
KABARJAWA – Wakil Wali Kota Yogyakarta Wawan Harmawan meresmikan Koperasi Merah Putih Pakuncen pada Minggu, 20 Juli 2025.
Ia melakukan peresmian itu di Halaman SDN Tegalmulyo dengan penuh optimisme dan harapan besar. Koperasi ini lahir sebagai bentuk nyata dukungan pada program Gandeng Gendong yang kini berkembang pesat di Kelurahan Pakuncen.
Ketua Koperasi Merah Putih Pakuncen, Fera Indrayani, langsung menyatakan komitmennya di hadapan warga dan para pelaku UMKM Pakuncen. Ia bersuara lantang menyatakan tekad untuk menjalankan amanah sebagai ketua koperasi dengan sebaik-baiknya.
Fera berjanji akan membawa Koperasi Merah Putih menjadi koperasi maju, mandiri, dan bermanfaat bagi seluruh anggotanya.
“Kami akan berupaya keras agar Koperasi Merah Putih tidak hanya menjadi nama, tetapi benar-benar memberikan dampak positif bagi kehidupan anggota dan lingkungan sekitar,” ujarnya tegas.
Fokus Strategis: Air Mineral untuk UMKM Gandeng Gendong
Fera menjelaskan bahwa koperasi ini akan berfokus pada penjualan air mineral. Ia menegaskan keputusan itu merupakan langkah strategis yang diambil berdasarkan pengamatan cermat pada kebutuhan pasar di Pakuncen.
Ia menyadari bahwa program Gandeng Gendong melibatkan banyak pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang setiap hari membutuhkan pasokan air mineral dalam jumlah besar.
“Keputusan untuk fokus pada air mineral adalah respons strategis terhadap kebutuhan pasar yang spesifik di Pakuncen. Kami mengamati setiap usaha di sini, mulai dari kuliner hingga kerajinan, membutuhkan pasokan air mineral yang stabil dan dalam jumlah besar,” ungkapnya.
Fera membeberkan fakta mengejutkan bahwa rata-rata setiap UMKM Gandeng Gendong di wilayahnya membutuhkan 20 hingga 30 dus air mineral setiap harinya.
Menurutnya, angka tersebut menjadi potensi pasar yang sangat besar dan berkelanjutan. Ia mengakui kondisi itu mendorong Koperasi Merah Putih untuk segera bergerak mengambil peran sebagai pemasok utama.
Melalui fokus tersebut, Fera memastikan Koperasi Merah Putih Pakuncen akan menjadi pemasok utama air mineral bagi para pelaku usaha Gandeng Gendong.
Ia menegaskan bahwa koperasi akan menawarkan harga kompetitif sekaligus jaminan ketersediaan stok yang dapat diandalkan para pelaku usaha untuk menjaga kelangsungan operasional mereka.
“Dengan menjadi penyedia air mineral, kami tidak hanya mencari keuntungan semata, tetapi juga turut serta dalam ekosistem Gandeng Gendong,” kata Fera dengan nada mantap.
Perkuat Kemitraan dan Daya Saing Pasar Lokal
Fera pun mengungkapkan langkah konkret untuk memastikan pasokan yang stabil dan berkualitas.
Ia menyatakan telah menjalin kemitraan dengan pemasok air mineral terkemuka seperti AirJogja yang merupakan produk milik Perumda PDAM Tirtamarta dan Air Amanah.
Menurutnya, kemitraan tersebut akan memperkuat daya saing Koperasi Merah Putih dalam menembus pasar lokal.
Meski demikian, Fera tidak menutup kemungkinan membuka bidang usaha lain di kemudian hari. Ia menegaskan bahwa koperasi akan terus berinovasi dan beradaptasi dengan kebutuhan anggota serta masyarakat Pakuncen secara keseluruhan.
“Kami akan terus berinovasi dan beradaptasi dengan kebutuhan anggota serta masyarakat Pakuncen secara keseluruhan. Fokus kami pada air mineral adalah salah satu bukti komitmen kami untuk terus tumbuh bersama,” bebernya dengan sorot mata penuh optimisme.
Saat ditanya strategi untuk bersaing dengan toko modern, Fera menjawab tegas bahwa koperasi akan menjual produk dengan harga yang lebih murah. Ia juga menegaskan keunggulan lain berupa kedekatan kekerabatan antar warga yang menjadi modal sosial terbesar koperasi.
“Keunggulan lainnya ini kan produk lokal, untuk persoalan kekerabatan juga masih kental sekali. Maka pangsa pasarnya adalah warga Pakuncen sendiri,” tandasnya.
Fera berharap keberadaan Koperasi Merah Putih dapat mengangkat potensi ekonomi lokal di Pakuncen sehingga warga dapat lebih mandiri dan berdaya saing. Ia ingin koperasi ini menjadi bukti nyata kebangkitan ekonomi rakyat.
Dalam kesempatan peresmian tersebut, Wakil Wali Kota Yogyakarta Wawan Harmawan menegaskan bahwa Koperasi Merah Putih tidak boleh hanya berhenti pada seremonial semata. Ia menginginkan koperasi ini benar-benar hidup, bergerak, dan memberikan manfaat nyata bagi anggota serta masyarakat.
“Koperasi ini harus benar-benar hidup, bergerak, dan memberikan manfaat nyata bagi anggota serta masyarakat,” ujarnya tegas.
Wawan juga menekankan pentingnya pengelolaan koperasi yang modern, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan berpegang teguh pada prinsip ‘dari kita untuk kita’.
Ia berharap Koperasi Merah Putih dapat melampaui peran sebagai unit simpan pinjam tradisional dan menjadi pusat distribusi yang membantu masyarakat dengan harga terjangkau dan waktu yang tepat.