduact Creative Hub dan DBS FEB Universitas Diponegoro. Kegiatan ini dirancang sebagai wadah bagi mahasiswa untuk menuangkan ide kreatif dan inovatif yang mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).
Dalam kompetisi tersebut, para peserta ditantang untuk menawarkan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, mulai dari isu lingkungan, energi, ekonomi, hingga pembangunan berkelanjutan. Melalui gagasan yang diajukan, mahasiswa diharapkan mampu menghasilkan inovasi yang tidak hanya relevan secara akademis, tetapi juga memiliki potensi implementasi di dunia nyata.
Tim dari FBE UAJY berhasil menarik perhatian dewan juri melalui konsep bisnis yang menggabungkan aspek keberlanjutan lingkungan dengan pemanfaatan teknologi energi terbarukan.
Solvira, Inovasi Panel Surya dari Daur Ulang Limbah Plastik
Dalam ajang tersebut, tim UAJY mengusung inovasi bernama “Solvira”. Gagasan ini hadir sebagai solusi terhadap permasalahan lingkungan sekaligus kebutuhan akan energi bersih yang semakin meningkat.
“Solvira” merupakan inovasi bisnis panel surya ramah lingkungan yang memanfaatkan hasil daur ulang limbah plastik Polyethylene Terephthalate (PET). Melalui pendekatan tersebut, limbah plastik yang selama ini menjadi persoalan lingkungan dapat diolah menjadi produk yang memiliki nilai guna lebih tinggi.
Tidak hanya berfokus pada pengolahan limbah, inovasi ini juga dilengkapi dengan aplikasi monitoring yang terintegrasi. Fitur tersebut memungkinkan pengguna memantau produksi energi bersih yang dihasilkan panel surya serta mengetahui total penghematan daya secara real-time.
Konsep yang menggabungkan ekonomi sirkular dan energi terbarukan tersebut menjadi salah satu faktor yang mengantarkan tim FBE UAJY meraih penghargaan dalam kategori energi dan lingkungan.
Persiapan Ketat Selama Dua Bulan Menuju Babak Final
Di balik keberhasilan tersebut, tim mengaku menjalani proses persiapan yang cukup panjang. Mereka membutuhkan waktu sekitar dua bulan untuk menyusun konsep, menyempurnakan proposal, hingga mempersiapkan presentasi yang akan dibawakan di hadapan dewan juri.
Selama masa persiapan, seluruh anggota tim menaruh kepercayaan besar kepada Jonathan Rizky Badilo selaku ketua tim untuk mengarahkan strategi kompetisi sekaligus menjadi mentor bagi seluruh anggota.
“Untuk meminimalisir kendala saat perlombaan, kami melakukan persiapan yang sangat ketat. Saya menyusun script presentasi khusus untuk tim serta membuat timeline latihan yang terjadwal rapi, sehingga saat maju di babak final, kami benar-benar berada dalam kondisi yang paling siap,” jelas Jonathan selaku Ketua Tim.
Latihan yang dilakukan secara terjadwal tersebut membantu tim meningkatkan kualitas penyampaian materi sekaligus memperkuat kekompakan saat menghadapi tahap final kompetisi.
Bangga Bisa Membawa Nama UAJY ke Podium Nasional
Meski berhasil meraih tiga penghargaan, para anggota tim mengaku sempat diliputi rasa gugup ketika menunggu pengumuman pemenang. Mereka harus bersaing dengan berbagai perguruan tinggi besar dari seluruh Indonesia yang turut menampilkan inovasi terbaiknya.
Namun, rasa tegang tersebut berubah menjadi kebanggaan ketika nama tim FBE UAJY diumumkan sebagai salah satu peraih penghargaan.
“Bangga sama diri sendiri dan juga teman-teman. Aku senang banget bisa dapet pengalaman baru, jadi bisa naikin level skill public speaking juga,” ujar Juan.
Menurut tim, pengalaman mengikuti kompetisi nasional tidak hanya memberikan pencapaian akademik, tetapi juga menjadi sarana untuk mengembangkan kemampuan komunikasi, kerja sama tim, serta kepercayaan diri dalam menyampaikan gagasan di depan publik.
Bukti Daya Saing Mahasiswa UAJY di Tingkat Nasional
Keberhasilan yang diraih tim Program Studi Manajemen FBE UAJY menunjukkan bahwa mahasiswa UAJY mampu bersaing dengan peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Prestasi ini juga menjadi cerminan komitmen kampus dalam mendukung pengembangan potensi mahasiswa melalui partisipasi aktif dalam berbagai kompetisi akademik maupun nonakademik.
Melalui dukungan tersebut, mahasiswa didorong untuk terus berinovasi, menghasilkan solusi atas berbagai persoalan masyarakat, serta membawa nama baik universitas di tingkat nasional maupun internasional.