
KABARJAWA – Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia (PU RI) dan Pimpinan Pusat Muhammadiyah resmi menjalin sinergi strategis demi memperkuat pembangunan di sektor pendidikan, sosial, peribadatan, dan kesehatan.
Penandatanganan kesepakatan bersama (MoU) itu menjadi momentum penting dalam membangun pondasi negeri yang tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga kaya akan jiwa dan karakter.
Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, bersama Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, menandatangani dokumen bersejarah yang akan menjadi tonggak baru kolaborasi antara pemerintah dan salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia.
Haedar memaparkan dengan tegas bahwa kerjasama ini merupakan langkah awal untuk membangun pondasi pembangunan negeri yang berkelanjutan. Muhammadiyah paham bahwa negara memiliki komitmen kuat untuk meraih cita-cita kebangsaan.
“Pendiri bangsa meletakkan pondasi konstitusi sebagai wujud kesadaran bahwa negara harus hadir dalam usaha mencerdaskan dan menyejahterakan masyarakat,” ujar Haedar.
Mengutip pemikiran tokoh bangsa Dr. Soepomo, Haedar menegaskan bahwa pembangunan sejati harus berjiwa. Muhammadiyah sejak awal ingin meletakkan pondasi Indonesia yang berjiwa dan bersukma. Indonesia yang kita bangun bukan sekadar membangun raga dan fisik semata.
Sementara itu, Menteri PU RI Dody Hanggodo menegaskan bahwa sinergi ini bukan sekadar seremonial. Pemerintah, kata Dody, memandang Muhammadiyah sebagai mitra strategis yang memiliki peran vital dalam meretas ketertinggalan dan membuka jalan bagi kemajuan bangsa.
“Hari ini kita membuka lembaran baru dengan Muhammadiyah. Kami mendukung misi-misi besarnya untuk mengangkat masyarakat yang masih tertinggal. Ini adalah bentuk sinergi kuat, bukan basa-basi, demi masa depan negeri,” ujarnya mantap.
Dody juga memberikan apresiasi tinggi terhadap kontribusi Muhammadiyah selama ini. Ia memuji kemampuan organisasi ini dalam mengukir tinta emas di lembar sejarah Indonesia, serta menjaga amanah dan kepercayaan masyarakat.
“Muhammadiyah tidak hanya memberikan pelayanan. Muhammadiyah juga menunjukkan kepercayaan yang tulus terhadap masyarakat. Itulah yang membuat kerjasama ini menjadi istimewa,” tutup Dody. (ef linangkung)